
Mama Talita pun akhirnya membisikkan sesuatu yang akan mereka lakukan terhadap Mina agar Mina menerima semua karma atas kejahatan yang telah dia lakukan.
Terlihat ibu nya Mina yang sedang mencuci piring.
"Buk."Lirih Mina melihat ibu nya.
"Mina, ngapain kamu ke sini? Sana istirahat dan ganti baju."Suruh ibu Ijah.
Namun tiba-tiba saja Saskia berdiri di belakang mereka.
"Engak! Enak aja mau istirahat, aku ini lapar!"Ucap Saskia dengan kasar karena ia mengingat bagaimana bi Ijah menampar Lisa saat itu dan itu membuat Saskia menyimpan dendam.
"Kamu? Ngapain kamu ke sini? Mina,bukan kah dia itu adalah teman dari perempuan yang menyakiti mu di malam ulang tahun tuan muda Alfa kemarin?"Tanya bi Ijah marah.
"Ibu, sudah lah diam saja."Ucap Mina yang tidak mau masalah ini semakin besar.
"Tapi Mina?"Ucap bi Ijah tidak mengerti.
"Saskia, Lo tunggu aja di depan,gue bakal masak kok."Jawab Mina pasrah.
"Bagus."Ucap Saskia yang kemudian berlalu pergi.
Mina pun mulai membantu ibunya memasak.
"Bu, mengapa mereka ada di sini?"Tanya Mina kepada ibu nya.
"Seharusnya ibu yang bertanya kepada mu,apa yang dia lakukan di vila nya nyonya Talita ini?"Tanya bi Ijah lagi.
"Hmm,bukan kah nyonya Talita tidak menyukai mereka?"Tanya Mina.
"Iya, tetapi mengapa mereka seperti berkuasa di rumah ini,dan nyonya Talita terlihat sangat perhatian kepada mereka."Jelas bi ijau kepada anak nya.
"Ini gak bisa di biarin, kayaknya ada yang gak beres deh."Batin Mina.
Tampa di sadari oleh Mina dan ibu nya mama Talita sudah mengetahui semuanya kejahatan yang di lakukan oleh Mina.
"Mina, tolong buat kan sup terlebih dahulu untuk Alfa ya. Dan bi Ijah tolong siap kan makanan untuk anak-anak di depan."Ucap mama Talita yang tiba-tiba muncul di dapur saat Mina dan ibu nya sedang berdiskusi.
"Baik nyonya."Jawab ibu dan anak itu mengiyakan ucapan majikan mereka.
"Ibu, aku di suruh nyonya Talita buat bikin sup untuk tuan muda Alfa?"Ucap Mina tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
"Mina sayang, ini kesempatan bagus untuk mu,agar kau bisa semakin dekat dengan tuan muda Alfa, ayo sekarang cepat siap kan itu."Ucap bi Ijah yang ternyata selalu mendukung kejahatan anak nya.
Namun mereka tidak tau jika Lisa juga ada di sana dan di kamar Alfa.
Sementara di ruang tengah.
"Tante, Gimna?"Tanya Saskia mendekati mama Talita yang baru saja dari dapur vila.
__ADS_1
"Beres."Ucap mama Talita.
"Good."Jawab Mala.
"Sekarang kalian berdua terserah mau ngapain aja,kalau perlu bikin rumah ini berantakan biar nanti Mina gak ada waktu istirahat,Nair dia sadar posisi dia itu seperti apa di rumah ini."Ucap mama Talita dengan Geram nya.
"Siap Tante."Jawab Saskia dan Mala secara bersamaan.
Seperti nya mereka benar-benar akan menyiksa Mina dengan pekerjaan rumah itu.
Sementara itu di kamar Alfa.
"Alfa,ayo lah pakai baju Lo, sampai kapan Lo bakal begitu?"Tanya Lisa kesal melihat Alfa yang tak kunjung memakai pakaian nya.
"Lo gak mau main-main dulu nih?"Tanya Alfa mengoda Lisa.
"Apa? Bermain apa?"Tanya Lisa kebingungan.
"Seperti kemarin malam?"Bisik Alfa ke telinga Lisa.
"Alfa! Dasar mesum! Gak, gue gak mau! Itu meyakit kan!"Umpat Lisa kesal dengan ucapan Alfa.
"Menyakitkan tapi, enak ya sayang?"Ucap Alfa benar-benar menujukkan kemesuman nya.
"Kau menyebalkan kan."Ucap Lisa berlalu pergi dan duduk di samping ranjang Alfa.
Lisa memanyun kan bibir nya Tampa menatap Alfa.
"Rasanya aku sangat ingin memakan mu!"Ucap Alfa yang kemudian mengambil pakaian di lemari pakaian nya.
Namun saat ingin memakai baju, Alfa merasa punggung nya begitu sakit, entah itu karena bekas pukulan dari bodyguard papa nya Lisa beberapa hari lalu atau yg lain nya.
"Arghh!"Ucap Alfa meringis.
"Ada apa?"Tanya Lisa kaget.
"Argh! punggung gue, sakit banget."Ucap Alfa sambil menahan sakit nya.
Lisa yang khawatir pun berjalan menuju Alfa.
"Sini biar gue lihat."Ucap Lisa memegang pundak Alfa.
Benar saja, terlihat memar di punggung Alfa.
"Astaga."Ucap Lisa kaget dengan bekas itu.
"Ada apa?"Tanya Alfa.
"Ada luka lebam di punggung Lo, ini, ini gara-gara gue ya?"Tanya Lisa sedikit gemetar menahan rasa sedih dan bersalah nya.
__ADS_1
"Udah, lupain aja, mending Lo bantuin gue pake baju."Ucap Alfa.
"Tapi kan belum di obatin."Lisa terlihat sedih.
Tok ... tok ... tok. Tiba-tiba saja ada suara ketukan di luar pintu kamar Alfa.
"Eh,ada yang datang, bentar ya, gue bukain dulu pintu nya."Ucap Lisa kepada Alfa.
"Oke Sayang."Ucap Alfa sambil mengedipkan mata nya.
Lisa pun berjalan membukakan pintu kamar itu.
"Alfa ini sup nya ... "Ucap Mina kaget melihat orang yang berdiri di hadapan nya bukan Alfa melainkan Lisa.
"Lo, ngapain Lo di sini?"Ucap Mina kepada Lisa.
Lisa pun menjalankan rencana mereka untuk tidak melawan Mina dan bicara dengan baik.
"Em, gue,gue cuma jenguk Alfa kok."Jawab Lisa.
"Siapa yang mengijinkan nya, gak tau malu banget ya Lo!"Ucap Mina marah dan kecewa karena Lisa berada di dalam kamar Alfa.
"Siniin sup nya, biar gue yang kasih ke Alfa."Ucap Lisa kepada Mina.
"Enak aja,nyonya Talita minta gue yang kasih ini ke Alfa, bukan ke Lo."Ucap Mina masih bisa sombong.
"Udah,kasih aja ke gue."Ucap Lisa lagi.
Lisa pun menarik sup itu agar tumpah di tangan nya.
"Ahh, panas! Awww! Sakit!"Ringis Lisa kesakitan.
Alfa yang baru selesai memakai baju nya pun bergegas menghampiri Lisa.
"Kenapa? Lo kenapa?"Tanya Alfa khawatir sambil memegang tangan Lisa.
"Mina, dia ngirem gue pake sup panas."Ucap Lisa dengan wajah manja nya kepada Alfa.
"Gak,dia bohong dia yang narik sup nya!"Mina membela dirinya.
"Gak Alfa,gue cuma mau ngasih sup nya ke Lo,tapi dia malah marah dan gak mau ngasih terus di siram ke tangan gue!"Ucap Lisa kesakitan.
"Mina! Lo berani banget ya? Lo gak lihat apa, tangan nya jadi merah kayak gini!"Bentak Alfa kepada Mina.
Sementara itu mama Talita dan yang lain nya lun bergegas menghampiri Lisa dan Alfa ke kamar mereka karena mendengar suara keributan tersebut.
Tidak butuh waktu lama mereka pun tiba di kamar Alfa.
Bersambung ....
__ADS_1