Dunia Pernikahan Arkha & Ervina

Dunia Pernikahan Arkha & Ervina
Part 65 : Fitonah


__ADS_3

Pagi ini Arkha bangun lebih awal. Ia membenarkan selimut pada tubuh Vina yang masih meringkuk. Setelah membenarkan selimut, Arkha turun dari ranjang dengan hati-hati agar tidak membangunkan tidur nyenyak Vina.


"Jam 5 kurang lima belas menit." gumam Arkha.


Arkha langsung ke kamar mandi dan segera menyelesaikan urusannya.


Beberapa menit kemudian, Arkha pun sudah selesai. Ia beralih ke dapur setelah shalat subuh sendiri. Ia memandangi isi kulkasnya dan sedang memilih-milih mana yang akan ia olah.


Akhirnya Arkha mengambil ayam yang sudah di marinasi oleh Vina. Menurutnya itu yang akan lebih cepat ia olah. Tak lupa ia memasak brokoli sebagai pendampingnya.


Sementara di kamar, Vina memaksa untuk membuka matanya perlahan. Ia menyipitkan matanya dan melihat ke sekeliling, lalu menoleh cepat ke belakang, dan ia langsung duduk.


"Lho, kok aku sendiri? jam berapa ini?" gumam Vina celingukan mencari keberadaan jam dinding.


"APA! HAMPIR JAM SETENGAH 6?!"


Dengan gerakan cepat, Vina langsung membereskan ranjang tersebut dengan terburu-buru.


"Wah, enak banget ini baunya." gumam Vina dengan hidungnya yang mengendus seperti kucing.


"MAAF TUAN, SAYA MANDI DULU, BELUM SHALAT JUGA!" seru Vina tanpa menunggu jawaban Arkha. Ia langsung masuk ke kamarnya dan mengunci pintu dari dalam agar apa yang ia lakukan tidak ada gangguan.


Arkha yang baru saja menuangkan air panas ke gelasnya pun langsung menoleh. Pria itu menggeleng pelan sembari tersenyum kecil.


Dengan waktu yang sangat terbatas, Vina melakukan semua aktivitasnya dengan cepat.


"Bisa-bisanya aku nggak dengar apapun, ish memalukan!" gerutu Vina.


Jam enam kurang 5 menit, Vina baru keluar dari kamar. Ia melangkah pelan dan malu-malu karena makanan sudah tersaji diatas meja makan.

__ADS_1


"Maaf, saya tidak mendengar suara apapun. Maaf saya nggak bantu-bantu masak." ucap Vina yang berdiri di belakang Arkha yang tengah mencuci peralatan masak yang baru digunakan.


Selesai mencuci peralatan masak itu, Arkha langsung mengeringkan tangannya, lalu membalikkan badannya


"Sepertinya kamu tidur sangat nyenyak." ujar Arkha.


"Emm, sepertinya begitu." jawab Vina.


"Pinter, ayo sekarang kamu sarapan dulu." ajak Arkha.


"Masa iya nggak bantuin, tapi, langsung makan gitu aja." balas Vina.


"Gitu aja??" balas Arkha.


"Gitu aja gimana, hem?" imbuhnya.


"Nggak ada istilah gitu aja, ini balasan saya karena sudah kamu berikan yang sangat enak tadi malam." bisik Arkha sembari meraih pinggang Vina agar semakin dekat dengannya.


Arkha terkekeh lalu menarik lengan Vina supaya duduk di kursi makan.


"Pikiranmu ke arah sana terus, jangan-jangan memang kamu yang ketagihan ya?" goda Arkha.


Seketika Vina langsung melotot.


"Enak aja! fitonah itu namanya." bantah Vina.


"Apa itu fitonah?" tanya Arkha sembari mengernyitkan dahinya.


"Fitnah." jawab Vina.

__ADS_1


"Hadeeeh, ada-ada saja." balas Arkha.


.........


Setelah rapi, Vina bersiap-siap untuk berangkat ke tempatnya bekerja. Ia mengambil tasnya dan tidak membawa bekal karena ingin pesan makanan melalui aplikasi online untuk makan siangnya nanti.


"Jangan bawa motor sendiri, saya antar." ujar Arkha tiba-tiba keluar dari kamar dengan keadaan yang sudah rapi.


"Lho, tapikan?"


"Itu Tuan mau kemana?"


"Saya ada urusan hari ini, saya usahakan pas kamu pulang kerja, saya bisa jemput." jawab Arkha.


"Kabari kalau sudah mau pulang.'' imbuhnya.


Vina mengangguk.


"Yang sabar ya, Tuan." ujar Vina sembari mengusap lengan Arkha.


Arkha tersenyum tipis lalu mencium kening Vina.


"Terima kasih, ayo jalan sekarang.''


Pasangan suami istri itu pergi secara bersamaan. Vina mencium punggung tangan suaminya ketika sudah sampai di dekat tempatnya bekerja. Ia sengaja meminta Arkha untuk tidak menurunkannya tepat di depan bangunan itu, karena ia tidak mau ada yang melihatnya bersama dengan Arkha.


"Hati-hati, Tuan." ucap Vina.


Arkha mengangguk lalu melambaikan tangannya pada Vina sebelum kembali tancap gas.

__ADS_1


''Heummm, senangnya dalam hati, berangkat kerja diantar suami, hihi." gumam Vina dengan menirukan salah satu lagu terkenal di Indonesia.


__ADS_2