Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong

Gadis Culun VS Kakak Kelas Sombong
CC VS KKS #51


__ADS_3

"Ayo makan pa."Ucap Lisa kepada sang papa.


"Iya sayang,makan lah yang banyak ya."Ucap papa Abian.


Mereka pun akhirnya mulai makan, suasana pun menjadi hening, tidak ada yang angkat bicara, hanya suara decitan sendok dan garpu yang beradu dengan piring.


"Pah, bukan nya papa mau ngomong sesuatu?"Tanya Lisa mencoba mencairkan suasana.


"Emm, iya."Ucap papa Abian berhenti mengunyah makanan nya.


Hati nya terasa sedih jika akan membuat anak nya itu tertekan akan perjodohan ini.


"Bagaimana aku harus mengatakan hal ini? Aku khawatir Lisa akan memberontak dan akan membanci ku."Pikir papa Abian serba salah.


"Pa,kok papa diem?"Tanya Lisa.


"Ah, em begini, nanti malam vila kita akan kedatangan tamu sayang, papa ingin mengadakan pertemuan dengan keluarga Aciel Suma."Ucap papa Abian masih merahasiakan hal tersebut.


"Em, Aciel itu siapa pa?"Tanya Lisa sama mengunyah makanan nya.


"Om Aciel, teman bisnis papa dulu."Ucap papa Abian lagi.


"Tunggu pa, bukan nya om Aciel itu kan saingan bisnis papa kan?."Tanya Lisa sambil tersenyum kecil.


"Tidak sayang,itu hanya salah paham."Bohong papa Abian.


"Lalu ada apa? Tiba-tiba mau makan malam di rumah kita?"Tanya Lisa curiga.


"Emm, sayang, dengar kan papa, kami berdua sudah sepakat untuk mengakhiri persaingan ini dan membuat kesepakatan menyatu kan perusahaan agar menjadi lebih besar dan luas."Ucap papa Abian.


"Kok tiba-tiba aja sih pa? Papa percaya sama dia buat ngelakuin hal ini?"Tanya Lisa lagi.


"Tentu nya dengan kesepakatan sayang."Ucap papa Abian.


"Kesepakatan apa?"Tanya Lisa yang sekarang rasa khawatir nya semakin bertambah.


"Lisa, sebelum nya papa minta maaf, kesepakatan ini menyangkut perjodohan antara kau dan putra nya om Aciel."Ucap papa Abian mengatakan hal itu dengan susah payah.

__ADS_1


"Uhuk ... uhuk ... uhuk."Seketika Lisa pun tersedak dan mengeluarkan air minum yang baru saja di teguk nya.


Lisa terdiam begitu lama setelah tersedak.


"Apa-apaan ini pa? Mengapa tiba-tiba saja papa mengaitkan tentang perjodohan?"Ucap Lisa menatap sang papa dengan tatapan berbeda.


"Sayang,maaf kan papa, ini papa lakukan demi masa depan mu, kau dan putra nya om Aciel sama-sama pewaris tunggal dan kalian akan cocok bersama meneruskan perusahaan dan aset kami."Jelas papa Abian.


"Maaf pa, aku gak mau."Jawab Lisa yang kemudian berdiri dari duduknya.


"Lisa, duduk lah, papa belum selesai bicara!"Ucap papa Abian membentak Lisa.


Lisa yang tidak pernah di Bentak oleh papa nya menjadi takut dan kembali duduk di kursi meja makan tersebut.


"Apa kau tidak ingin bertemu dengan mama mu?"Tanya papa Abian lagi.


"Ma...Mama?"Tanya Lisa.


"Di mana mama pa?"Tanya Lisa melemah soal mama nya.


"Dengar kan papa, om Aciel itu adalah suami baru dari mama mu."Ucap papa Abian.


"Gak pa, gak! Aku gak mau nerima perjodohan ini, ini gak masuk akal pa!"Jawab Lisa menatap papa nya dengan tatapan tajam.


"Yang kau katakan benar Lisa, tapi maaf papa tidak meminta pendapat mu, papa ingin kau hidup bahagia kedepannya Lisa, dan masa depan mu akan terjamin dengan kau menikah dengan putra nya om Aciel, lagian ini baru pertemuan saja."Ucap papa Abian mengeluarkan sifat galak nya.


"Tapi aku gak mau di jodohin kayak gini pa, aku gak mau, kehidupan aku biar aku aja yang nentuin pa,aku gak mau nikah sama orang yang gak aku cintai."Ucap Lisa kembali berdiri dari duduknya sambil menangis.


"Jika kau membantah papa, silahkan pergi dari vila tanpa fasilitas apapun, dan dengan ini kau sudah membangkang papa."Ucap papa Abian membentak Lisa.


Deg ... mendengar ucapan papa Abian, hati Lisa terasa di sayat-sayat, dia tidak menyangka jika papa nya akan mengatakan hal yang seperti ini, yang membuat hati nya sakit dan hancur berantakan, sebelum nya papa nya tidak pernah sekeras ini kepada dirinya.


"Papa jahat!"Ucap Lisa yang akhirnya berlari meninggalkan ruang makan, berlari kecil menaiki tangga menuju lantai atas untuk ke kamar nya.


Sementara itu papa Abian hanya mengelus dada nya dan membiarkan Lisa untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu.


Brak ... Lisa membanting pintu kamar dan menguncinya.

__ADS_1


Perasaan nya kini kacau, ia benar-benar tidak menyangka papa nya akan berbuat hal seperti ini kepada dirinya,masa iya jaman sekarang anak harus di jodohkan demi bisnis,ini membuat Lisa tidak habis fikir.


Lisa yang sedang marah meraih vas bunga di dekat nya dan melempar kan nya ke bawah hingga hancur berkeping-keping.


"Kenapa sih? Kenapa dari dulu sampai sekarang, dunia gak adil banget sama gue! Gue gak mau di jadiin istri oleh kakak tiri gue sendiri,gak masuk akal banget!"Jerit Lisa sambil menangis.


"Tapi ancaman papa? Bagaimana ini? Gak,gue harus kabur, gue gak boleh nerima perjodohan ini, gue harus kabur, gak peduli papa yang mau cabut fasilitas gue."Ucap Lisa dalam hati nya.


Sore itu Lisa pun memutuskan untuk kabur dari vila saat papa nya sedang tidak ada di rumah untuk mengurus beberapa urusan.


Lisa kabur dengan berjalan kaki sambil membawa tas sekolah yang di isi pakaian.


Tidak terasa sore pun berubah menjadi malam.


"Tuan, tuan Abian, maaf tuan."Ucap bi Inem kepada papa Abian.


Sebelum nya papa Abian meminta bi Inem ke kamar Lisa untuk menyuruh Lisa agar cepat bersiap-siap.


"Ada apa Inem?"Tanya papa Abian kaget.


"Anu tuan, itu non Lisa gak ada di kamar nya!"Ucap bi Inem dengan perasaan panik.


"Apa?! Tidak! Bagaimana bisa!?"Tanya papa Abian kaget.


"Benar tuan seperti nya non Lisa kabur."Ucap bi Inem lagi.


"Astaga anak itu!"Ucap papa Abian dengan kesal nya sambil menahan amarah.


Papa Abian yang khawatir Aciel dan keluarga segera tiba pun langsung mengambil ponsel nya dari saku celana dengan tangan yang gemetar menahan marah dan kemudian menelpon papa Aciel.


Telepon pun terhubung dalam beberapa menit.


Call on


"Hallo, ada apa?"Tanya papa Aciel di sebrang telpon.


"Maaf Aciel, seperti nya malam ini aku belum bisa menepati janji ku untuk makan malam bersama kalian, putri ku sedang sakit dan harus di bawa ke dokter, maaf apa aku boleh mengundurkan acara pertemuan ini menjadi beberapa hari lagi? Setelah Putri ku sembuh aku akan mengabarkan secepatnya kepada mu."Jelas papa Abian.

__ADS_1


Papa Aciel terdiam, ia tau di antara papa Abian dan Lisa pasti ada sedikit percekcokan, dan ia pun memaklumi hal itu.


Bersambung ....


__ADS_2