Dosen Killer

Dosen Killer
Part 59 | Trip to Korea 1


__ADS_3

' Cantik' satu kalimat penuh makna ucapan Mas Adnan berhasil membuat aku tersipu malu ketika aku sedang setengah sadar alias ngantuk di pesawat.


Selama perjalanan aku tidur dan bangun hanya untuk makan. Entah lah sekarang aku segemuk apa kerjaan nya makan tidur aja.


Author: "btw mbak Afifah belum tau jenis kelamin anak nya karena sengaja aja biar suprise."


" Mas Fifah mau ke toilet." Ucapku


" Eum ayo biar mas anterin." Ucap Mas Adnan sambil menggandeng tangan aku.


Setalah ke toilet aku kembali tidur lagi sampai akhirnya kita sampai di Korea.


Kita menginap di jeju. Tempat yang sangat ingin aku datangi akhirnya tercapai.


Aku terus memandangi hotel ini anggap saja aku sedikit norak ya hehehehe.


" Mas makasih ya Afifah senang banget kita bisa kesini." Ucapku.


'cup' Mas Adnan mengecup kening aku saja abis itu masuk ke kamar meninggalkan aku yang masih berada diruang tengah.


Karena capek aku langsung tidur saja dan entah lah aku sudah tidur berapa kali tapi aku ngerasa masih ngantuk.




Hari sudah sore. Aku lapar sekali.



"Kamu sudah bangun?." Ucap Mas Adnan yang baru saja masuk kamar.



Aku mengangguk.



"Makan dulu yuk Mas makanan buat kamu." Ucap Mas Adnan



" Eitss cuci muka dulu." Ucap Mas Adnan yang melihat aku langsung turun dari kasur dan berjalan untuk keluar.


__ADS_1


"Cuci muka di wastafel luar aja mas." Ucapku



Mas Adnan menuntun aku berjalan turun tangga.



'*Silahkan duduk tuan putri*' ucapnya bagaikan prince and princess aja.



" Apa sih mas. Fifah juga belum cuci muka, fifah mau cuci muka dulu." Ucapku berjalan ke wastafel.



Aku menikmati makanan yang dibelikan Mas Adnan.



Sudah makan aku mencuci piring nya awalnya Mas Adnan nolak dengan alasan nanti aku kecapean tapi aku engga apa-apa.




\#kamar



Aku hanya diam sambil meluruskan kakiku yang sudah mulai membengkak.



Mas Adnan duduk disebelah aku sambil membuka e-mail di laptop nya.



Aku suntuk dan mulai mengerutkan bibir aku.



"Jangan kayak gitu tar aku khilaf loh." Ucap Mas Adnan sambil mengembalikan muka aku dengan tangan kiri nya.


__ADS_1


" Ish siapa juga yang mau bikin  Mas khilaf orang aku aja cuman mengerutkan bibir aku saja."



" Tapi bibir kamu candu ku." Ucap nya yang tetap fokus ke laptop nya.



" Mas nya aja yang nafsu an jadi orang. Lagian Mas ko sekarang jadi mesum ih." ucapku.



Aku melihat Mas Adnan menaruh laptop nya dan berkata " Mas kangen kamu dan Mas udah seminggu lebih loh Mas nahan." Ucap nya.



" Mas ihh aku kan lagi hamil jangan macem-macem kasian dedek." Ucapku.



" Engga apa-apa sayang Mas bakal hati-hati ko lagian dedek kangen ama ayah nya juga." Ucap Mas Adnan agak frontal.



"Astagfirullah Mas sejak kapan sih jadi mesum." Ucapku.



Mas Adnan sudah bertindak hingga kegiatan itu terjadi dimalam ini.



And adegan itu terjadi dan berlangsung cukup lama sampai akhirnya kita berdua menyudahinya.



Malam ini di tutup dengan kita berdua tertidur akibat kelelahan karena kegiatan olahraga malam kita berdua.



Malam ini menjadi saksi bisu adegan panas kita. Huft cukup melelahkan.



Aku tertidur dengan nyenyak malam ini

__ADS_1


__ADS_2