
Berita CEO W corp yang membawa seorang wanita saat pembukaan Mall W&W semua media menjadikannya headline. dalam semalam sudah menjadi tranding topik hastag #misteriwanitaceoWcorp.kali ini Randall sengaja membiarkannya. membuat imajinasi Pana nitijen semakin liar.
Sungguh malam ini Randall sangat ingin melihat wajah Mandy. dia sudah sangat merindukan kucing kecil nya itu
"selamat malam nona Mandy. "
" Auch..!! "
Randall berjalan ke arah Mandy yang tengah berjongkok merapihkan bunga mawar dengan
tergesa gesa.
" mengapa kau ceroboh sekali.."
" ceroboh!! Tuan yang mengagetkan ku."
Randall segera menarik ujung jari Mandy yang berdarah, mengulumnya mencoba menghentikan darah yang mengalir keluar.
Mendengar suaranya saja sudah membuat Mandy gagal fokus apalagi ini. sungguh sangat tidak sehat untuk jantungnya.
" tidak apa apa Tuan hanya luka kecil. "
semburat merah sudah menghiasi kedua pipi Mandy. nampak seperti tomat membuat Randall sangat gemas. Randall meraih kedua tangan Mandy membantu berdiri, menuntunnya
duduk bersama.
" Apa kau sudah memutuskan.. "
" memutuskan apa Tuan.. "
" Bukankah kemarin aku sudah mengatakan menikahlah denganku.apa kau lupa ??"
" maaf Tuan .. saya tetap pada jawaban saya .
saya tidak bisa.anda bisa pergi sekarang "!!
Tanpa peringatan Randall mengangkat tubuh kecil Mandy. tak memperdulikan Mandy yang memukul mukul dadanya minta di turunkan.
Randall melangkahkan kakinya menuju peraduan Mandy.
__ADS_1
Ruangan yang tak begitu luas namun terlihat nyaman dilengkapi dengan kamar mandi dalam.sebuah ranjang kecil yang hanya muat untuk satu orang. sebuah lemari kecil dan meja kecil di sebelah ranjang. tak satu pun benda mewah disana.
Randall merebahkan Mandy di kasur yang sudah sedikit keras.dan tentu segera menyusul Mandy merebahkan diri di sampingnya.
melingkarkan kedua tangannya diperut Mandy yang masih rata, mendekapnya erat. menghirup kuat aroma manis bunga yang menghipnotis otaknya.
POV Randall on*
Hatiku terasa sakit,kosong aku tak bisa memenuhi janjiku pada gadis kecilku. aku terlambat dia telah pergi untuk selamanya.
Bolehkah aku seperti ini didekat mu.
aku tidak tau kenapa aku ingin bersamamu saat ini.apa karena kau mengandung benih dariku atau.. ?? entahlah yang aku tau aku ingin bersamamu.
POV Randall off*
" dimana teman mu tidur.."
" disini dia tidur dari pagi sampai sore,kan dia kerja di malam hari.dia hanya membantu ku untuk menerima pesanan online, dan aku yang akan mengerjakan pesanan. kamar ini punya dua pemilik cuman beda sift . kenapa aku menceritakan semua ini pada Tuan. "
" karena aku bertanya "
" Vin .. akan mengurusnya.
sudah tidurlah aku sangat lelah "
Randall memejamkan Mata. mempererat pelukannya, nafasnya kini sudah mendengkur teratur.
Awalnya Mandy sangat merasa takut saat Randall menggendongnya, seperti de Javu di malam itu. namun tubuhnya tak menolak Randall.tak singkron antara otak dan hati nya.
POV Mandy on*
Bukankah seharusnya aku membenci mu. bukankah harusnya aku marah, mengamuk memukuli mu sampai aku puas karena
kau yang sudah merebut kehormatan ku.
tapi kenapa aku tak bisa ,aku begitu nyaman saat kau memelukku, mencium aroma wangi tubuh mu membuat ku merasa tenang.
Jujur aku Merasa gila dengan semua ini. terkadang kau sangat kasar terkadang kau lembut membuat hati bertanya apa gerangan sebenarnya yang kau mau dariku.
__ADS_1
POV Mandy off*
Mandy meraba tiap inci wajah Randall, matanya yang terpejam, hidungnya yang mancung, bibirnya yang terasa lembab saat di sentuh, rahang nya sangat sempurna membingkai wajah. Mandy berusaha melukiskan wajah Randall di pikiran nya.
" sudah .. puas . ."
Mandy Sontak terkejut dan melepaskan tangannya dari wajah Randall. wajahnya seperti kepiting rebus, seperti maling yang kepergok. malu ......mau di sembunyikan dimana mukanya.
" sudah .. tidurlah.."
" Tuan apa yang membuat anda sedih "
" hmmmm . kau tau "
" aku bisa merasakan nya ...
suara anda juga terdengar berbeda "
" kau memang cenayang yang hebat "
" tapi aku hanya lelah.
bisakah kita tidur sekarang "
" hmm "
kedua kini telah terlelap menjelajahi pulau mimpi mereka.
****
sementara Vin kembali kedalam mobil setelah selesai membereskan toko dan mematikan lampu lampu.entah benar atau salah dia membereskannya. kalau menurut Vin itu sudah paling benar.
vin merasa sedikit merasa lega. dia mengira tuanya akan kembali hilang kendali saat mengetahui bahwa gadis kecil yang di carinya selama ini telah meninggal. setidaknya itu informasi yang di dapatkan Vin.
polisi telah menutup penyelidikan karna lebih dari 10 tahun. dan semua bukti yang ada telah di hilangkan. keluarga korban juga telah menyatakan bahwa itu semua murni kecelakaan.
reaksi Randall benar benar diluar dugaan Vin. alih-alih marah dia malah meminta diantara menemui Mandy.
" gadis ini benar benar punya sihir " gumam Vin sambil meringkuk di dalam mobilnya. nasib sekertaris pribadi yang Malang. meringkuk kedinginan dalam mobil menunggui Tuannya yang sedang melepas rindu.
__ADS_1