Gadis Buta Tuan R

Gadis Buta Tuan R
Episode 21


__ADS_3

Dia sudah berjanji pada Mandy untuk tidak melakukan hal itu sebelum mereka resmi menikah. tapi melihat ciptaan Tuhan yang seindah ini.


" Stop.."


Terlambat, kain tebal berwarna putih itu kini sudah dilantai. terlepas dari genggaman tangan kecilnya.dia terkejut mendengar seseorang ada di kamarnya.


" Aaaaaaaaaaa.." tangannya menutupi kedua tomatnya. lalu salah satunya turun menutup hutan rimba yang rimbun di bawah. bingung mana yang di harus di tutupi lebih dulu.


" aku.. aku menutup mataku .. aku tidak lihat apa apa " Randall pun menutup kedua matanya .


" Keluar.. keluar dasar Mesum.. "


Randall segera berlari keluar kamar. setelah di usir oleh yang empunya.


" Bruuuk.."


Tabrakan tak bisa dihindarkan dua pasang kaki dengan kecepatan tinggi tak bisa lagi mengerem.alhasil kini keduanya jatuh terduduk memegangi pinggang masing masing.


" perhatikan langkah mu "


" maaf Tuan saya hanya khawatir mendengar nona berteriak. " jawab seorang laki-laki berperawakan kecil.yqng kini tengah mengulurkan jangan mendirikan Tuanya


" Tidak ada apa apa .. siapkan saja makan siang " dengan suara datar namun tidak dengan wajahnya yang merah padam.


" baik Tuan.." Mateo segera berlalu tak mau menjadi pelampiasan dari Tuannya.


makan siang telah tersaji dua orang duduk berhadapan dibatasi meja kayu persegi panjang. hening hanya dentingan sendok dan garpu yang menari di atas piring masing masing.jangan tanya Mella kemana nona ini tau diri untuk tidak menganggu acara makan siang sejoli yang sedang canggung ini. insiden handuk putih yang masih jelas di benak mereka.


" emh.... apa mual-mual nya sudah berkurang" Randall berusaha mengawali kata berusaha untuk mencairkan suasana beku ini.

__ADS_1


" sudah sedikit berkurang Tuan "


" sudah. ku bilang jangan panggil aku Tuan "


" emmh.. hmmm maaf " ucap Mandy sendu sambil menundukan kepalanya.


" katakan maaf dengan benar nona"


dengan perlahan pria tampan ini mendekati Mandy.


" oh.. Tuhan apa yang mau dia lakukan. kenapa dia sedekat ini.bahkan aku busa merasakan hembusan nafasnya. apa ini .. apa dia mau menciumku. apa yang harus aku lakukan." mandi bergumam dalam hati wajahnya terasa panas. tangannya sudah meremas rok yang ia pakai refleks Mandy pun memejamkan matanya.


sesuatu menyentuh ujung bibirnya.membuat Mandy membuka matanya kembali.


" makanlah dengan baik nona. " Randall mengusap ujung bibir mandi dengan lembut membersihkan sisa saus yang menempel.


ingin rasanya Mandy mengubur kepalanya seperti burung unta yang sedang ketakutan.dia sudah tidak bisa lagi menghadapi semua rasa malunya ini.hari ini dia merasa sangat beruntung berkat matanya yang buta.dia tidak bisa melihat wajah Randall.


" Mella.. "


" iya Tuan " dengan langkah seribu Mella menghampiri Tuannya


" istirahatlah " Randall berbisik pada telinga Mandy. sebuah kecupan singkat di pucuk rambutnya. kembali membuat Mandy tersipu.


jiwa jomblo Mella hampir menangis karena harus menyaksikan kemesraan Tuan dan sahabatnya.


*******


Malam sudah sangat larut seseorang pria keluar dari mobilnya yang baru saja terparkir di garasi dengan rambutnya yang berantakan kan dasinya yang sudah kendor. wajahnya nampak kusut seperti baju yang belum disetrika. akhirnya dia bisa pulang setelah berkutat dengan semua pekerjaan yang di tinggalkan oleh Tuannya.untungnua sekertaris Kim hari ini mau lembur membantunya kalau tidak mungkin dia harus tidur di kantor lagi.

__ADS_1


langkahnya terhuyung menuju dapur tenggorokan terasa sangat kering. matanya yang sudah tinggal 5 watt membuatnya sudah tak begitu jelas melihat sekitar. dan tanpa aba aba .


" Bruuuuuuuusssssttt"


" apa .. apaan kau ini " ngatuknya seketika hilang oleh semburan lahar dingin rasa jeruk dari mulut seorang wanita yang berdiri di hadapannya.


" maaf.. maaf . " Mela segera membersihkan wajah Vin dengan apapun yang bisa dia raih.


beberapa kali usapan.Vin merasa ada yang tak beres dengan wajahnya yang terasa panas.


" apa yang kau lakukan."


" membersihkan mu ... apa lagi"


Vin menahan pergelangan tangan Mella .


" lihat apa yang kau gunakan untuk membersihkan ku " Vin merasakan panas dan perih di wajahnya


Mata Mella membulat melihat wajah Vin yang bukannya bersih malah berubah jadi merah. dia lihat kain yang di gunakannya ternyata dia gunakan untuk membersihkan saos sambal yang berceceran saat makan kentang goreng


" haaaaa.. astaga.... " panik Mella menguyur kan sebotol minuman kemasan rasa jeruk dari lemari pendingin yang belum sempat dia habiskan.


" dasar wanita ga waras . "


" hey .. aku menyelamatkan mu kenapa kau malah memakiku.dasar orang tidak tahu terimakasih."


Mella berkacak pinggang .lalu melenggang pergi tanpa rasa bersalah karena menurutnya dia tidak salah Vin lah yang mengagetkan nya.


" dasar wanita ga waras.kalau bukan teman nona. iihhh.. akan ku ikat lalu aku emmh hmmm "!! Vin menggerutu sambil menekuk nekuk tangannya.

__ADS_1


memang terkadang tidak mudah menjabarkan kemauan hati. apa lagi dengan keadaan dingin di tengah malam .


__ADS_2