
"Mina,kamu jangan tersinggung ya,Alfa anak nya memang agak sombong dan keras kepala,tapi dia baik kok."Ucap mama Talita kepada Mina.
"Gak apa-apa kok nyonya, saya mengerti."Jawab Mina memberikan senyuman palsu nya.
"Yaudah,saya mau masuk kamar dulu,jadi ikut gak selera makan lagi."Ucap mama Talita yang kemudian berjalan meningal kan meja makan dan ikut menaiki tangga menuju kamar nya yabg ada di lantai atas.
"Arghhh! Merepotkan sekali,udah di siapin makanan eh malah gak mau makan, gimana sih ngeselin banget ni orang kaya."Celetuk Mina yang kemudian kembali membereskan makanan tersebut.
"Mina, yang sabar ya, itu lah sifat orang kaya."Ucap bi Ijah kepada Mina.
"Iya, iya paham."Jawab Mina dengan ketus.
Seperti nya Mina ini bukan lah seorang gadis baik yang di ucap kan oleh mama Talita, seperti nya itu hanya lah sandiwara belaka.
Keesokan harinya.
"Morning!"Ucap Saskia melambaikan tangan nya ke pada Lisa dan Mala.
"Nah sekarang Lo sendirian yang telat ya, kemana aja sih? gue sama Mala pegel nih nungguin Lo."Ucap Lisa kepada Saskia.
"Tau ni anak."Jawab Mala.
"Sorry sih gue kan orang yang super sibuk."Jawab Saskia sambil tertawa.
"Sibuk bucin sama Drakor kan Lo? Ayo loh ngaku."Ucap Mala kepada Saskia.
"Udah-udah, Gimna kalo sekarang kita masuk kelas aja, sebentar lagi bel bakal bunyi."Ucap Lisa kepada kedua sahabatnya.
"Yaudah deh ayo!"Ajak Mala.
"Tunggu bentar deh."Ucap Saskia dengan pandangan ke arah gerbang sekolah.
"Lah,bukan nya itu Alfa ya? Siapa tu perempuan yang berjalan di samping nya?"Tanya Mala kebingungan.
Sementara itu Lisa hanya menatap dengan tatapan yabg nanar.
__ADS_1
"Lis,Lo baik-baik aja kan?"Tanya Saskia kepada Lisa.
"Gue baik-baik aja kok,kalian apaan sih, paling itu sepupu atau temen nya kan? Kita gak tau, Yaudah ayo masuk kelas,bel udah bunyi tuh."Ucap Lisa yang kemudian ngeloyor masuk ke dalam kelas.
Sementara itu Saskia dan Mala hanya saling pandang, mereka tau Lisa saat ini berusaha menyimpan rasa sedih nya karena melihat Alfa yang berangkat sekolah dengan perempuan lain.
"Siapa ya cewek itu? Kok gue gak pernah lihat Alfa sama dia,kek nya dia murid baru deh? Tapi apa dia sepupu nya Alfa? Kok gue gak pernah denger dia punya sepupu cewe ya,tapi dia kelihatan nya gak culun kayak gue deh, pantesan Alfa gak malu Deket sama dia."Bain Lisa memikirkan tentang apa yangg di lihat nya di gerbang sekolah tadi.
Sementara itu Saskia dan Mala baru saja tiba di kelas dan duduk di kursi mereka masing-masing tanpa bicara apa-apa ke Lisa karena mereka tidak mau tambah merusak mood Lisa.
Sementara itu di luar kelas.
"Lo ngapain berjalan di samping gue, belakang bisa gak sih? Emang nya Lo siapa nya gue? Dasar anak pembantu nyusahin. Sana ruang kapsek,ke sana dulu Lo."Ucap Alfa malas dan kemudian berbelok arah melangkah pergi meningal kan Mina.
"Arghh, sombong banget sih tu anak nya Talita,tapi ganteng banget wajar sombong dan angkuh."Batin Mina yang kemudian berjalan menuju kantor kepala sekolah.
Setelah beberapa menit semua siswa dan siswi masuk ke dalam kelas, guru mereka pun masuk ke dalam kelas itu.
"Pagi anak-anak!"Ucap sang guru berdiri di depan kelas mereka.
"Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru, ibu harap kalian bisa bekerjasama dengan berteman dengan baik ya, ayo nak silahkan masuk."Ucap guru tersebut dan kemudian memanggil murid baru itu untuk masuk ke kelas.
"Permisi."Ucap siswi itu masuk ke dalam kelas dan berdiri di samping Bu guru.
"Ayo perkenalkan nama mu."Ucap guru tersebut.
"Hay semua nya, kenalin nama gue Mina."Ucap Mina sambil tersenyum kecil.
"Ternyata dia."Batin Lisa.
"Bukan nya itu cewe yabg tadi sama Alfa ya Lis?"Ucap Mala.
"Mala, diem!"Ucap Saskia marah.
Sementara Lisa hanya diam saja.
__ADS_1
"Oke Mina,kamu duduk di bangku kosong yabg ada di belakang Lisa ya."Ucap guru tersebut.
"Baik Bu."Ucap Mina yang kemudian berjalan menuju bangku kosong belakang Lisa.
"Hay."Ucap Mina menyapa Lisa.
Lisa tidak menjawab nya dia hanya diam dan sedikit tersenyum.
"Sombong banget sih siswa siswi di sekolah ini,apa mungkin karena mereka semua nya orang kaya ya? Jepit rambut yang di pakai perempuan itu aja kelihatan nya mewah banget walaupun dia berpenampilan culun."Batin Mina melihat rambut Lisa dan kemudian duduk di bangku nya.
"Gak bisa, gak bisa di biarin,gue harus bisa deketin Alfa, kan dia anak tunggal kalo gue berhasil dapetin dia berarti gue dapetin uang yang banyak, terus ntar gue jadi orang kaya dong dan orang-orang gak bakal mandang rendah gue lagi."Batin Mina yabg sejak awak memang memiliki rencana jahat.
Setelah semua nya siap,guru itu pun akhirnya memulai pelajaran pertama.
Satu jam pun berlalu,kini bel sekolah pun kembali berbunyi menandakan bahwa jam pelajaran pertama sudah selesai, dan ini membuat semua murid di sekolah itu lega karena mereka akhirnya bisa ke kantin melepaskan rasa lapar dan dahaga.
Lisa dan dua sahabat nya pun berdiri dari duduknya setelah guru mereka keluar dan di ikuti para siswa siswi lain yang beramai-ramai menuju kantin.
Sementara itu Mina yang belum memiliki teman hanya kebingungan entah siapa yang bisa dia dekati.
"Lisa, Saskia, ke kantin yuk!"Ajak Mala kepada Saskia dan Lisa.
"Ayo, ini baru juga mau pergi."Jawab Lisa.
Mereka pun akhirnya sama-sama pergi menuju kantin tampa mempedulikan Mina yang masih duduk diam di belakang mereka.
"Aishhh, gimna nih? Gue juga laper mau ke kantin malu banget,apa kue cari Alfa aja ya? Itung-itung bikin yang lain iri lihat gue Deket sama cowok populer di sekolah ini."Batin Mina ganjen dan kemudian berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju ruang kelas Alfa.
Sebelum dia ke kapsek tadi dia sempat melihat Alfa masuk ke kelas nya dan itu membuat nya tau di mana kelas Alfa.
"Ini kah ya?"Ucap Mina yang kemudian masuk ke dalam kelas Alfa.
Sementara itu Alfa yang baru saja hendak pergi ke kantin kaget melihat Mina yang datang ke kelas nya, hal ini membuat Alfa kesal dan jengkel karena dia benar-benar ilfil terhadap Mina yang notabennya sangat caper bagi nya.
Bersambung ....
__ADS_1