
" Mas." Ucap Ku dari tangga. Saat itu Mas Adnan sedang sibuk menyiapkan sarapan.
" Iya."
"Lho ko Mas yang masak sih." Ucapku sambil turun dari tangga.
" Engga apa-apa lagian Mas lagi enggak ngapa-ngapain ko." Ucap Mas Adnan yang menarik kan bangku untuk aku duduk.
Aku hanya tersenyum dan beberapa menit kemudian Mas Adnan sudah menghidangkan sarapan untuk aku.
" Dimakan ya sayang supaya sehat." Ucap Mas Adnan sambil mengelus kepala aku bagaikan anak kucing yang disuruh makan oleh pemiliknya.
Aku dan Mas Adnan menikmati sarapan.
"Sudah siap Mas." Ucapku yang sudah didepan menunggu Mas Adnan.
" Bentar kunci mobil dimana ya." Ucap Mas Adnan.
Aku pun melangkah masuk kedalam kamar dan membantu mencari kunci mobil.
" Nih apaan di depan kamu juga." Ucapku yang menemukan kunci nya di meja depan Mas Adnan berdiri.
Mas Adnan hanya tersenyum kikuk.
__ADS_1
" Udah yuk jalan ah tar keburu panas Mas." Ucap ku.
" Mas aku capek." Ucapku ketika kita lagi muter-muter di mall jeju island.
" Ya udah istirahat disini aja." Ucap Mas Adnan ketika menemukan bangku kosong.
Aku duduk istirahat kan kaki aku yang pegel ini.
" Mas Afifah lapar." Ucapku.
" Ya udah kita cari makan ya? Kamu kuat kan jalan?." Ucap Mas Adnan.
Aku pun yang sebenarnya pegel memaksa jalan karena aku lapar sekali.
Ketika sampai ditempat makan Mas Adnan yang memilihkan makanan yang bisa buat ibu hamil karena Mas Adnan bisa bahasa Korea.
Setelah makan tidak berkeliling kemana-mana lagi karena aku sudah capek sekali.
Aku mengangguk saja tiba-tiba Mas Adnan mendekat ke aku dan memegang kaki aku.
Mas Adnan memijat kaki aku.
" Mas..."
__ADS_1
" Iya?. " Ucap Mas Adnan sambil menatap aku dengan tangan nya yang masih memijat kaki aku.
" Mas mau anak kita cewek atau cowok?."Tanyaku.
" Sedikasihnya Allah sayang. Emang kenapa?." Ucap Mas Adnan.
" Engga apa-apa ko Mas, Fifah hanya tanya saja." Ucapku.
" Mas pingin nya sih kembar cewek cowok jadi sekali aja udah dapet udah dia dan keluarga kita jadi lengkap."
" Tapi kita sih ya sedikasihnya aja deh sama Allah, kalau Allah mempercayai kita mempunyai anak kembar alhamdulillah." Ucap Mas Adnan.
Mas Adnan cowok yang sempurna ya walaupun di dunia ini tidak ada yang sempurna tapi Mas Adnan ada saja caranya supaya kita selalu ingat Allah. Dia imam yang baik dan insya Allah bisa membawa aku menuju surga Allah SWT, amin amin ya allah.
Kita berdua langsung packing untuk besok kembali ke Indonesia.
Dan bunda mengabari bahwa ada kabar baik dari bang satria tapi tidak akan di beri tau lewat telepon jadi sepulang aku dari korea aku di suruh ke rumah bunda langsung.
__ADS_1
Jadi sampai jumpa besok di indonesia dan di rumah bunda. Kira-kira ada apa ya dengan Bang Satria.