Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong

Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong
CC VS KKS #81


__ADS_3

Dokter tersebut hanya bisa menenangkan mama Talita agar tidak terlalu bersedih karena Alfa sudah di rawat dengan perawatan maskimal.


"Baik lah,kalau begitu saya permisi dulu."Ucap sang dokter yang kemudian berlalu pergi.


"Rian apa yang harus kita lakukan sekarang?"Tanya mama Talita.


"Tante, sabar, jangan menagis, aku akan menemui Lisa dan memberi tahukan soal keadaan Alfa sekarang, siapa tau dia bisa ke sini."Ucap Rian yang tidak punya jalan lain kecuali memberitahu Lisa jika Alfa sangat membutuhkan nya.


"Tapi Rian, bagaimana dengan papa nya?"Tanya mama Talita khawatir.


"Tante,Alfa sekarang sedang membutuhkan Lisa."Ucap Rian.


"Baik lah, kalau begitu,Tante akan menjaga Alfa di sini."Mama Talita pun pasrah dengan apa yang akan terjadi.


"Kalau begitu aku permisi dulu Tante."Ucap Rian yang kemudian berlalu pergi meningal mama Talita.


"Hati-hati Rian!"Ucapan mama Talita sedikit meninggi kan nada suara nya.


Rian pun bergegas masuk ke dalam mobil nya dan kembali menuju sekolah.


Sementara itu di sisi lain.


"Lisa, ayo pulang!"Ajak Aditia yang tiba-tiba masuk ke dalam kelas Lisa.


"Pulang?"Tanya Lisa bingung.


"Iya."Jawab Aditia sambil memegang tangan Lisa.


"Ini kan masih jam sekolah."Marah Lisa.


"Iya, Lo gila ya?"Sahut Saskia menatap bingung Aditia.


"Lepasin kak!"Brontak Lisa.


"Lisa, nurut gak? Papa Lo yang suruh gue bawa Lo pulang,Lo lupa ya, nanti malam itu acara pertunangan kita?"Jelas Aditia.


"Lah, bukan nya, papa bilang masih dua Minggu lagi?"Jawab Lisa kaget.


"Gak ada dua Minggu, lebih cepat lebih baik, ayo ikut gue pulang!"Ucap Aditia.


"Tapi kak!"Ucap Lisa meringis.


"Gak ada tapi-tapian."Ucap Aditia yang kemudian menarik Lisa keluar dari kelas nya.


"Tunggu Aditia,Lo keterlaluan banget!"Ucap Saskia berdiri dari duduknya.


Aditia pun berhenti melangkah dan berbalik.


"Saskia,ini bukan urusan Lo."Ucap Aditia menatap kesal Saskia.


"Jelas lah ini urusan gue, Lisa itu sahabat gue."Ucap Saskia lagi.

__ADS_1


"Kalau gitu ayo tanya ke dia, dia mau tetep di sini sama Lo,atau ikut gue pulang."Jawab Aditia dengan angkuhnya.


"Saskia, gak apa-apa,gue pulang dulu."Ucap Lisa terlihat tertekan.


Saskia pun terdiam dengan keputusan Lisa,dia baru ingat jika Lisa tidak bisa membantah apapun yang di katakan oleh Aditia atau papa nya demi menjaga keselamatan Alfa.


Saskia pun mengangguk kan kepala nya mengerti akan tatapan Lisa yang sendu


"Lo denger sendiri kan? Ayo pulang."Ucap Aditia kembali menarik Lisa untuk ikut dengan nya.


Saskia hanya bisa menatap kepergian Lisa dari jauh, dia tidak bisa berbuat apa-apa karena bisa membayangkan Alfa juga.


Saskia pun berjalan keluar dari kelas tersebut,dan terlihat Lisa yang sudah di bawa pulang oleh Aditia.


Saskia pun berbalik untuk kembali ke kelas nya.


"Saskia!"Panggil seseorang dari belakang Saskia.


Saskia pun memberhentikan langkah nya dan kemudian menoleh kembali ke belakang.


Terlihat Rian yang buru-buru menghampiri nya dengan nafas memburu.


"Ngapain lari-lari? Lo dari mana?"Tanya Saskia khawatir.


"Lisa mana Lisa?"Tanya Rian.


"Lisa baru aja pergi di bawa Aditia."Jelas Saskia.


"Lo ngapain nyari Lisa?"Tanya Saskia penasaran.


"Alfa masuk rumah sakit."Ucap Rian.


"Lah! kok bisa!?"Tanya Saskia kaget dengan ucapan Rian barusan.


"Gue juga masih belum tau banyak soal ini."Jawab Rian.


"Ya ampun Kasin banget Alfa."Lirih Saskia.


"Yaudah lah gue mau kerumah Lisa aja."Ucap Rian yang hendak melangkah kan kaki nya pergi dari hadapan Saskia.


Namun tiba-tiba Saskia menahan tangan Rian.


"Jangan!"Ucap Saskia sambil menggelengkan kepalanya.


"Kenapa?"Bingung Rian.


"Sebaiknya jangan."Jawab Saskia bingung harus menjelaskan apa kepada Rian.


"Terus gua harus gimana Saskia? Alfa sangat butuh Lisa sekarang!"Jelas Rian.


"Percuma Rian! Walaupun Lo ke rumah nya sekarang, dia gak bakal bisa ikut sama Lo, percaya sama gue!"Jawab Saskia.

__ADS_1


"Kenapa? Jelasin ke gue!"Ucap Rian furstasi.


"Karena malam ini Lisa bakal tunangan sama Aditia Rian!"Ucap Saskia.


"Astaga! Bisa-bisa nya tunangan di atas penderitaan Alfa!"Rian terlihat marah akan ucapan Saskia barusan.


"Lo gak tau masalah nya Rian!"Marah Saskia saat Rian mencoba menyalahkan Lisa.


"Justru itu makanya jelasin ke gue!"Ucap Rian lagi.


"Malam itu, Alfa mau bawa Lisa kabur dari vila nya papa Lisa, dan mereka ketahuan sama papa nya Lisa dan Aditia,hal asil Alfa di gebukin sama anak buahnya Aditia, terus papa nya Lisa bilang ke Lisa kalau mau Alfa selamat Lisa harus nurutin keinginan papa nya."Jelas Saskia panjang lebar.


"Astaga, mengapa masalah nya jadi serumit ini? Ternyata ada ya, orang tua yang kejam sama anak nya sendiri."Kesal Rian mendengar cerita dari Saskia barusan.


"Gue juga gak nyangka om Abi bakal sekejap itu."Tutur Saskia ikut kepikiran.


"Terus sekarang gimana?"Tanya Rian meminta solusi dari Saskia.


"Ya mau gimana lagi, sekarang gue ikut Lo ke rumah sakit ya?"Pinta Saskia kepada Rian agar Rian mengajak nya ke rumah sakit tempat Alfa di rawat.


"Yaudah ayo!"Rian pun mengandeng tangan Saskia menuju mobil nya untuk pergi ke rumah sakit bersama.


Sementara itu di sisi lain.


"Pa,kok jadi cepet kayak gini sih? Emang nya harus ya di bikin acara juga?"Tanya Lisa kepada papa nya.


"Ya harus, karena kamu anak papa satu-satunya."Jawab papa Abian santai.


Sementara itu Aditia hanya diam.


"Papa nyadar juga ya, lisa ini anak papa satu-satunya, tapi kenapa papa maksain Lisa kayak gini pa?"Tanya Lisa menatap sang papa.


"Karena ini demi masa depan dan kebahagiaan mu."Jawab sang papa.


"Benar-benar pikiran yang tidak bisa di terima."Gumam Lisa.


"Dan Aditia,apa kau sudah mengundang satu sekolah untuk datang malam ini ke pesta pertunangan kalian?"Tanya papa Abian dengan senyum nya.


"Sudah om."Jawab Aditia.


"Aku ke kamar dulu."Ucap Lisa yang kemudian berlari menaiki tangga menuju kamar nya.


Rasa kesal Lisa terhadap sang papa semakin besar, apalagi Aditia yang ternyata benar-benar egois dan ingin menang sendiri.


"Lisa? Kenapa kamu tidak menemani Aditia!"Ucap papa Abian.


"Sudah om, kita ngobrol aja, biarin Lisa ke kamar nya istirahat."Jelas Aditia.


Sementara itu di sisi lain Rian dan Saskia pun tiba di rumah sakit.


Terlihat mama Talita yang duduk di depan ruang rawat Aditia dengan wajah murung dan mata sembab.

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2