
Burst Meta Core yang terkena cairan merah dari Burst Potion dan cairan ungu dari Elixir Potion semakin terang.
Bahkan sinarnya meluas sampai ke langit dan menyebar sejauh radius 10 meter. Rothschild sudah ketakutan, sebab sinar tersebut memiliki kepadatan partikel energi Burst yang sangat pekat dan itu sangat asing baginya.
Akan tetapi, prasangka Rothschild dan Varen salah. Dari sinar terang tersebut muncul cairan emas yang sudah otomatis masuk ke dalam botol. Veren tak sengaja menemukan formulasi Evolution Potion yang belum pernah diciptakan oleh alchemist mana pun di dunia ini.
[Ding Dong! Selamat, tuan telah menciptakan Evolution Potion dan mendapatkan bonus skill Shining Nova]
[Ding Dong! Status]
<>^^^^^^^^^^^¤^^^^^^^^^^^<>
[Nama: Varen Arsha]
[Job:
Striker (882/1000)
Arch Ranger (48/1000)
Prime Knight (020/100)]
[Umur: 23 tahun]
[Burst Point: 38000/38000]
[Rank Burst: Champion ⭐6 (12950/32000)
[Skill:
Eternal Regeneration level Max: Max/Max
Awakening Drive level 1: 0/1000
Arc Of Element level 1: 0/1000
Arc Divination level 2: 0/2000]
[Weapon: Blackball: Arc Moon Dagger, Sword, Bow ⇒ level Gobi: 0/15000]
__ADS_1
[Inventaris: 1.010.000 pearl, 52 botol BP, 40 botol EP, 2 pistol otomatis RE-75, 1190 Burst Meta Core, 1 Verlion Core]
<>^^^^^^^^^^^¤^^^^^^^^^^^<>
Saat Varen berhasil menciptakan Evolution Potion secara tak sengaja. Tiba-tiba alarm darurat berbunyi, Waterfall Fort diserang oleh tentara zona Cybertron dan Kimiko sedang menahan mereka.
Varen segera menyimpan botol EP ke inventaris sistem, “Ayah, aku akan pergi. Tolong jaga Underground Fort ini!” pintanya.
Rothschild menanggapi hanya dengan anggukan pelan. Lalu Varen masuk ke dalam lubang warp, “Flying Spatial Divide!”
Pasukan tentara zona Cybertron dari ras Reploids mengetahui jika Waterfall Fort memiliki mesin generator Stattheimyang bisa menyuburkan dan melindungi permukaan tanah.
Oleh karena itu, mereka ingin merebutnya dari Varen dengan mengirimkan pasukan berjumlah 2000 tentara yang memiliki rank Champion bintang lima ke atas.
Selama ini pasukan zona Cybertron hanya mengawasi pergerakan Vaaren dari satelit yang ditujukan memata-matai pergerakan Underground Fort dan Waterfall Fort. Untuk mencari informasi sebanyak mungkin dan juga telah melihat Varen membantai 1000 tentara zona Warlord seorang diri.
Maka dari itu mereka menunggu waktu yang tepat untuk melakukan penyerangan, yakni saat ini. Saat Varen telah selesai membangun kota baru yang memiliki lahan pertanian berbagai macam tanaman dan juga terutama pohon yang mereka inginkan, yakni buah pohon Imperial.
"Battle Stance: First Tail!” seru Kimiko merubah dirinya menjadi rubah putih berekor satu.
Salah satu Captain pasukan ras Reploids yang berhasil masuk ke dalam Waterfall Fort menyunggingkan senyum. Dia mengeluarkan pedang saber berwarna merah muda, lalu melesat ke arah rubah putih setinggi 5 meter tersebut, ”Infinity Slash!”
Varen yang baru keluar dari lubang warp, langsung menangkis tebasan membabi buta Captain tersebut yang diarahkan ke arah Kimiko dengan tebasan beruntun juga, “Million Slash!”
Percikan api muncul sekitar mereka berdua, “Kimiko mundur!” teriak Varen sambil terus menangis setiap tebasan sang Captain yang semakin cepat.
Kimiko mundur tapi dicegat oleh 10 tentara yang memiliki armor cyborg berwarna biru dengan bagian lengan dan kaki yang sangat besar. Mereka adalah ras Reploids yang memiliki ciri seperti itu.
“Ethereal Weapon!” seru Varen sambil melirik ke arah 10 tentara ras Reploids yang mengepung Kimiko yang sudah berubah kembali ke bentuk aslinya.
Kimiko melompat karena merasakan sesuatu di bawah permukaan lantai Waterfall Fort.
Benar saja dari permukaan lantai seluas 100 meter yang dipijak 10 tentara zona Cybertron muncul lingkaran sihir dan dari keluar ribuan bilah pedang, lalu menusuk mereka semua.
JLEB! JLEB!
Mereka semua tewas tertusuk oleh bilah pedang tersebut dan menjatuhkan Burst Meta Core. Kimiko mendarat dengan selamat dengan memijak salah satu bilah pedang yang perlahan kembali masuk ke permukaan lingkaran sihir berwarna merah darah tersebut.
Tentara yang lain masuk dan langsung menembaki Kimiko. Dia menangkis dengan membelah setiap peluru yang mengarah kepadanya dengan tebasan cakaran, “Fox Claw!”
__ADS_1
TRANG! TRANG!
Peluru-peluru berhasil mengenai bahu kanan dan bahu kiri Kimiko. Varen panik melihat Kimiko dan terkena tendangan dari sang Captain bernama Pradita hingga terpental menabrak tubuh Kimiko.
“Flying Spatial Divide!”
Varen segera memeluk tubuh Kimiko sebelum menghantam dinding dan masuk ke dalam lubang warp untuk berpindah tempat ke Underground Fort.
SRAK!
Varen jatuh ke permukaan tanah sambil memeluk Kimiko dan tubuh mereka berdua bergesekan dengan permukaan tanah.
Vivi yang sedang bersiaga bersama seluruh keluarga Vargas lainnya tersentak kaget melihat Varen, dan Kimiko yang tiba-tiba keluar dari dalam lubang warp.
Vivi segera menolong mereka berdua dibantu oleh anggota keluarga Vargas yang lain.
Varen langsung masuk kembali kelubanag warp dan kembali lagi Waterfall Fort. Dia tidak rela jika WatrefallFort yang memiliki mesin generator Stantheim jatuh ke pihak zona Reploids.
"Judgement Cut End!" seru Varen setelah keluar dari lubang warp.
ZRASH! ZRASH!
Kepala tentara Reploids di dalam dan luar Waterfall Fort lepas tanpa disentuh oleh bilah pedang Strider dengan menyemburkan cairan merah pekat dari leher mereka.
Satu persatu mulai tumbang dan Varen yang benar-benar dalam mode mengamuk melepaskan semua energi Burst miliknya, ”Arc Of Elemental: Lime Light!”
Dada Varen menembakkan aliran petir yang sangat besar ke langit dan dari langit memantulkan siluet petir berwarna biru berbentuk Kirin dan melesat ke arah barisan pasukan tentara zona Reploids yang sedang menunggu di luar Waterfall Fort.
BOOOM!
Siluet petir Kirin itu menghantam permukaan tanah dan menyebar seluruh arah dalam radius 200 meter. Mereka semua tewas dalam keadaan tubuh hangus dan terbakar oleh gelombang aliran petir memiliki daya 5 juta volt.
Kepulan debu tebal menjulang ke langit membentuk siluet jamur. Waterfall Fort bergetar dan air berguncang sehingga membentuk gelombang setinggi tiga meter menghempaskan permukaan tanah dalam radius 10 meter.
Captain pasukan tentara zona Cybertron merasakan semua energi Burst anak buahnya telah lenyap. Kemudian dia bergegas keluar dari dalam ruangan mesin generator Stantheim.
“Apa?! Mustahil?!” Pradita melebarkan mata melihat 1950 anak buahnya mati berkalang tanah dengan tubuh hangus. Tubuhnya langsung gemetar dan terduduk lemas, “Ba-bagaimana bisa?!”
Varen sendiri dalam keadaan terkapar dengan Keadaan sebelah kiri lumpuh dan mati rasa, akibat efek sengatan aliran petir yang memiliki daya 5 juta volt tersebut.
__ADS_1
[Ding Dong! Efek skill pasif Eternal Regeneration diaktifkan secara otomatis dan akan memulihkan tubuh bagian kiri tuan dalam 5 menit]
Pradita langsung menatap nanar begitu melihat Varen sedang terkapar dengan dada kembang-kempis. Dia berkesempatan untuk menghabisi Varen yang masih dalam keadaan lumpuh.