
“Ayah, aku sudah katakan aku hilang ingatan dan ingatanku ini baru pulih. Aku juga tidak tahu jika aku pernah berjanji pada Vivi bawah aku akan menikahinya,” jelas Varen dan membuat Rothschild sedikit mengendur emosinya.
“Tapi bisakan kamu dahulukan Vivi daripada perempuan itu?” sergah Rothschild dan membuat Varen kesulitan mengambil keputusan.
“Ayah, aku sudah katakan tidak akan meninggalkan Ayudisha, walaupun aku juga mencintai Vivi. Aku hanya bisa mengambil keputusan untuk menikahi kalian berdua. Kalau Vivi tidak mau, aku akan mengantarkan kalian ke zona Dracones dan menemui Emperor Lord Vestral Dylandy agar ia mau mengembalikan aset kalian,” tegas Varen.
“Maaf Varen, aku tidak mau dimadu. Jika memang kamu bisa mengembalikan aset keluarga Vargas pada kami lagi. Aku memilih merelakanmu menikah dengan wanita itu.”
Vivi menyeka air matanya yang tak henti-hentinya mengalir. Dia merasakan rasa sakit yang amat sakit di dalam hatinya. Karena merasa Varen telah mengkhianati cinta sucinya.
“Baiklah.” Varen memegang tangan Rothschild dan juga Vivi. Kemudian memindahkan mereka berdua ke aula Dracones Castle, “Psycho Teleportation!”
Emperor Lord Vestral Dyland yang sedang mengadakan rapat bersama para bangsawan langsung tersentak kaget, “Tangkap mereka bertiga!” titahnya.
Rothschild, Vivi dan Varen dikepung oleh para penjaga yang berada di aula Dracones Castle dengan menodongkan tombaknya ke arah mereka bertiga.
“Tahan!” teriak Varen sambil melambaikan tangan ke atas, ”Aku ingin bernegosiasi dengan Emperor Lord.”
Emperor Lord Vestral bangkit dari singgasananya dengan menatap nyalang Varen, “Kalian bertiga adalah pemberontak dan bagaimana bisa kalian bisa lolos dari serangan Veigas?”
Varen diam dan langsung mengeluarkan 10.000 Burst Meta Core dan mengubahnya menjadi 10 juta Burst Potion dengan efektifitas 50%, "Shining Nova!"
Para bangsawan tersentak kaget melihat Varen meramu 10 juta botol Burst Potion hanya dalam sekejap mata.
“Apa?! Mustahil?! Ba-bagaimana bisa?!” Semua bangsawan termasuk Veigas Stark membulatkan mata.
10 juta botol Burst Potion tersebut Varen simpan ke dalam inventaris sistem, “Sistem, simpan 10 juta botol Burst Potion ke dalam kartu Horcrux!” pintanya dalam hati.
__ADS_1
[Ding Dong! memotong 10.000 pearl untuk membuat kartu Horcrux dan menyimpan 10 juta Burst Potion ke dalamnya]]
Varen segera mengeluarkan kartu Horcrux dan mengacungkannya ke atas, lalu berkata, “Anda sudah mlihatnya wahai paduka. Aku akan memberikan 10 juta Burst potion pada anda asal dan hamba akan tambahan lagi 10 juta lagi setelah anda memenuhi permintaan hamba.”
Vestral menghela nafas panjang untuk meredakan emosinya, dan membalas, Baiklah, apa yang kamu inginkan?”
“Hamba hanya ingin pemulihan aset milik keluarga Vargas dan pengembalian gelar kehormatan pada ayahku Rothschild Vargas,” tegas Varen.
Semua bangsawan ricuh karena tidak menyetujui permintaan Varen yang terlalu mengada-ada.
“Omong kosong bagaimana mungkin seorang pemberontak diberi wewenang lagi di dalam pemerintahan zona Dracones —-”
“Pemberontak? Kalian sungguh salah. tanpa ayahku kalian takan bisa mendapatkan miliran Burst Core di Altelier City. Justru kalian yang telah merebut Altelier City yang sudah berubah menjadi wilayah penghasil buah Imperial dari ayahku.”
“Jika kalian tidak menyetujui keinginanku. Maka aku akan menjual Evolution Potion ke seluruh zona yang menjadi lawan kalian,” potong Varen dengan nada yang mengancam.
Rothschild berlutut dan memohon kepada Vestral, “Paduka, aku mohon berikan permintaan Varen. Kalau dia menjual Evolution Potion, maka tamatlah sudah zona Dracones.”
Semua monster tertekan, kecuali Varen yang masih tegak berdiri dan berkata, “Aku tidak mengancam kalian. Tapi aku hanya ingin tidak ada yang menolak permintaanku.”
Kemudian dia ebrjalan perlahan ke arah Vestral dan memberikan kartu Horcrux padanya,”Segera buat dan umumkan dekrit Emperor Lord untuk ayahku. Kalau tidak, aku akan mulai membunuh semua bangsawan yang ada di dalam aula ini. Awakening Drive!”
Vestral gemetar melihat Varen yang tak tertekan aura membunuh yang dikeluarkannya. Ditambah lagi dia merasakan Varen telah menyimpan sebuah energi kematian yang sangat pekat, yakni energi negatif Vilom dan membuat Vestral sangat ketakutan.
“Sial,bocah cecunguk ini dapat kekuatan darimana? Padahal raan miliknya hanya d rank Mega tapi tidak terpengaruh oleh skill Ancient Dragon milikku,” batin Vestral kebingungan.
“Cepat!” ancam Varen mulai mengeluarkan asap berwarna hitam legam dari setiap pori-pori di dalam tubuhnya.
__ADS_1
Vestral gemetar tubuhnya dan keringat dingin langsung membasahi tengkuknya, ”Ba-baik, aku akan membuat surat dan mengumumkannya sekarang.”
Varen menarik kembali asap hitam tersebut dan memberikan kartu Horcrux itu pada Vestral. Tapi dia tetap menyimpan energi Vilom di lapisan luar kulitnya. Takutnya mereka akan menyerang Varen disaat dia lengah.
“Aku emperor Lord zona Dracones, Vestral Dylandy mengeluarkan dekrit Emperor Lord. Memutuskan bahwa Rothschild Vargas berhak memiliki kembali semua aset milik keluarga Vargas dan berhak kembali menyandang gelar Sir Archduke,” titah Emperor Lord Vesttral Dalndy dengan suara yang penuh wibawa dan sangat mendominasi.
Varen pun yang berdiri di depan Vestral, meramu kembali 10 juta Burst Potion dan memberikannya lagi pada Vestral menggunakan kartu Horcrux yang dibeli dari sistem.
Veigas Stark terus mengawas Varen dan menginginkan skill mili Varen. Dia punya skill yang bisa mengekstraksi skill milik monster lain dan bisa digunakan untuk dirinya sendiri.
“Pemuda yang sangat menarik. Mulai sekarang aku akan memburumu dimanapun. Maka aku bisa menggulingkan kekuasaan Vestral suatu saat nanti dengan skill yang kamu miliki itu, hahahaha ….” batin Veigas dengan menyeringai jahat.
Setelah menyelesaikan janjinya pada Vestral, Varen berjalan ke arah Rothschild. Lalu memeluknya dengan air mata yang menetes,”Ayah, Vivi, aku sudah memenuhi janjiku. Mulai sekarang aku takkan menampakan lagi wajahku di depan kalian. Terima kasih telah menyelamatkanku.”
Wajah Vivi dan Rothschild berubah setelah aset milik mereka telah dikembalikan oleh Vestral. Mereka berdua malah membenci Varen yang merasa telah membuat hidup mereka sia-sia dan menderita karena mengikuti Varen selama 8 bulan kemarin.
Rothschild melepaskan pelukan Varen dengan menyunggingkan senyum penuh arti, dan membalas, “Baiklah, jika itu maumu.”
Varen pun tubuhnya berkedip dan hilang dari pandangan semua orang dengan perasaan lega. Sekarang dia bisa fokus memikirkan pernikahannya dengan Ayudisha.
Akan tetapi saat Varen telah tiba di depan ruko miliknya. Matanya melebar melihat Neo, Axel, dan Zero yang sedang menumpuk mayat-mayat saudara mereka di salah satu mobil truk kecil.
"Apa yang terjadi?" tanya Varen syok.
"Maafkan aku kak Varen. Ayudisha dibawa oleh seseorang dan kami tidak mengenalnya. Kami hanya mengetahui ciri-cirinya saja yang memiliki sayap malaikat berwarna hitam" jawab Neo dengan menundukan wajahnya.
Varen langsung naik pitam, dan berteriak, "Sialan! Berani kalian membawa Ayudisha dan membunuh saudara-saudaraku!"
__ADS_1
"Maafkan kami yang tak bisa mencahnya kak," timpal Axel dan langsung bersimpuh di depan Varen. "Aku akan mencari mereka setelah memakamkan saudara-saudara kita."
"Kamu tidak salah Axel, Neo dan Zero. Aku yang salah karena meninggalkan kalian tanpa kekuatan. Aku berjanji pada kalian untuk membunuh orang yang telah membantai saudara-saudara kita dan membawa Ayudisha,” tegas Varen dengan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, tapi tidak membuat Neo, Zero, dan Axel terpengaruh.