Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong

Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong
CC VS KKS #52


__ADS_3

Papa Aciel terdiam, ia tau di antara papa Abian dan Lisa pasti ada sedikit percekcokan, dan ia pun memaklumi hal itu.


"Baik lah,aku mengerti, aku juga belum mengatakan hal ini kepada putra ku,dan aku juga tidak tau apa tanggapan nya nanti yang jelas ini tidak boleh di batalkan."Jelas papa Aciel menjawab ucapan papa Abian barusan.


"Baik lah, terima kasih sudah memahami ku, kalau begitu aku tutup dulu telepon nya."Ucap papa Abian yabg juga menghawatirkan keberadaan Lisa.


"Baik lah, Sampai jumpa nanti."Ucap papa Aciel.


Papa Abian pun memutuskan telpon itu secara sepihak.


Call off


"Arghhh! Anak itu benar-benar sama seperti mama nya! Keras kepala!"Ucap papa Abian kesal.


Sementara bi Inem yang takut kena imbasnya pun berlari menuju dapur.


"Ya tuhan non Lisa, mengapa non ningalin bibi? Bibi tau non gak mau di jodohin."Batin BI Inem sambil menyeka air matanya.


Sementara itu, Lisa sedang menyusuri jalan setapak dengan langkah kaki yang sudah lemah.


"Aduh,kaki gue sakit banget,gue juga bingung mau kemana, gimana dong?"Tanya Lisa kepada dirinya sendiri.


Tidak mungkin bagi Lisa untuk kembali ke vila, dan dia juga tidak mau pergi ke rumah Mala atau Saskia karena papa nya pasti akan mengetahui keberadaan nya cepat atau lambat.


Di sisi lain.


"Mah, Alfa keluar bentar ya."Ucap Alfa sambil menuruni tangga menuju lantai bawah.


"Mau kemana Alfa?"Tanya mama Talita.


"Main bentar."Jawab Alfa.


"Oh,ya udah deh, jangan lama-lama ya.


"Hmm."Jawab Alfa.


Namun tiba-tiba Mina menghampiri Alfa.


"Tuan, apa saya boleh ikut? Saya mau membeli beberapa buku di mall."Ucap Mina beralasan.


"Siapa Lo berani banget ngikutin gue,gue gak pulang, udah lah."Ucap Alfa membentak Mina.


"Alfa!"Ucap mama Talita marah.


"Ma,anak mama dia atau aku?"Tanya Alfa lagi.


"Em,Mina,udah lah, mendingan besok aja ya kamu beli buku nya."Ucap mama Talita yang kemudian membela Alfa.


"Maaf ya nyonya,Kalau begitu, saya pergi ke dapur dulu."Ucap Mina.


"Iya."Ucap mama Talita.

__ADS_1


Sementara itu Alfa berjalan keluar dari vila.


Alfa masuk ke dalam mobil nya dan menyalakan mesin mobil dan kemudian melaju meningal kan vila.


"Awas aja kalian,udah bikin aku malu,awas gue bakal bikin kalian bertekuk lutut sama gue."Batin Mina.


Sementara itu Alfa melajukan mobilnya dengan kecepatan maksimal menyusuri kota malam itu.


"Dingin banget sih, mana sepi lagi."Ucap Lisa sambil melirik gang sekeliling nya.


Jam, sudah menujukkan pukul sebelas malam,jalan yang di lalui Lisa kini mulai sepi dan tidak ada pejalan kaki lagi yang tersisa hanya lah Lisa sendiri.


Tiba-tiba ada dua orang laki-laki asing yang menghampiri Lisa, laki-laki tersebut terlihat bukan orang baik-baik.


"Hay gadis manis."Ucapan laki-laki satu.


Sendirian aja nih?"Tanya laki-laki dua.


"Jangan galak-galak dong."Ucap laki-laki satu mencolek dagu Lisa.


"Brengsek! Ucap Lisa yang kemudian menendang ************ salah satu orang jahat itu dan kemudian berlari kabur dari sana menuju jalan raya.


"Astaga,gue gak bisa ngelawan mereka, mereka berdua, kalau satu orang aja mungkin bisa, lebih baik kabur dari pada di tangkap."Batin Lisa sambil berlari.


"Arghh! Kurang hajar! Ayo cepat kejar dia!"Teriak laki-laki dua.


"Ayo!"Jawab laki-laki dua.


"Woy! Berhenti Lo!"Ucap laki-laki jahat itu masih mengejar Lisa.


Sementara itu Alfa masih asik menyetir mobil sambil melihat sekeliling jalan raya yang memang sepi malam itu.


Namun tiba-tiba mata nya tertuju kepada seseorang yang tengah berlari,dan Alfa pun merasa tidak asing dengan wanita tersebut.


"Bukan nya itu Lisa?"Tanya Alfa kaget dan kemudian melajukan mobilnya nya menghampiri Lisa.


"Nah ketangkep!"Ucap dua laki-laki tersebut sambil memegang tangan Lisa.


"Binatang! Lepasin gue!"Ucap Lisa sambil berusaha memberontak.


Alfa yang melihat itu pun bergegas turun dari mobil nya.


"Woy! lepasin dia!"Ucap Alfa.


"Wah-wah, ada orang sok jagoan nih."Ucap salah satu dari laki-laki jahat yang memegang tangan Lisa.


"Gue bilang lepasin dia!"Ucap Alfa yang kemudian menyerang salah satu laki-laki jahat tersebut.


"Lepasin gue!"Ucap Lisa.


Lisa terus memberontak, sementara itu Alfa sedang berkelahi dengan laki-laki jahat satu.

__ADS_1


Satu pukulan pun akhirnya berhasil mengenai sudut bibir Alfa, dan membuat darah segar keluar dari sudut bibir nya.


"Waduh,gawat, dia bisa mati."Batin Lisa yang melihat Alfa sudah di pukuli.


Namun Alfa juga berhasil membatai penjahat itu beberapa kali, dan hal ini lah membuat penjahat yang satunya ikut mengeroyok Alfa.


Lisa pun semakin khawatir dan mendapatkan ide untuk membunyikan sirine polisi dari ponsel nya untuk mengelabuhi para penjahat tersebut.


Setelah sirine polisi tersebut di bunyi kan, Lisa pun berteriak.


"Polisi... polisi..."Teriak Lisa.


Dan hal ini pun berhasil membuat kepanikan di antara penjahat tersebut dan membuat mereka lari tunggang langgang meningal kan Alfa yang sudah banyak memar di wajah nya.


"Huh, akhirnya mereka kabur juga."Ucap Lisa mengelus dada sambil kemudian menghampiri Alfa.


Terlihat Alfa yang memegang bibir nya yang kesakitan.


"Lo ngapain sih sok jagoan?"Ucap Lisa kepada Alfa.


"Lo bukan nya berterima kasih sama gue kok malah nyolot!"Ucap Alfa yang kemudian dengan susah payah berdiri.


"Makasih."Jawab Lisa sambil membantu Alfa berdiri.


"Udah ah, Lo gak kenapa-kenapa kan? Kalau gitu gue jalan dulu."Ucap Lisa yang kemudian melangkah kan kaki nya untuk menjauhi Alfa.


"Lisa ... "Lirih Alfa.


Lisa pun berbalik dan kembali menatap Alfa dengan menaikkan satu alisnya.


"Lo mau ke mana malam-malam gini bawa tas kayak orang kabur dari rumah aja?"Ucap Alfa.


"Kalau emang iya kenapa? Bukan urusan Lo kan?"Jawab Lisa santai.


"Lo beneran kabur ternyata?"Tanya Alfa lagi.


"Hmm."Gumam Lisa.


"Terus sekarang mau kemana?"Tanya Alfa penasaran.


"Kemana aja."Jawab Lisa.


"Lo mau kayak tadi lagi? Lo gak takut? Mereka bisa aja Lo datang lagi."Ucap Alfa menakuti Lisa.


Lisa terdiam dan berfikir keras tentang hal itu.


"Ikut gue aja gimana?"Tanya Alfa yang sebenarnya khawatir jika Lisa keluyuran di jalan malam-malam sendiri.


"Kemana? Tanya Lisa bingung.


"Ikut aja ayo!"Ucap Alfa menarik tangan Lisa ke mobil nya.

__ADS_1


Alfa membuka pintu mobil nya dan memasukan Lisa ke dalam mobil.


Bersambung ....


__ADS_2