Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong

Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong
CC VS KKS #40


__ADS_3

Begitu lah seterusnya sampai selesai membagikan kelompok para pengikut kegiatan camping itu.


"Yes satu kelompok sama Alfa."Batin Mina girang.


"Gue sih iya-iya aja."Jawab Aditia dalam hatinya.


"Pas banget deh kayaknya."Ucap Rian sambil tersenyum kecil.


"Yahh, gak asik."Ucap Saskia dan Mala secara bersamaan sambil melirik Mina dengan tatapan tajam.


Sementara Lisa hanya memasang wajah datar nya.


"Akhirnya gue bisa jagain Lo, meskipun dari jauh doang."Batin Alfa melirik Lisa.


Jujur saja di lubuk hati nya yang paling dalam Alfa sangat senang karena satu kelompok dengan Lisa, karena ia akan memanfaatkan kesempatan ini untuk meminta maaf kepada Lisa.


"Pak saya gak mau satu kelompok sama dia!"Ucap Saskia menujuk Rian.


"Apaan sih!"Ucap Rian menatap jengkel Saskia.


Entah apa yang terjadi di antara Saskia dan Rian yang jelas seperti nya ada sedikit pertikaian kecil yang terjadi di antara mereka berdua.


Flashback on


"Minggir dong ini kan tempat parkir mobil gue!"Ucap Saskia menarik tangan Rian yabg baru saja selesai menyimpan mobil nya di tempat parkir sekolah karena tadi dia semobil dengan Alfa.


Dan saat itu Saskia juga mau menyimpan mobil nya karena dia juga nebeng sama Lisa.


"Apaan sih, emang nya ini parkiran nenek moyang Lo?"Ucap Rian marah.


"Bukan lah, tapi kan ini tempat biasa gue parkir."Ucap Saskia marah.


Rian melirik sana sini tempat parkiran tersebut,dan benar saja, tempat itu adalah tempat biasanya Saskia memarkir mobil nya.


"Yaudah kali waktu udah gak keburu nih Lo di sana aja nih di pojok."Ucap Rian sambil menujuk pojok parkir mobil yang masih kosong.


"Gak! Lo aja yang pindah! Gue gak mau, Siniin kunci mobil Lo biar gue yang mindahin!"Ucap Saskia berusaha merebut kunci mobil Rian.


"Enak aja gak boleh ya."Ucap Rian mengangkat tangan nya tinggi-tinggi.


Saskia yang pendek pun tidak mampu meraih kunci tersebut.


"Saskia! Cepetan! Udah mau berangkat nih!"Ucap Lisa dari jauh sambil berteriak.


"Awas ya Lo,untung aja gue lagi buru-buru."Cam Saskia yabg kemudian terpaksa memarkir kan mobil nya ke tempat lain.


"Apaan sih galak banget."Batin Rian kesal.


Flashback off.

__ADS_1


"Anak-anak jangan ada yang berkelahi, sekarang ayo masuk ke hutan dan memilih tempat yang nyaman untuk mendirikan tenda kalian masing-masing oke!"Ucap sang guru.


"Oke pak!"Jawab siswa dan siswi lain kecuali Saskia dan Rian yang Masih saling kesal.


Mereka pun akhirnya sama-sama masuk ke dalam hutan, dan menuju area yang sudah di tentukan oleh guru pembimbing untuk membuat tenda mereka.


"Wahh,sana bagus deh kayaknya diriin tenda."Ucap Saskia menujuk tempat lapang di hutan tersebut kepada Saskia dan Mala.


"Bener juga, yaudah ayo ke sana aja."Ucap Lisa.


"Ayo!"Uczp Saskia dan Mala bersamaan.


Namun saat mereka baru saja ingin menuju tempat tersebut,Rian dan Alfa dengan cepat berlari ke area itu dan meletakkan perlengkapan tenda mereka.


"Woy! Itu tempat kita!"Ucap Saskia kepada Rian dan Alfa.


"Emang ada nama Lo di sini? Kita duluan kali yang datang ke sini!"Ucap Rian melawan Saskia.


"Enak aja Lo kita duluan yabg ngelihat itu tempat."Ucap Saskia.


"Yaudah lah kan lapang, lagian kita satu tim apa salahnya, bikin tenda berdekatan,biar bisa saling jaga."Jawab Alfa.


"Yaudah deh Saskia,di sana masih ada tempat enak loh bikin tenda, gak terlalu jauh juga,Alfa bener kan kita satu tim."Ucap Mala.


"Awas aja kalian!"Ucap Saskia marah.


"Saskia udah, Lo tuh kecapean ayo mulai diriin tenda, lagian kita satu tim guru bakal marah kalau kita pisah tenda terlalu jauh."Bisik Lisa.


"Sudah-sudah, Saskia Rian kalian satu tim gak boleh ada yang berantem, sekarang lebih baik kalian dirikan tenda kalian sebelum hari menjelang malam!"Ucap pak guru tersebut kepada murid-muridnya.


"Iya, pak iya maaf."Jawab Saskia lagi.


"Baik pak!"Ucap semua murid yang ikut camping tersebut.


Saskia pun kembali mengalah dengan Rian, mereka pun akhirnya mendirikan tenda dengan jarak yang tidak terlalu jauh karena satu tim tentu nya harus berdekatan.


"Tunggu-tunggu!"Jerit Aditia yang ternyata ketinggalan jauh di belakang.


Aditia bergegas menghampiri tim nya yang mulai mengeluarkan perlengkapan tenda.


"Pantesan ada yang kurang, ternyata Aditia ketinggalan!"Ucap Mala sambil tertawa.


"Diam Lo!"Ucap Aditia marah.


"Dih."Jawab Mala membulatkan mata nya kesal.


"Ada apa lagi?"Tanya Lisa kepada Aditia.


"Gue juga tim kalian gak bisa gini dong,masa gue di tingal."Jawab Aditia lagi.

__ADS_1


"Ya Lo sih jalan nya lama."Ucap Lisa.


"Kan kan licin."Ucap Aditia lagi.


"Yaudah sih bikin tenda aja lama banget debat nya."Ucap Alfa menyambung obrolan antara Lisa dan Aditia.


"Tunggu, masa gak bikin ketua tim,kan gak lucu!"Ucao Aditia lagi.


"Lo mau ketua tim? Yaudah gue aja yang jadi ketua tim!"Jawab Lisa dengan tegas.


"Lah kok elo?"Ucap Aditia lagi.


Begitu lah Aditia dan lisa yang tidak pernah akur sama sekali, di antara mereka selalu ada perdebatan.


"Jangan banyak komentar! Gue setuju Lisa jadi ketua tim."Ucap Mala.


"Iya gue juga setuju."Jawab Saskia.


"Kok dia sih!?"Batin Mina.


"Tapi Lisa Lo kan cewek."Ucap Alfa.


"Udah lah gak apa-apa Alfa."Ucap Mina sok baik.


"Diam Lo!"Ucap Lisa lagi.


"Mampus!"Balas Rian dengan suara kecil dan melihat wajah galak Lisa.


"Yaudah deh terserah, terus gue gimana nih masa gue sendiri?"Ucap Aditia kepada Lisa.


"Gue bakal bagiin tenda kalian, jadi jangan didirikan dulu, Alfa, Aditia,sama kak Rian satu tenda ya, no debat."Ucap Lisa dengan wajah datar nya.


"Gue juga kakak kelas lo masa Lo panggil gue nama!"Ucap Aditia.


"Diam bisa gak sih."Ucap Mala.


Aditia pun kembali terdiam.


"Sakit banget ya, lihat Lisa berubah kayak gini, dia cuma manggil Rian doang yang sopan."Batin Alfa memendam perasaan sedih nya.


"Oke, gue sama Saskia sama Mala, sisanya sendiri aja ya."Ucap Lisa melirik Mina.


"Lah,kok gitu sih,kok gue sendiri? Kan gue takut."Jawab Mina dengan wajah memelas.


"Dih takut apaan,Lo diri in tenda di samping tenda kita."Ucap Saskia.


"Iya, lagian mana muat tenda kita berempat, apalagi sama anak pembantu."Ucap Mala memelankan suara nya.


Deg ... seketika hari Mina terasa teriris-iris, dia begitu sakit mendengar ucapan Mala barusan.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2