Final Ressurection

Final Ressurection
Bab 53


__ADS_3

Varen berdiri tegak mengepalkan satu tangannya dan salah satu Vampir bertubuh besar menunjuk ke arah dadanya dengan tersenyum licik. Dia sedang memprovokasi Varen untuk memukulnya.


“Ayo, silahkan pukul di bagian manapun!” cibir Broze sambil memainkan ujung jarinya.


Tubuh Varen berkedip dan hilang dari tempatnya berdiri melesat ke arah Vampir setinggi 3 meter tersebut, dan langsung menghantamkan pukulan tepat di perutnya hingga membuatnya meledak menjadi kabut darah.


ZRASH!


Kabut darah menyebar seperti air ke berbagai arah dan langsung membuat Vercom beserta ketiga belas rekannya ketar-ketir.


“Apa kemampuan kalian hanya seperti ini?” cibir Varen dengan tersenyum sinis. “Dimensional Fissure!”


Varen memukul sebuah lingkaran sihir berdiameter 1 meter berwarna merah dan langsung meledakan kepala ketiga belas rekan Vercom.


ZRASH! ZRASH!


Semua warga yang melihat kejadian tersebut langsung gemetar tubuhnya. Bagaimana tidak, seorang ras Imperium mampu menghabisi para Vampir yang memiliki rank Mega bintang sembilan hanya dalam sekali pukul.


Pradanya dan Vercom yang melihatnya juga gemetar tubuhnya dengan menjatuhkan rahang, “A-apa?! Su-sungguh kuat?!”


Vercom berlutut lemas dengan raut wajah seputih kertas dan tubuhnya langsung menggigil melihat keempat belas rekannya mati dengan mudah oleh Varen.


[Ding Dong! Selamat, tuan telah membunuh monster rank Mega ⭐9 dan mendapatkan 4000 poin pengalaman]x14


Varen mendekati Vercom dan melemparkan api merah ke arah tubuh rekan-rekan Vampirnya menjadi debu.


Vercom tambah ketakutan melihat api merah tersebut, sebab ada ramalan di zona Abyss, jika ada seorang monster atau seorang ras bisa memakai api merah. Maka dia adalah monster tingkat atas yang yang sangat kuat.


“Maaf, aku terlalu berlebihan. Ternyata pukulanku terlalu kuat dan membuat mereka semua mati, hehehe ….” Varen pun terkekeh dan membuat Vercom semakin ketakutan dan terkencing-kencing. “Mulai sekarang kau adalah temanku. Arc Of Divination: Curse Eyes!”

__ADS_1


Varen menempelkan telapak tangannya ke dahi Vercom dan menaruh sebuah kutukan berbentuk empat tanda tomoe merah yang mengendalikan pikirannya.


Curse Eyes atau mata kutukan Varen dapatkan setelah mengalokasikan 100.000 pon skill ke skill Arc Divination. Manik mata perak tersebut bisa memberikan banyak efek kutukan, salah satunya efek kutukan budak.


“Pergilah ke kediaman Cabanel di zona Seravee dan dapatkan banyak informasi!” bisik Varen.


Vercom yang sudah dikendalikan pikirannya oleh Varen langsung merubah dirinya menjadi Kelelawar kecil.


Di zona Abyss hanya berlaku hukum siapa yang kuat, maka dia akan dihormati. Maka dari itu tidak ada tentara keamanan yang menangkap Varen. Sebab mereka mengakui Varen lebih kuat, walaupun hanya seorang ras Imperium.


Maka dari itu mereka berdua langsung melanjutkan perjalanan menuju kediaman, untuk menemui Jenderal Diablo untuk mengajukan proposal menjadi tentara bayaran.


Sesampainya di depan kediaman Helsing, mereka berdua ditanya dengan sangat lantang oleh dua penjaga berkasta Lucifer. Bagaimanapun juga kediaman Helsing memiliki kasta Lucifer yang merupakan kasta tertinggi di zona Abyss.


“Berani kalian datang kemari, hah?” tanya salah satu penjaga yang memakai zirah lengkap berwarna biru safir.


“Mohon maaf, tuan-tuan. Aku hanya ingin meminta izin tuan-tuan untuk menemui tuan Jenderal Diablo Helsing. Kami mohon izinnya,” pinta Pradana sambil mengeluarkan kartu keanggotaan organisasi Devon.


“Si-silahkan tuan-tuan masuk!” katanya dengan anda sopan.


Varen pun tidak sakit hati diperlakukan oleh mereka secara tidak sopan. Dia malah membalasnya dengan senyuman ramah.


Dua orang penjaga dengan baju zirah yang sama mengawal mereka berdua dan mengantarkannya menemui Jenderal Diablo yang sedang duduk bersantai di belakang mansion kediaman Helsing yang memiliki kolam renang seperti cairan darah.


Sesampainya di depan seorang manusia yang memiliki kedua tanduk Baphomet yang meliuk dan menjulang ke atas. Varen berlutut satu kaki mengikuti Pradana.


“Maaf, tuna Jenderal Diablo, aku datang mengganggu anda,” ucap Pradana sambil menundukan wajahnya.


“Hai, Prad! Lama sudah kita tak berjumpa. Apakah kamu sehat?” balas Diablo dengan tersenyum ramah. “Apakah ada hal yang mendesak?”

__ADS_1


“Ba-baik, tuan Jenderal. Ada tuan Jenderal, kami dari kota Nizwa ingin mengajukan proposal menjadi tentara bayaran bagi zona Abyss,” jawab Pradana dengan perasaan agak takut.


Benar saja Diablo langsung marah dan meremas cangkir teh yang dihisapnya sampai pecah, “Jadi kau datang kemari sebagai wakil zona Seravee hah? Omong kosong! —”


“Maaf, tuan Jenderal Diablo. Nizwa berdiri sendiri dan tidak ikut zona manapun. Justru Nizwa secara pribadi ingin menghancurkan zona Seravee yang telah memanfaatkan kami lalu mencampakkannya. Maka dari itu NIzwa mengganti namanya menjadi organisasi Gaymer berisikan tentara bayaran.” potong Varen.


Tentu saja Jenderal Diablo yang memiliki rank Legendary bintang enam tak percaya dengan kemampuan Gaymer. Apalagi nama itu baru saja didengarnya sekarang.


“Gaymer?” sindir Diablo dengan tatapan sinis dan melanjutkan, “Memangnya bisa apa tentara bayaran sampah seperti kalian ini, hah?”


Varen terdiam karena tidak bisa membuktikan apapun. Sebab dia juga tak mau menguak rahasia tentang Core yang ternyata memiliki empat jenis Core, yakni Meta Core, Weapon Core, Summon Core, dan Potion Core.


Semua Core yang didapatkan oleh Varen sebelumnya dari Keenam Dragon Prime, Kimiko, Freya, Venesis merupakan Summon Core dan Fallen Core merupakan Core berjenis weapon Core, serta Burst Core merupakan Core berjenis potion Core.


“Kami bersedia untuk tidak dibayar dalam menjalankan misi dari tuan Jenderal Diablo. Tapi jika Gaymer berhasil membawa hasil yang gemilang untuk misi ini, Jenderal Diablo harus mau menyewa kami secara permanen dan kami akan menerima bayaran 50% untuk misi yang berkaitan dengan zona Seravee,” usul Varen.


“Aku setuju.” Diablo mengangguk tegas menyetujui permintaan Varen. "Aku meminta menyelidiki salah satu pangkalan militer tersembunyi milik zona Seravee di wilayah Groztel (China)."


"Baik, Tuan Jendral Diablo," kata Varen mengangguk tegas.


“Bukan hanya kami yang akan menemukannya. Tapi kami juga akan menghancurkan dan menjarah semua isinya, hahaha …,” batin Varen tertawa jahat.


Varen dan Pradana pu izin pamit ke Jenderal Diablo. Tanpa disadari oleh keduanya, Jenderal Diablo telah menanamkan sebuah serangga iblis yang sangat kecil untuk memata-matai pergerakan Pradana dan juga Varen.


Intinya Jenderal Diablo adalah orang yang sangat waspada dan tidak mempercayai siapapun termasuk organisasi Devon. Walaupun organisasi Devon yang merupakan organisasi yang diketuai oleh Pradana sendiri telah banyak bekerjasama dengan pihak Abyss.


“Flying Spatial God!”


Varen dan Pradana pun masuk ke dalam lubang warp yang terhubung langsung ke kota NIzwa.

__ADS_1


Awalnya Jenderal Diablo meremehkan mereka berdua. Tapi pada akhirnya setelah melihat kemampuan Varen mampu menggunakan lubang warp yang sangat khusus tersebut, dia berubah.


Matanya melebar dengan rahang terjatuh dan bergumam, “Sial, mereka bukan ras biasa. Pantas saja Pradana saja tidak diketahui jenis rasnya dan tak pernah mengungkapkan jati dirinya selama ini.”


__ADS_2