Final Ressurection

Final Ressurection
Bab 6


__ADS_3

“Hajar dia!” seru Molly dengan melambaikan tangan.


Semua Master dan Mistress membiarkan Molly untuk mengeroyok Varen, walaupun mereka tahu dari kacamata scouter yang terhubung dengan seluruh CCTV di semua sudut Akademi militer Enerkyl.


“Mereka benar-benar sengaja ingin mengeroyokku dan menghabisiku. Aku tidak akan tinggal diam,” gumam Varen dan mengeluarkan Blackball dari inventaris sistem, “Arc Moon: Black Bow! Paralyze Rapid Shot!”


Varen berguling untuk menghindari hantaman pedang, tombak, katana dan gada yang diayunkan oleh rekan-rekan Molly. Busur Black Bow ditarik dengan cepat, untuk mengeluarkan anak panah berwarna biru dan ditembakan secara beruntun, hingga tepat mengenai satu persatu dahi anak-anak kelas 3.


JLEB! JLEB!


mereka semua satu persatu berjatuhan dengan tubuh terkapar dan menggelepar terkena efek kejut yang dihasilkan oleh anak panah biru tersebut.


"Apa?!" Molly melebarkan mata, rekan-rekannya anak kelas tiga yang memiliki rank Elite bintang satu semuanya ditumbangkan oleh Varen.


Vivi juga tersentak kaget, Varen bisa melumpuhkan anak kelas tiga yang berjumlah 50 siswa itu seorang diri hanya dengan menggunakan sebuah busur, "Mustahil?!"


Semua Master dan Mistress termasuk Mistress Yoana, serta Master Tafalgar juga ikut syok. Setelah melihat pertarungan Varen dari kacamata scouter yang mereka pakai.


“Bagaimana mungkin dia bisa sekuat itu hanya dalam sekejap mata?! Apakah dia punya rahasia?!” kata semua Master dan Mistress dengan melebarkan mata.


Penggunaan anak panah kejut listrik sangat menguras poin Burst milik Varen, hingga tersisa 10%. Dia langsung mengganti senjatanya dengan Black Dagger, supaya energi Burst miliknya lebih hemat dan tak cepat terkuras.


Molly melihat Varen dadanya kembang kempis. Dia tersenyum licik, sebab Varen telah mencapai batas staminanya.


“Battle Stance: Mode Drake!” seru Molly.


Tubuhnya berubah menjadi Naga berjenis Drake, yakni Naga yang memiliki keempat kaki, di setiap kakinya memiliki sirip tajam berwarna jingga terang, kedua telinganya juga berbentuk sirip tajam dengan warna yang sama seperti sirip yang berada di punggung sampai ujung ekornya, yakni warna jingga terang.


Naga sepanjang 5 meter tersebut melompat ke arah Varen untuk menimpa dengan tubuh bagian bawahnya yang dipenuhi duri-duri tajam.


“Keterlaluan!” geram Vivi melihat Varen diserang dengan serangan yang terlalu serius oleh Molly.


Rothschild tiba-tiba muncul di depan Vivi dan menghadang anak gadis Naga kesayangannya itu, “Tenang sayang. Ini ujian untuk Varen. Ketika dia gagal aku akan menyelamatkannya. Tap jika dia berhasil, maka akan memberinya keuntungan ganda.”


Varen berpindah tempat ke atas tubuh Molly yang sudah menghantam permukaan lantai aktin dan membuat semua meja dan etalase di tempat yang menghidangkan makanan hancur berkeping-keping.

__ADS_1


BAM! PRANG!


Kaca, meja, permukaan lantai berserakan, dan saat itu pula Varen menusuk punggung Molly yang sangat keras dengan kedua Black Dagger, “Assault Vanish!”


Mollya yang naik rank semetra dengan skill Battle Stance meraung kesakitan dengan suara khas Naga yang menggelegar.


Cairan menyembur deras dari punggungnya dan membasahi tubuh Varen. Lalu dia melompat mundur dan memasang kuda-kuda untuk menyerang dengan serangan lanjutan jika Molly menyerang balik.


Tim medis akademi militer Enerkyl segera datang dan membawa semua siswa kelas tiga menuju klinik akademi untuk diberikan perawatan.


Sementara Molly mencoba bangkit dengan cairan di punggungnya yang masih mengalir deras, "Ka-kamu …."


Molly langsung pingsan dan tubuhnya kembali seperti semula menjadi tubuh ras Dragonoid dengan punggung dialiri cairan merah yang sangat deras.


Tim medis juga langsung membawa Molly ke akademi dan Rothschild mengulas senyum lebar ke arah Varen dengan bertepuk tangan, "Kamu hebat Varen! Kamu hebat!" pujinya.


"Kamu gak papa?" Vivi malah langsung memeluk tubuh varen dan pria berambut harajuku tersebut merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan dari lawan jenis.


Varen langsung melepas pelukan Vivi, karena malu dilihat oleh semua orang dan juga Rothschild, "Aku tidak apa-apa Nona Vivi. Bagaimana dengan Nona Vivi, apakah tidak apa-apa?"


Berita ras Imperium berhasil mengalahkan 51 siswa akademi militer Enerkyl menyebar dengan cepat ke seluruh wilayah zona Dracones, dan sampai ke telinga Emperor Lord Vestral Dylandy.


Tidak ada yang berani memberikan sanksi pada Varen, karena dia sangat dilindungi oleh Archduke Rothschild Vargas. Justru para siswa yang menyerang Varen diskors dan dihukum penjara selama 3 bulan di penjara akademi militer Enerkyl.


***


Pusat pemerintahan Zona Dracones, kota Fey Drago.


Rothschild membawa varen dan Vivi untuk menemui Emperor Lord sore nanti. Tapi sebelum itu, Rothschild membawa Varen ke mall untuk membelikan baju bangsawan seperti baju yang dipakai oleh keluarga Vargas.


Rothschild ingin menjodohkan Vivi dengan Varen, supaya Varen bisa mengurus keluarga Vargas dimasa depan. Pria Naga kekar itu sudah melihat potensi varen yang sangat luar biasa sebagai petarung dan juga sebagai siswa yang mempunyai intelektual yang sangat tinggi.


Untuk itu, Rothschild ingin menemui Vestral untuk meminta persetujuannya


menikahkan Vivi dengan Varen.

__ADS_1


[Ding Dong! Misi telah sukses]


<>^^^^^^^^^^^¤^^^^^^^^^^^<>


[Misi: Tingkatkan Rank tuan sampai Rank Elite bintang satu]


[Batas waktu: 30 hari]


[Pencapaian: 2 hari]


[Hukuman: Tuan akan dihabisi oleh warga Dragonoid]


[Hadiah: 10.000 pearl, 1000 poin skill, Hydra Core]


<>^^^^^^^^^^^¤^^^^^^^^^^^<>


[Semua hadiah telah ditransfer ke inventaris sistem]


Varen mengernyit sambil menatap panel hologram dengan kepala keluar dari jendela mobil terbang milik keluarga Vargas.


Kemudian dia mengalokasikan 1000 poin skill tersebut ke skill Arc Divination. vivi yang melihat Varen seperti sedang menekan-nekan tombol panel hologram dibuat penasaran. Karena panel hlogram tersebut hanya Varen saja yang dapat melihatnya.


“Apa yang sedang kamu lakukan?” tanya Vivi menelisik.


Varen langsung tersentak kaget dana menjawab, “Ti-tidak apa-apa. Aku hanya sedang latihan jari jemariku saja supaya lebih kuat dan cepat menarik anak panah.”


[Ding Dong! Selamat, tuan telah menaikan level skill Arc Divination ke level 2 dan mendapatkan skill Blue Eye. Penggunaan BP: 100 poin]


Rothschild yang duduk di depan pun ikut penasaran dengan tingkah pola Varen yang terlalu cepat naik rank elite bintang dua. Padahal baru kemarin dia masih di rank Rookie bintang satu.


“Katakanlah padaku! Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya juga Rothschild menelisik.


“Maaf, tuan Vargas —”


“Jangan panggil tuan. Panggil saja ayah mulai sekarang. Aku berencana menikahkanmu dengan Vivi,” potong Rothschild.

__ADS_1


“Pfffft, uhuk-uhuk.” Vargas tersentak kaget dan langsung tersedak mendengar penuturan Rothschild yang mau menikahkan Vivi dengannya. “Uhuk-uhuk …. Tuan Vargas, anda sedang tidak bercanda kan?”


“Tidak, aku tidak sedang bercanda. Aku ingin kamu memimpin keluarga Vargas. Aku merasa bencana akan datang setelah ini. Jadi keluarga Vargas butuh pemimpin yang kuat sepertimu,” jawab Rothschild dengan nada tegas.


__ADS_2