
“Tapi aku bukan ras Dragonoid. Aku takut nanti hanya akan membawa masalah besar,” tolak Varen merasa tidak pantas bersanding dengan Vivi.
“Tidak masalah. Aku percaya padamu. Kamu bisa menjaga Vivi.” Rothschild tiba-tiba menundukan wajahnya ke bawah dan melanjutkan, “Bumi ini akan semakin kacau setelah 3 ras yang lain muncul. Bukankah kau sudah menemuinya di dalam hutan akademi?’
Varen langsung melebar matanya. Pasalnya, hanya Varen sendiri yang ada disana waktu itu. Tapi Rothschild bisa mengetahui keberadaan Verald Haga yang telah mati ditusuk oleh Varen.
Pria bermata sipit tersebut mulai merenung memikirkan permintaan Rothschild untuk menikahi Vivi.
Varen mengangguk, tapi dia agak sangsi dengan Vivi, “A-ayah, baiklah. Aku akan menerimanya. Tapi apakah Nona Vivi, maksudnya Vivi mau menerimaku sebagai suaminya?”
“Aku akan menerimamu sebagai suamiku. Asalkan kamu bisa menerobos rank Emperor bintang satu,” tangan Vivi dengan menatap tajam Varen.
“Tantangan yang sangat sulit. Masalahnya aku harus membunuh banyak monster dan jalan pintasnya harus menerima misi dari sistem agar mendapatkan hadiah poin pengalaman,” batin Varen bimbang dan agak ragu dengan dirinya sendiri.
“Aku setuju dengan tantangan Vivi. Bagaimana mungkin kamu bisa melindungi Vivi dan balas dendam terhadap orang yang telah membunuh semua saudaramu dan kedua orang tuamu?” timpal Rothschild.
“Baiklah, aku akan menerimanya. Tapi aku ingin bertanya satu hal. Bagaimana ras Dragonoid meningkatkan rank mereka?” tanya Varen menelisik.
“Kamu akan tahu setelah bertemu Emperor Lord Vestral Dylandy,” jawab Rothschild dengan tersenyum simpul.
***
Dracones Castle.
Mereka bertiga tiba di sebuah Istana di pusat kota Enfield yang bertahtakan banyak emas, safir, ruby, dan juga giok kaca. Tempat yang ada di depan mata Varen saat ini adalah Istana Dracones yang didiami Emperor Lord Vestral Dylandy.
Varen yang sudah didandani mengenakan setelan bangsawan keluarga Vargas berwarna putih, tampak sangat elegan dan tampan.
Vivi sedari tadi tidak berkedip melihat ketampanan Varen bak seorang Pangeran.
__ADS_1
Varen berjalan menggandeng Vivi, semua tentara Istana Dracones menunduk hormat pada Archduke Rothschild Vargas, Vanessa Vargas dan Varen Arsha.
Semua orang di Istana Dracones sudah mendengar kabar tentang kehebatan Varen mengalahkan 51 siswa seorang diri. Makanya semua orang di dalam Istana Dracones tidak ada lagi yang menatap Varen dengan tatapan sinis. Mereka sangat menghormati ksatria kuat seperti Varen.
Mereka bertiga berjalan begitu elegan dan berhenti di depan tangga yang menuju singgasana Emperor Lord Vestra Dylandy.
“Hormat pada Emperor Lord!” Vivi, Varen dan Archduke Rothschild menunduk hormat untuk memberikan penghormatan kepada pemimpin mereka.
“Silahkan!” Vestral melambaikan tangan sebagai tanda jika dirinya menerima salam penghormatan dari Vivi, Varen dan Archduke Rothschild.
“Ada apa Gru, kau datang kemari?” tanya Vestral dengan nada suara yang cukup berat.
Tidak biasanya sang Archduke datang sudah kedua kalinya langsung ke Dracones Castle.
“Tentu saja meminta dekrit darimu untuk menyetujui pernikahan Varen Arsha dan Vanessa Vargas,” jawab Rothschild santai.
“Jangan bercanda!” teriak Vestral kesal dengan aura membunuh yang kuat.
Rothschild tidak kalah saing dengan Vestral dan mengeluarkan aura yang sama. Mereka berdua sama-sama di rank Legendary bintang delapan. Jadi, kekuatan mereka berdua sangat seimbang.
Pria Naga berambut panjang putih tersebut bangkit dengan mudah dan tersenyum simpul ke arah Vestral, “Bukannya kamu sudah melihatnya? Apakah kamu masih tidak setuju? Dia adalah pewaris Rainbow Core milik ras Deity terakhir, Verald Haga.”
Semua ras Dragonoid yang berada di dalam aula Istana tersentak kaget, matanya melebar. Mereka tak menyangka jika Varen memiliki benda langka yang selama ini paling dicari di bumi.
Satu tahun lalu, zona Dracones melakukan ekspedisi ke Blood Moon atau sisi gelap bulan dan menemukan sebuah pesawat ruang angkasa yang tertahan di sebuah portal.
Di dalam pesawat ruang angkasa tersebut berisikan manuskrip teknologi dari dunia yang tidak diketahui. Tetapi, dalam manuskrip tersebut tertulis sebuah nama kristal bernama Rainbow Core yang bisa membangkitkan kepadatan partikel energi Burst ke tahap yang lebih tinggi.
Rothschild menggali lebih dalam manuskrip tersebut dengan membentuk tim peneliti dan menemukan fakta, kalau Rainbow Core akan datang dan menemukan inangnya saat bumi sejajar dengan planet-planet lainnya.
__ADS_1
Fenomena tersebut sudah terjadi 6 bulan yang lalu. Kemudian bersamaan itu pula akan muncul ras baru di bumi bernama ras Immortal, Deity dan Primordial.
Ketiga ras tersebut akan memburu Rainbow Core dimanapun berada dan berperang satu sama lain demi mendapatkan Rainbow Core tersebut.
“Aku tak peduli! Manuskrip itu hanya omong kosong. Jika kau ingin menikahkan Vivi dan Varen, maka tidak disini, tapi di Altelier. Bawa 100 juta ton kristal Burst, maka kalian berdua bisa tinggal disini!” teriak Vestral, lalu langsung menghilang dari pandangan semua mata ras Dragonoid.
“Sungguh keterlaluan,” gumam Rothschild mengepalkan tangan dengan menggertakan gigi.
Altelier adalah wilayah medan perang antara kelima zona yang terjadi 5 tahun lalu. Wilayah tersebut sangat gersang dan tidak bisa ditanami apapun. Vestral bermaksud menguji Vivi dan Varen untuk menumbuhkan pohon Imperial yang bisa menghasilkan buah kristal Burst.
Rothschild menarik tangan Varen dan Vivi dengan paksa untuk keluar dari wilayah Dracones Castle. Tekad Rothschild untuk menikahkan Vivi dan Varen sudah kuat, serta tak bisa diganggu gugat lagi.
Maka dari itu, Rothschild harus meminta sertifikat kelulusan untuk Varen dan Vivi lebih awal. Dengan alasan pergi ke medan perang Atelier yang berada di wilayah Indonesia yang dulunya pulau Kalimantan.
***
Keesokan paginya, hanggar pesawat Akademi militer Enerkyl.
Rothschild sudah mengurus semua berkas-berkas kepindahan Vivi ke zona medan perang Altelier. Sebagai seorang ayah, tentu tak mampu melepas putri kesayangannya itu pergi ke zona medan perang. Walaupun Altelier sekarang sudah mereda perang antar kelima zona dan bisa dikatakan sudah agak damai.
Akan tetapi, tingkat radiasi Burst di Altelier terlalu tinggi dan tak bisa dijadikan tempat tinggal, apalagi menanam bibit pohon Imperial.
"Ini lisensi kalian sebagai prajurit zoa Dracones." Rothschild memberikan dua kartu berbentuk seperti KTP pada Vivi dan Varen. "Di dalam kartu tersebut ada 10 botol BP, 10.000 Pearl, dua pistol otomatis RE-75, 10 Combat Drone dan 50 botol HP, Cyborg Armor Suit tipe F.”
Kartu tersebut merupakan kartu anggota tentara zona Dracones dan bisa dinaikan pangkatnya ketika memenuhi poin kontribusi tertentu.
Peringkat tentara di dalam kemiliteran zona Dracones terbagi atas Cadet, Corporal, Sergeant, Lieutenant, Captain, Major, Colonel, dan General.
Varen dan Vivi bergantian memeluk rothschild yang sudah meneteskan air mata. Sang Archduke tidak tega melepas keduanya menuju Altelier. Tapi demi kebahagiaan dan kejayaan keluarga Vargas di masa depan, Rothschild harus merelakannya.
__ADS_1
Setelah mencium ubun-ubun Vivi dana Varen bergantian, Rothschild pun hilang dari pandangan mereka berdua.
Sedangkan Vivi dan Varen memakai cyborg armor suit tipe F da masuk ke alam pesawat khusus yang akan mengirimkan mereka berdua ke Altelier.