Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong

Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong
CC VS KKS #78


__ADS_3

Begitu lah Lisa yang khawatir akan keadaan Alfa dan dia tidak tidur semalaman.


Keesokan harinya.


Terlihat Lisa yang sedang termenung di samping ranjang nya dengan seragam sekolah yang sudah dia gunakan.


Dia menunggu papa nya untuk membuka pintu baru lah dia bisa keluar dari kamar itu.


"Lisa, bangun lah, Aditia sudah menunggu."Ucap papa Abian masuk ke dalam kamar Lisa setelah membuka kunci pintu.


Sebenarnya Lisa tidak ingin masuk sekolah sama sekali, namun ia sangat ingin mengetahui bagaimana kabar Alfa.


"Iya."Jawab Lisa singkat yang kemudian berjalan keluar dari kamar menuju ruang tengah.


Papa Abian pun hanya melihat kedinginan anak nya itu terhadap dirinya.


"Ayo!"Ucap Lisa kepada Aditia yang sudah menunggu nya di ruang tengah.


Mereka pun sama-sama keluar dari vila dan masuk ke dalam mobil Aditia.


"Lo gak lupa kan sama janji Lo? Ingat Lisa besok Malam adalah acara pertunangan kita, Lo gak berniat untuk kabur lagi kan?"Tanya Aditia kepada Lisa sambil mengemudi mobil nya menuju sekolah.


"Iya."Jawab Lisa singkat dengan wajah datar nya.


"Bagus."Ucap Aditia lagi.


Lisa pun hanya bisa pasrah dan diam menerima semua kenyataan pahit ini, demi menyelamatkan Alfa dari Aditia dan papa nya.


Sementara itu di sekolah.


"Huh, kok gue jadi inget Aditia Mulu ya? Apa gue udah gak waras lagi? Huh ayo lah Mala sadar dia itu tunangan Lisa."Batin Mala sambil berjalan memasuki gerbang sekolah.


"Mala!"Pangil Saskia dari belakang Mala.


Namun Mala sama sekali tidak menjawab nya dan terus berjalan.


"Tu anak kenapa tiba-tiba jadi budek, ya?"Batin Saskia terus mengejar Mala.


Saskia pun memegang pundak Mala karena mala benar-benar tidak mendengar nya.


"Iya Dit ada apa?"Tanya Mala berbalik.


"Dit? Dit siapa?"Tanya Saskia kebingungan.


"Astaga, Saskia Lo ngagetin aja sih."Jawab Mala mengalihkan pembicaraan.


Karena terus memikirkan Aditia Mala pun menjadi tidak fokus dan mengira Saskia adalah Aditia.


"Lo sakit ya?"Tanya Saskia sambil menempelkan punggung tangannya ke kening Mala.


"Paan sih Lo, gue baik-baik aja, cuma kaget doang."Ucap Mala.


"Terus kenapa gak noleh gue panggil?"Tanya Saskia yang kemudian berjalan mengiringi Mala.


"Ya maaf gue gak denger."Jawab Mala sambil tertawa.

__ADS_1


"Yaelah."Ucap Saskia.


"Ada apa sih?"Tanya Mala lagi.


"Gue nyari Lisa, tapi gak nemu, kok dia belum datang ya?"Ucap Saskia celingak-celinguk.


"Ya mana gue tau."Jawab Mala cuek.


"Kok Lo ngomong gitu sih?"Ucap Saskia aneh.


"Lah kan gue emang gak tau."Mala terlihat agak berbeda dengan perkataan nya.


Namun saat itu Aditia dan Lisa pun tiba di sekolah.


"Nah, itu dia mereka!"Ucap Saskia yang kemudian menyeret Mala untuk menghampiri mereka.


"Saskia,Mala."Tegur Lisa.


"Morning gais!"Ucap Aditia.


"Morning too."Jawab Mala terlihat bersemangat.


"Kalian kok lama banget?"Tanya Saskia kepada Lisa dan Aditia.


"Gak lama, di jalan macet."Jelas Aditia.


"Yaudah yuk ke kelas."Ucap Saskia kepada Lisa.


"Iya ayo!"Jawab Lisa.


"Gue anterin."Bisik Aditia.


Entah apa yang terjadi dengan Mala, sekarang dia terlihat sangat risih saat Aditia dekat dengan Lisa.


Seperti nya Mala tidak bisa membohongi rasa cemburunya terhadap Lisa.


"Eh, gue ke kelas duluan ya."Ucap Mala berjalan meningal kan Saskia dan Lisa.


"Lah,kok gak barengan aja? Saskia kok Mala aneh ya?"Tanya Lisa bingung dengan perubahan sikap Mala.


"Udah, sekarang kita masuk, nanti aja bahas nya, bela juga kan udah bunyi."Ucap Saskia.


"Ya udah, kak aku masuk sama Saskia dulu ya."Ucap Lisa singkat dan kemudian mengandeng tangan Saskia kemudian berlalu pergi dari hadapan Aditia.


"Oke."Jawab Aditia yang juga berjalan menuju kelas nya.


Sementara itu di sisi lain.


"Alfa, bangun sayang udah pagi."Ucap mama Talita kepada Alfa yang masih tertidur.


Namun mama Talita pun kaget karena merasa suhu tubuh Alfa semakin panas.


"Ya tuhan,dia demam tinggi lagi."Batin mama Talita kebingungan karena kondisi anak nya yang sekarang.


"Ma,Lisa ma, Lisa."Lirih Alfa.

__ADS_1


"Alfa, apa yang terjadi? Mengapa kau terus memangil Lisa? Mama khawatir dengan mu nak."Ucap mama Talita sambil menangis.


"Tidak ada jalan lain, aku harus menelpon Lisa mengunakan ponsel Alfa untuk mencari tau apa yang terjadi."ucap mama Talita yang kemudian mengambil ponsel nya dan menelpon Lisa.


Namun mama Talita tidak tau jika ponsel Lisa sekarang sedang di pegang oleh papa nya.


Papa Abian yang melihat Telpon masuk dengan nama Alfa pun bergegas mengambil ponsel tersebut dan menggeser tombol hijau untuk mengangkat panggilan tersebut.


Call on.


"Kenapa kamu masih saja menghubungi anak saya? Bukan kah saya sudah mengatakan kepada kamu jika kamu jangan menganggu Lisa lagi karena dia akan saya jodoh kan dengan Aditia!"Bentak papa Abian yang mengira jika itu adalah Alfa.


Tut ... Tut ... tut. Sambungan telepon itu pun langsung terputus.


Call of.


Lebih tepatnya di matikan oleh mama Talita.


Tangan mama Talita menjadi gemetar,ia mengira jika Lisa yang akan mengangkat panggilan tersebut namun ternyata ia di buat kaget dengan suara laki-laki yang begitu kasar, sekarang mama Talita pun mengetahui apa yang sebenarnya terjadi kepada Alfa anak nya.


"Sayang,maaf kan mama, mama tidak tau harus berbuat apa lagi,mama tau kau sangat mencintai Lisa, tapi papa nya adalah orang jahat."Geram mama Talita sambil menatap wajah Alfa yang babak belur.


Sementara itu Alfa masih saja demam tinggi dan memangil-mangil nama Lisa.


Sementara itu di sisi lain.


Bel sekolah pun kembali berbunyi menandakan bahwa sudah waktunya bagi para siswa dan siswi untuk istirahat setelah melewati pelajaran pertama.


"Mala, Lisa, ke kantin yuk!"Ajak Saskia kepada kedua orang sahabat nya.


"Ayo!"Jawab Lisa.


"Kalian duluan aja, gue nyusul."Jawab Mala cuek.


"kenapa?"Tanya Lisa.


"gak apa-apa gue masih mau ngerjain sesuatu."Jawab nya.


"Yaudah deh, kita duluan ya."Ucap Saskia.


Mala pun hanya menjawab itu dengan anggukan.


Lisa dan Saskia pun berjalan meningal kan kelas itu untuk menunju ke kantin.


"Saskia, sebenarnya Mala kenapa?"Tanya Lisa penasaran.


"Gue gak tau Lisa, tadi pagi itu dia kayak ngelamun, sampai-sampai gue panggil dia gak denger."Jelas Saskia.


"Terus?"


"Dan lebih aneh nya lagi dia manggil gue dengan sebuah dit. Aneh banget kan."Jelas Saskia.


"Dit? Dit siapa."Tanya Lisa.


"Ya mana gue tau lah."Jawab Saskia.

__ADS_1


Setelah perbincangan itu Lisa dan Saskia pun memilih untuk melupakan nya sejenak karena mereka sudah tiba di kantin, mereka pun memilih tempat duduk kosong dan memesan makanan dan minuman.


Bersambung ....


__ADS_2