Final Ressurection

Final Ressurection
Bab 23


__ADS_3

“Ayah, tolong sediakan Burst Meta Core dan juga Burst Core. Kita telah berhasil membuat zona Cybertron menjadi sekutu kita,” pinta varen dan membuat Rothschild tersentak kaget.


“Oh, iyakah?!” Rothschild bangkit dengan mata melebar dan tersenyum lebar.


Pria Naga itu begitu girang dan langsung memeluk Varen, “Ayah, cepatlah! Emperor Lord Sigma sedang menungguku,” kata Varen geli dipeluk manja oleh Rothschild seperti anak balita.


“Oke-oke.” Rothschild langsung melepaskan pelukannya dan berpindah tempat ke gudang logistik khusus yang menyimpan Burst Core dadan Burst Meta Core.


kemudian menggunakan sebuah kartu emas dan mengalirkan energi Burst untuk menyimpan semua stok Burst Core dan Burst Meta Core yang berada di dalam gudang logistik.


Setelah itu, Rothschild kembali lagi ke depan Varen dan memberikan kartu emas tersebut, “Ini, semuanya aku telah disimpan di dalam kartu ini. Kartu Horcrux merupakan kartu yang mempunyai fungsi menyimpan benda apapun, kecuali makhluk hidup.”


Varen langsung menerimanya dan kembali lagi ke aula Reploids Anunnaki, “Flying Spatial God!”


Tubuh Vren keluar dar dalam lubang warp dan langsung berlutut satu kaki dengan menunduk hormat ke arah Emperor Lord Sigma, “Maaf, Paduka. Aku kembali ke Altelier City untuk mengambil bahan-bahannya.”


“Tidak apa-apa. Lanjutkan!” Sigma dengan nada berat melambaikan tangan untuk meminta Varen membuat lagi Burst Potion dan juga Elixir Potion.


“Shining Nova!” Vaaren mengeluarkan 1000 Burst meta Core dan langsung terpecah menjadi 100 pecahan di setiap satu batu prisma kristal coklat tersebut.


Seketika langsung berubah menjadi botol berisikan cairan ungu yang memiliki efektifitas 100%.


“Woaah! Luar biasa?!” Sigma dan Hendropriyono matanya membola dengan menjatuhkan rahang.


Mereka tak menyangka seorang ras Imperium seperti Varen Arsha, bisa melakukan sesuatu yang sangat luar bisa dan sangat langka sebagai manusia yang tidak bisa bermutasi menjadi seekor monster.


95.000 botol EP Varen simpan ke dalam kartu emas Horcrux dan 5.000 botol EP Varen simpan ke dalam inventaris sistem.


Dia telah kehilangan 30.000 poin energi Burst setelah menggunakan skill Shining Nova. Maka untuk mengisi ulang kembali energi Burst di dalam wadah energinya, Varen mengambil satu botol cairan ungu yang berada di salah satu tumpukan kotak yang berisi 1000 botol EP.


Setelah menenggak habis cairan ungu, Varen melanjutkan kembali untuk membuat 495.000 botol Burst Core berefektivitas 100% dari 495.000 Burst Core.

__ADS_1


Karena Burst Core tidak bisa dipecah seperti Burst Meta Core. Kalau dipecah maka efektivitas fungsinya akan berkurang drastis. Itu pengetahuan yang telah Varen pelajari dari cara meramu Burst Core menjadi Burst Potion.


Satu persatu Burst Core keluar dari dalam kartu Horcrux dengan sangat cepat dan masuk ke dalam lingkaran sihir emas.


“Shining Nova!” seru Varen.


Secepat kilat, Varen menyimpan satu persatu botol berisi cairan merah ke dalam kartu Horcrux. Botol cairan merah itu adalah Burst Poin yang terbuat dari Burst Core yang telah dikonversi menggunakan skill Shining Nova.


Mata General Hendropriyono dan Emperor Lord Sigma melebar. Mereka berdua tersentak kaget dengan Varen yang bisa meramu Burst Poin sebanyak itu hanya dalam waktu kurang dari satu menit.


Energi Burst yang dikeluarkan ternyata lebih banyak, yakni 40.000 poin Burst dan itu artinya semu energi Burst milk Varen telah habis. Demi membuat 495.000 botol Burst Core yang telah dijanjikannya sebagai syarat Altelier City menjadi sekutu zona Cybertron.


“Huff … huff ….” Varen nafasnya terengah-engah karena kehabisan stamina dan juga energi Burst. Kemudian meminum satu botol cairan ungu untuk memulihkan energi Burst dan juga staminannya. “Benar-benar melelahkan. Tapi akhirnya Altelier City sudah beraliansi dengan zona Cybertron.”


“Ya, kamu benar. Aku mewakili zona Cybertron mengucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan sesuatu yang sangat berharga sebagai tanda persahabatan antara Altelier City dan jug zon Cybertron.”


“Aku akan memerintahkan General Hendropriyono untuk mengirimkan pasukan sebanyak mungkin di wilayah Altelier,” tegas Sigma.


***


7 hari kemudian.


Varen sudah menyusun beberapa rencana untuk merebut wilayah zona Dracones yang berbatasan dengan wilayah Altelier. Maka di menyengaja pergi ke perbatasan Altelier dan zona Dracones untuk memprovokasi para tentara yang menjaga perbatasan.


"Woy! Sampah! Ras Dragonoid memang sampah! Altelier City saja tidak bisa ditaklukkan!" teriak Varen di depan dinding perbatasan zona Dracones yang menjulang setinggi 30 meter. “Arc Of Elemental: Multiple Wind Slash!”


Varen mengayunkan tangannya secara vertikal, untuk mengeluarkan elemen angin berbentuk siluet sabit sepanjang 2 meter bertubi-tubi ke arah dinding pembatas zona Dracones.


SLASH! BOOM!


Siluet-siluet angin berbentuk sabit transparan tersebut bertubi-tubi menghantam dinding pembatas zona Dracones dan membuatnya bergetar, serta tercipta lubang bekas sayatan dari siluet sabit angin tersebut.

__ADS_1


Tentara yang menjaga pintu perbatasan geram dengan sikap Varen yang berani menyerang secara terang-terangan perbatasan zona Dracones yang berada di wilayah sebelah barat laut Altelier.


Mereka muncul dari atas dinding pembatas dan menembaki Vaaren dengan berbagai jenis senjata dan skil bola elemen.


“Waterball!”


“Fireball!”


“Thunderball!”


“Windball!”


Varen melindungi tubuhnya dengan membentuk dinding tanah setinggi 20 meter dan panjang 100 meter, “Arc Of Elemental: Big Earth Wall!”


BOOM! BOOM!


Bola elemen yang bertubi-tubi menghantam dinding tanah yang dibuat oleh Varen. Kepulan Asap dan debu tebal menghalangi pandangan para tentara yang berada di ujung dinding pembatas.


Saat pandangan mereka tidak bisa melihat tubuh Varen, maka pria berambut jingga tersebut mengeluarkan Blackball dan mengubahnya menjadi Composite Bow, yakni senjata perpaduan pistol dan Crossbow yang memiliki busur membentuk tanda plus.


“Infinity Shot!” seru Varen menarik pelatuk Composite Bow.


Senjata pistol Crossbow tersebut menembakkan energi berbentuk siluet anak panah berwarna emas.


Akan Tetapi saat siluet anak panah itu mengenai satu tentara, siluet anak panah itu mengeluarkan lagi ratusan ribu siluet anak panah ke berbagai arah, dan mengenai semua anggota badan tentara zona Dracones.


“Aaakh!” Suara pekikan tentara yang berada di atas dinding pembatas menggema satu persatu dan tewas seketika.


[Ding Dong! Selamat, tuan telah membunuh monster rank Lord ⭐1 dan mendapatkan 100 poin pengalaman]x20


Varen berlari di dinding pembatas untuk menuju salah satu menara yang sedang dijaga oleh Captain tim penjaga perbatasan, dan mengganti Composite Bow menjadi Strider.

__ADS_1


Kemudian melompat ke menara tersebut dan menghunuskan Strider tepat di leher sang Captain, “Cepat beritahukan markas pusat jika Alteler City akan menyerang dan semua tentara perbatasan telah tewas ditanganku.”


__ADS_2