
Enel pun meminum cairan tersebut dan langsung merasakan manfaatnya, “Luar biasa! Burst Potion ini sungguh sangat hebat,” pujinya dengan raut sumringah.
“Terima kasih. Itu Burst potion buatanku. Aku meramunya dan membuat efektivitasnya hanya 50%. Apakah tuan Enel juga tertarik?” tawar Varen dengan tersenyum licik.
“Iya aku tertarik. Tapi apakah harganya sama seperti yang beredar di pasaran?” Enel sangsi dengan harganya yang pasti mahal dan tak bisa dijual lagi ke para monster yang lain.
“Aku tidak tahu harga pasarannya berapa. Ya, sebagai pedagang, aku hanya seorang pemula dalam bisnis ini. Tapi jika harganya kurang cocok, kita bisa negosiasikan. Aku hanya menjual per botol 100 Pearl,” jawab Varen dan membuat para pedagang besar itu tersentak kaget.
“Apa?! 100 pearl?!” kata semua pedagang besar dengan menjatuhkan rahangnya.
“Ya, 100 pearl.” Varen mengangkat satu jari telunjuknya mengisyaratkan bahwa Burst Potion dijual seharga 100 pearl.
“Aku membeli kayu Pyon 1000 bongkahan!”
“Aku juga Burst Potion 1000 botol!”
“Aku juga keduanya masing-masing 1000!”
“... ….”
Para pedagang besar semuanya ricuh memesan kayu Pyron dan juga Burst Potion kepada Varen.
“Tenang, berbarislah! Kalau kayu aku hanya punya stok 10000 bongkahan dan akan melayani orang yang mau membayar semuanya. Tetapi jika Burst Potion aku punya stok yang sangat banyak. Berapapun yang kalian minta aku bisa memenuhinya sekarang,” jelas Varen menenangkan para pedagang besar yang mulai ricuh.
Semua pedagang terdiam dan salah satu pedagang besar dari ras Warbeast dan seorang gadis yang memiliki tubuh setengah Griffon mengacungkan tangan, “Berapa harga satu bongkahan kayu Pyron?”
“60 pearl! Tapi jika ada yang berani membeli semuanya aku potong 10 pearl menjadi 50 pearl per satu bongkahan kayu. Bagaimana?” tawar Varen.
“Aku ambil semuanya dan masukan ke dalam sini!” Sang gadis setengah Griffon pun melemparkan kartu asosiasi balai pusat pedagang miliknya ke arah Varen dan ditangkapnya.
__ADS_1
Vare yang sudah mengetahui cara transaksi menggunakan kartu tersebut, langsung menempelkan kartu miliknya ke kartu milik Anastasya dan muncul panel hologram.
Varen memasukan nama kayu Pyron dan jumlahnya 10.000 dengan total yang harus dibayar oleh Anastasya, yaitu 500.000 pearl kepada Varen.
Omset pedagang yang harus ditembus oleh Varen untuk naik ke level pedagang besar adalah 1 juta pearl.
Transaksi pun berhasil dan kartu milik Anastasya melayang perlahan menyerap semua kayu Pyoron yang tersusun rapi diatas rak yang menempel di dinding.
Varen pun mendekati Anastasya dan memberikan kartu miliknya yang sudah memiliki level A, “Terima kasih Nona muda, senang berbisnis dengan anda. Jika ada keperluan lain kita bisa bertukar nomor kontak.”
“Tentu.” Anastasya menerima kartu tersebut dan saling berjabat. “Namaku Anastasya Rudolf dari zona Warlord kasta Verlion. Kita sudah terhubung. Jika ada barang yang lebih bagus kamu bisa menghubungiku melalui kartu yang kau pegang itu.”
[Tiing! Selamat, tuan Varen Arsha telah melakukan transaksi senilai omset 500.000 pearl. Untuk naik ke level E, tuan masih membutuhkan omset 500.000 pearl lagi]
Anastasya pun pergi dan membuat para pedagang yang menginginkan kayu Pyron kecewa berat.
“Tenang, esok hari aku akan menyediakannya lagi lebih banyak!” teriak Varen untuk menenangkan para pedagang besar yang lain.
“Aku membeli 100 botol dahulu. Jika laku keras aku akan membelinya lagi,” pinta Enel dan memberikan kartu balai pusat perdagangan level B pada Varen dan langsung melakukan transaksi.
[Tiing! Selamat, tua Varen Arsha telah melakukan transaksi senilai omset 100.000 pearl. Untuk naik ke level E, tuan masih membutuhkan omset 400.000 pearl lagi]
“Terima kasih tuan Enel. Senang berbisnis dengan anda.” Varen pun memberikan kartu milik Enel.
Tiba-tiba dari empat pedagang yang tersisa, salah satunya memindai seluruh sudut toko Varen dengan tatapan sinis.
“Kamu memang benar-benar merusak pasar. Harga Burst Potion dengan efektivitas 50% itu dijual harga grosir 800 pearl per botol. Kau malah menjualnya 100 pearl per botol, maksudmu apa hah?” tanya Grindel ras Angel berkasta Cherubim, yakni malaikat yang memiliki 8 sayap dan seorang pedagang besar berlevel A.
“Ini jualanku dan aku hanya menjual kepada para pedagang besar dengan harga grosir bukan eceran. Lalu salahnya dimana?” tanya balik Varen dengan tersenyum licik.
__ADS_1
Grindel terdiam mendapat jawaban Varen, karena menurutnya jawabannya memang logis.
“Bukankah para pedagang besar seperti tuan ini menginginkan banyak keuntungan? Tuan tinggal membeli semua stok Burst yang aku miliki dan menjualnya dengan harga dibawah pasar dan pasti sangat laku keras,” sambungnya masih dengan tersenyum licik.
Grindel yang awalnya memandang rendah Varen. Dia langsung tertawa terbahak-bahak mendengar usulan yang diberikan Varen dan juga pandangannya terhadap sebuah teknik penjualan.
“Hahaha …. Kamu memang jenius saudara Varen, kamu memang jenius. Baiklah, aku akan membeli 100.000 Burst Potion untuk awalan.”
“Tentu. Bahkan aku bisa menyediakannya sekarang.” Varen tersenyum licik dan mengeluarkan 100 Burst Meta Core. “Shining Nova!”
Tanpa basa-basi lagi, Varen menunjukan pada kemat pedagang besar, bagaimana Varen meramu potion. 100 Burst Meta Core dipecah menjadi 100.000 pecahan dan langsung terserap ke dalam lingkaran sihir merah di permukaan tanah.
“Tuan! Kartumu!” Varen meminta kartu milik Grindel dan melakukan transaksi dengannya. 100.000 botol cairan merah masuk ke dalam kartu milik Grindel. “Transaksi sudah selesai, tuan. Aku memberikan harga khusus untukmu karena telah membeli 100.000 botol dariku. Aku memberikan harga 80 pearl per botol.”
[Tiing! Selamat, tuan Varen Arsha telah melakukan transaksi senilai omset 8.000.000 pearl]
[Tiing! Selamat tuan Varen Arsha telah memenuhi target omset 1 juta pearl dan berhak naik ke level E]
[Tiing! Selamat tuan Varen Arsha telah memenuhi target omset 2 juta pearl dan berhak naik ke level D]
[Tiing! Selamat tuan Varen Arsha telah memenuhi target omset 5 juta pearl dan berhak naik ke level C. Untuk naik level B, tuan Varen Arsha harus menembus omset 9.600.000 pearl]
Ketiga pedagang besar yang memiliki level B matanya berbinar-binar melihat Varen meramu Burst Potion. Tapi mereka tidak jadi membeli karena mereka bertiga tidak berani menjual Burst Potion seperti yang dijual oleh Grindel.
Pastinya jika ingin bersaing dengan Grindel masalah harga,maka mereka bertiga bukan lawan yang sepadan dengan Grindel.
"Tuan Varen Arsha. Apakah anda bisa memenuhi permintaanku untuk memberikanku kayu 10000 bongkahan kayu Pyron esok hari?" pinta Frans seorang pedagang besar dari ras Reploids.
"Tentu tuan. Datanglah esok sian. Aku besok akan membawa kayu Pyron yang lebih banyak," kata Varen dengan menganggukan kepala.
__ADS_1
Setelah mengemukakan permintaannya, Frans dan kedua teman pedagang besarnya pergi meninggalkan toko milik Varen. Hanya tersisa Grindel yang sangat kagum dengan kehebatan Varen dalam meramu Potion.