
Disebuah ruangan gelap yang berada di rumah Kenzo,itu adalah ruangan rahasia bahkan Alvin pun tidak mengetahui keberadaan ruangan itu.
"Aku kangen kamu." Gumam Kenzo sembari mengusap wajah tersenyum seorang wanita di monitor. Itu adalah senyum Aera yang sedang melayani pembeli buku.
Sebenarnya semua permasalahan sudah tuntas hanya saja Kenzo ingin menyelesaikan sisanya bersama dengan Aera. Namun,sampai saat ini dia belum mempunyai keberanian untuk menemui Aera sekedar untuk say hai. Kenzo masih belum bisa memaafkan Gladis yang menggunakan orangtuanya sebagai alasan balas dendamnya.
#FLASHBACK_ON
Saat itu Kenzo sedang pergi ke Seoul karena mendapat kabar jika Juro sakit. Saat itu Nathan mengikuti Gladis yang keluar dari rumah Kenzo tanpa di temani oleh supir.
"Gladis keluar dari rumah. Wajahnya mencurigakan banget." Ucap Nathan yang tersambung langsung kepada Kenzo.
"Ikuti terus jangan sampai kehilangan jejak." Ucap Kenzo dan di patuhi oleh Nathan.
Siapa sangka saat itu Gladis masuk ke sebuah rumah sakit jiwa dan menemui seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik.
"Mama,tenang ya disini! Glad bakal balas dendam sama orang yang pernah sakiti mama." Ucap gadis mengusap wajah tua ibunya.
Setelah sekitar satu jam,Gladis pergi meninggalkan wanita itu sementara wanita itu masih terus tersenyum menatap punggung Gladis yang semakin menjauh. Nathan pun segera mencari tahu siapa wanita yang di sebut mama oleh Gladis tersebut.
"Kamu kenal wanita bernama Della?" Tanya Nathan kepada Kenzo.
"Ngga." Jawab Kenzo seadanya.
__ADS_1
"Kayanya dia korban papa Leon deh." Ucap Nathan kepada Kenzo.
"Gila! Papa Leon mana berani hamilin perempuan lain. Kaya kamu gak tahu mama Shera segalak apa saja!" Ucap Kenzo membuat Nathan terkekeh.
Kenzo pun membuka file berkas berkas lama perusahaan dan menemukan berkas milik Della.
"Sekretaris pribadi. Di pecat karena mencelakai istri direktur yang sedang hamil." Ucap Kenzo terkejut.
"Kamu cari tahu bagaimana ceritanya sampai Della ini masuk ke rumah sakit jiwa." Ucap Kenzo memberi perintah kepada Nathan.
Sekitar satu jam Nathan sudah mengirimkan hasil penyelidikannya.
"Di penjara atas kasus percobaan pembunuhan, didalam penjara di perkosa oleh seorang pembunuh bayaran internasional pendiri Gilda Kwon. Setelah itu Della hamil dan setelah melahirkan Gladis dia menjadi gila. Saat itu kakak kandung Della menjadikan Gladis sebagai putri angkatnya.
Sementara itu saat ini di Indonesia,Gladis sedang duduk sembari memeluk lututnya,sudah lebih dari satu tahun Kenzo pergi dan tidak pernah menghubungi Gladis. Terkadang rasa penyesalan tiba tiba menghinggapi relung hati Gladis saat mengingat semua kejahatannya kepada Kenzo dan juga Aera bahkan Aera yang tidak bersalah menjadi tertarik dalam upaya balas dendam Gladis.
#FLASHBACK ON
Saat itu Gladis sangat kesal karena Kenzo semakin cuek kepadanya dan lebih sering menghabiskan waktu bersama Aera yang nerd itu. Gladis adalah putri tunggal seorang pembunuh nomor satu di Korea. Namun Gladis di adopsi oleh seorang pengusaha di indonesia.Saat itu Gladis menghubungi ayahnya untuk membunuh kedua orangtua Aera. Ayahnya pun menyetujui permintaan putrinya itu dan membuat rencana pembunuhan berkedok kecelakaan. Namun,siapa sangka saat itu yang menggunakan mobil orangtua Aera ada sepupu Aera yang juga sama sama menjadi member the first. Setelah mendapat kabar kematian sepupunya Aera langsung pulang kembali ke negaranya dan menghilang cukup lama sementara Kenzo semakin hari semakin tergila gila pada Aera.
"Ke bar yuk!" Ajak Gladis kepada Kenzo dan Kenzo menyetujuinya.
Kenzo minum terlalu banyak dan pada gelas terakhir Gladis memasukkan obat perangsang pada minuman Kenzo membuat Kenzo kehilangan akal. Lalu Gladis membawa Kenzo ke kamar hotel. Kenzo melemparkan tubuh Gladis di atas ranjang dan mengunci gerakan Gladis dengan kedua lengannya.
__ADS_1
"Ra,aku kangen kamu." Oceh Kenzo membuat Gladis kesal.
"Aku juga kangen kak Kenzo." Ucap Gladis sembari mengusap wajah Kenzo.
Tiba tiba kesadaran Kenzo kembali dan Kenzo segera menjauh dari Gladis. Namun tiba tiba Kenzo langsung pingsan. Saat itu Gladis melepaskan semua pakaiannya dan juga pakaian yang Kenzo kenakan.
Kenzo terkejut saat bangun tidur melihat Gladis menangis tersedu sedu. Ia melihat dirinya tidak mengenakan pakaian begitupun dengan Gladis. Saat itu Kenzo langsung bicara jika Kenzo akan menikahi Gladis dan itu membuat Gladis senang.
#FLASHBACK_OFF
Gladis duduk sembari memeluk kedua lututnya tak lama kemudian masuk seorang lelaki kedalam kamarnya. Gladis terkejut melihat lelaki itu,bukan Kenzo melainkan Anton. Mantan kekasih yang Gladis tinggalkan yang saat ini menjadi asisten pribadi Gladis. Anton mendekati Gladis dan menghapus air mata Gladis.
"Seberapa banyak usaha yang kamu kerahkan untuk mendapatkannya itu takkan bisa mengubah perasaannya kepada kamu. Aku memang tidak sekaya Kenzo tetapi setidaknya aku memiliki hatiku untuk kamu." Ucap Anton sembari duduk di hadapan Gladis.
"Aku tahu aku salah. Aku menjebak Kenzo malam itu dan membuat seolah seolah dia sudah meniduriku. Padahal malam itu aku hanya membuka pakaiannya tanpa melakukan apapun." Ucap Gladis.
"Jadi sekarang kamu harus meninggalkan Kenzo sebelum Kenzo mengetahui semuanya." Ucap Anton.
"Aku gak bisa. Aku hanya ingin menjadi istri Kenzo,jika aku tidak bisa memiliki Kenzo maka wanita lain pun tidak boleh." Ucap Gladis.
"Gladis,kamu sudah cukup membunuh banyak nyawa cuma demi Kenzo. Demi Kenzo kamu membunuh sepupu Aera dan suaminya,demi Kenzo kamu bahkan membunuh anak Kenzo juga." Ucap Anton.
"Aku gak peduli. Selama aku bisa bersama Kenzo. Apapun akan aku lakukan." Ucap Gladis.
__ADS_1
Anton mencium bibir Gladis sembari menangis lalu merebahkan tubuh Gladis di ranjang.