
Sebelum nya Lisa tidak pernah berada di posisi terlalu dekat dengan laki-laki, namun kali ini ia tidak memiliki pilihan lain,mau tidak mau dia harus memeluk Aditia agar bisa berbagi kehangatan.
"Ba,baik lah."Jawab Lisa yang kemudian mendekap Aditia ke dada nya.
Mereka pun akhirnya sama-sama tertidur dengan pulas karena rasa lelah dan sakit-sakit di sekitar tubuh masing-masing.
Malam yang dingin itu pun berlalu dengan begitu cepat.
Kini jam sudah menunjukkan pukul 06:20
Saskia,Rian,Mala,Alfa dan juga Mina masih terus mencari keberadaan Aditia dan juga Lisa, bahkan baju yang mereka gunakan sudah basah kuyup semalaman mencari Lisa dan Aditia, saat hujan deras tadi malam mereka sama-sama beristirahat di pohon rindang.
"Lisa,Lo di mana!"Teriak Saskia dengan suara kencang.
"Kaki gue capek banget rasanya."Ucap Saskia lagi.
"Sabar Saskia,kita harus temuin Lisa."Ucap Mala yang terlihat lelah tapi berusaha menutupi kelelahan nya itu.
"Sebaiknya kalian kembali ke tenda aja dulu buat Istirahat, nanti biar gue yang cari Lisa sendiri."Ucap Alfa merasa kasihan terhadap teman-teman nya.
"Gak bisa gitu dong Al, kita udah masuk ke hutan sejauh ini, gak bisa ninggalin Lo sendirian."Jawab Rian.
"I, iya."Ucap Mina berusaha mencari muka di depan Alfa dan yang lainnya.
"Gue gak mau pulang sebelum Lisa ketemu."Ucap Saskia kembali memaksa badan nya yang sudah letih itu untuk berdiri tegap.
Di saat semuanya sudah terlihat sangat kelelahan, hanya Alfa lah yang paling semangat dan tidak merasa lelah sedikit pun.
"Gue juga gak mau pulang."Jawab Mala.
"Yaudah yuk, lanjut aja."Ucap Rian lagi.
Mereka pun melanjutkan perjalanan beberapa langkah lagi ke depan.
Namun tiba-tiba saja Saskia berhenti di pinggir jurang yang di rasa nya cukup aneh.
Dauh di pinggir jurang terlihat layu dan patah seperti bekas seseorang yang bergulir.
"Ada apa Saskia?"Tanya Alfa kepada Saskia.
"Tunggu, gue ngerasa ada sesuatu deh."Ucap Saskia mulai berjongkok di tepian jurang yang licin itu.
"Awas Saskia, nanti Lo jatuh."Ucap Rian.
Sementara Mala mendekati Saskia.
__ADS_1
"Mala, coba lihat ini."Ucap Saskia kepada Mala sambil memberikan sesuatu yang di pungut nya dari tepian jurang.
"Lah,bukan nya ini gelang nya Lisa?"Ucap Mala kaget mengamati gelang tersebut yang sudah berlumuran dengan tanah.
"Mana coba gue lihat."Ucap Alfa yang kemudian mengambil gelang tersebut dari tangan Mala.
"Main ambil aja ni anak."Ucap Mala.
"Ya, bukan nya ini gelang yang di pakai Lisa saat itu?"Ucap Alfa menatap gelang tersebut.
"Gue pikir Lisa dan Aditia pasti jatuh ke jurang itu."Ucap Saskia lagi.
"Iya kayaknya, dan itu juga terlihat bekas injakan sepatu kan."Ucap Rian lagi.
"Gak salah lagi, mereka pasti ada di sana."Ucap Mala dengan mimik wajah yang terlihat begitu khawatir.
"Coba aja kita turun untuk mastiin."Ucap Alfa kepada teman-teman nya.
"Yaudah ayo!"Jawab Saskia yang awalnya capek kini rasa capek itu hilang tiba-tiba.
"Gue gak mau ah."Ucap Mina.
"Yang ngajak Lo tuh siapa sih?"Tanya Mala dengan nada suara marah.
"Udah-udah, sekarang bukan waktu nya buat bertengkar ya,yang mau turun ikut gue yang engak ya gak usah."Ucap Alfa melerai Mina dan Mala.
"Yaudah Alfa, sebaiknya Lo ambil akar itu yang panjang itu buat di iket di sini biar kita lebih gampang turun nya."Ucap Saskia.
"Oke, kalian tunggu ya, ayo Rian."Ucap Alfa lagi.
Setelah mendapat kan akar panjang dan di rasa kuat untuk menopang tubuh mereka untuk turun ke dasar jurang mereka pun turun satu persatu ke bawah jurang yang tidak terlalu dalam tersebut.
Sementara itu di sisi lain.
Lisa membuka mata nya saat matahari pagi menyilaukan mata nya.
"Umhh, udah pagi?"Ucap Lisa sambil membuka matanya dengan susah payah.
Lisa melihat Aditia yang masih tertidur lelap dengan kepala yang masih tersadar di dada Lisa.
"Apa gue bangunin aja ya?"Batin Lisa.
Lisa ingin sekali membangun kan Aditia yabg masih tertidur pulas, namun rasa kasihan nya membuat nya mengurungkan niat tersebut.
Sementara itu Saskia,Mala,Alfa dan Rian sudah berhasil turun ke dasar jurang, sementara itu Mina hanya menunggu di atas karena tidak mau turun.
__ADS_1
Saskia dan Mala pun mulai memangil-mangil Lisa dan Aditia,agar jika benar Lisa dan Aditia ada di jurang tersebut mereka pasti akan menyahut atau memberi tanda-tanda.
Dan Lisa yang sebenarnya tidak jauh dari tempat awal mereka jatuh pun mendengar suara kedua sahabatnya.
"Itu suara Saskia dan Mala."Ucap Lisa dengan mata berbinar.
Dia pun berusaha mengeluarkan seluruh tenaga dan suara nya untuk menyahut panggilan kedua sahabatnya tersebut.
"Tolong! Tolong! Saskia! Mala, gue di sini!"Teriak Lisa yang suara nya hampir hilang.
"Saskia itu suara Lisa deh kayaknya deket dari sini!"Ucap Mala yang benar-benar memasang telinga dengan jelas.
"Kayaknya dari arah sana deh!"Ucap Alfa yang kemudian bergegas pergi mencari sumber suara Lisa.
"Iya bener!"Ucap Saskia yang kemudian itu Alfa.
Begitu juga dengan Mala dan Rian.
"Aditia bangun lah, bantuan sudah datang,ayo cepat bangun."Ucap Lisa membangun kan Aditia.
Namun ternyata Aditia sama sekali tidak bergerak atau merespon suara Lisa.
Saat itu lah Lisa kembali menyadari jika Aditia sedang pingsan.
"Astaga dia pingsan lagi."Ucap Lisa semakin khawatir.
Beberapa menit kemudian, Saskia dan Alfa lun tiba di pohon di mana suara Lisa berasal.
"Lisa!"Ucap Saskia menjerit.
"Lis ... "Ucap Alfa tiba-tiba terhenti melihat Lisa yang sedang memeluk Aditia sambil memegang pipi nya.
Rasa senang yang di alami oleh Alfa saat mendengar suara Lisa tidak lah berlangsung lama, kini rasa itu menjadi rasa sakit dan juga perih karena cemburu melihat Lisa yang tengah mendekap Aditia.
"Saskia, Mala, syukur lah Lo nemuin gue, ayo cepat bantuin gue, keadaan Aditia semakin parah dia udah pingsan beberapa kali."Ucap Lisa menunjukan rasa khawatir nya kepada Aditia.
"Alfa, Lo ngapain berdiri di situ ayo cepat bantuin!"Ucap Mala marah melihat Alfa yang bukan nya membantu malah diam menatap Lisa dan Aditia.
"Em, iya."Ucap Alfa yang kemudian menghampiri Aditia dan membantu nya.
"Lo berdua bantu Lisa, biar gue sama Alfa yang bawa Aditia."Ucap Rian kepada Saskia.
"Oke!"Jawab Saskia dan Mala secara bersamaan.
Sementara itu di sisi lain.
__ADS_1
Bersambung ....
Maaf ya ngegangtung hehe biar penasaran.