Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
Salsabila Elena Giantara


__ADS_3

Salsa masih tidak bisa percaya akan yang baru saja ia saksikan. Sepanjang perjalanan menuju kekantor CEO ia hanya terdiam terpaku dengan semua yang terjadi dihadapan nya baru saja. Tidak bisa dipercaya kenapa Kanaya tidak memberitahukan saja bahwa dia adalah CEO nya?! Sungguh tidak dapat dipercaya.


Sekarang dalam benak seorang Salsabila Elena Giantara ada banyak sekali pertanyaan yang tidak dapat diungkapkan. Ia sudah ingin meledakan banyak pertanyaan pada wanita yang ada dihadapan nya sekaligus boss nya itu. Namun, seperti nya Kanaya sudah mengetahui nya lebih dulu.


"kau tidak perlu membayangkan yang aneh aneh Salsa," ucap Kanaya.


"ah,, eh,, itu.. anu..." ucap Salsa gugup


"hahaha... kau tidak perlu gugup begitu dong,," ucap Kanaya.


"eh.. aku hanya penasaran kenapa anda tidak mengatakan pada sekertaris Joy jika anda adalah CEO nya? sampai sampai membuat anda dihina oleh karyawan yang ada disitu." ucap Salsa sedih.


"kau mau tau?"

__ADS_1


"eh,, itu... jika anda tidak keberatan,"


"... aku melakukan itu karna aku ingin melihat bagaimana kalian bertindak pada tamu yang datang. Aku ingin melihat akan kah kalian benar benar bersikap seperti yang kalian katakan saat pertama kali interview atau kalian hanya menganggap itu sebagi angin lalu saja. Karna kau tau, aku mendirikan perusahaan ini untuk membalaskan dendam ku pada keluarga ku dulu."


Salsa tercengang seketika. Ia sudah kehabisan kata kata lagi. Ia kira Kanaya adalah wanita yang sempurna. Bagaimana tidak? Ia cantik bahkan kecantikan nya amat natural dan tidak dibuat buat. Ia memang sudah cantik sejak kecil. Kecantikan Kanaya mampu membuat para pria berpaling pada nya dan para wanita iri bahkan membuat beberapa wanita sampai dendam pada nya. Tanpa mengenakan make up yang tebal atau bahkan meneko neko wajah nya ia sudah cantik, sangat cantik. Kanaya juga sudah memiliki perusahaan yang amat sukses. Bahkan sekarang mampu bersaing dengan perusahaan perusahaan besar. Seperti perusahaan Rich dan perusahaan Wels.


"kita lebih baik berbicara didalam, tidak baik membahas hal yang privasi seperti ini diluar," ucap Kanaya.


Perlu diketahui bahwa mereka dari tadi berbicara diluar kantor CEO.


"kau tidak perlu memanggil ku ibu.. karna aku masih muda.." ucap Kanaya.


"ah.. itu,, baik kak,, ehh,, boss,,, ah,, nyonya,,?" ucap Salsa gugup+bingung.

__ADS_1


"hahaha... panggil aku Aya,"


"baik, Aya...,"


Jujur saja, entah kenapa saat pertama kali bertemu Salsa, hati nya sudah sreg dengan wanita tersebut. Jujur saja, Leo saja butuh bertahun tahun untuk mendapatkan kepercayaan Kanaya, baru bisa memanggil nya Aya, namun Salsa, entah kenapa rasa nya seperti bertemu adik nya saja, pikir Kanaya.


"nah, kau seharus nya tau kan Salsa, tugas mu? aku akan jarang kekantor, aku akan kekantor jika benar benar dibutuhkan saja. Itu sebab nya kau harus bisa mengurus semua pekerjaan ku dengan Leo. Mungkin jika ada masalah yang kau tidak bisa tangani aku akan maju. Namun, aku yakin kau pasti bisa." ucap Kanaya sembari menepuk bahu Salsa pelan.


"be.. benar kah Aya??"


"tentu,"


Setelah itu Kanaya dan Leo mulai sibuk dengan dokumen yang sudah menumpuk sampai segunung dimeja kerja Kanaya. Sedangkan Salsa mulai terbiasa dengan tugas baru nya sebagai sekertaris.

__ADS_1


"Ayo Salsabila Elena Giantara!! kau pasti bisa!! semangat!!!" ucap Salsa menyemangati diri nya sendiri.


Sekarang Salsa benar benar bersyukur ia tidak akan pernah menyesali apa yang sudah ia perjuangkan untuk bisa bekerja disini. Ia harus meninggalkan kekasih nya karna kekasih nya ingin mereka cepat cepat menikah, untunglah Salsa tidak terbujuk dan tetap memilih untuk bekerja disini. Dan akhir nya, Salsa membuahkan hasil atas semua kerja keras nya selama ini. Ia sudah menjadi sekertaris diperusahaan itu dan ia berjanji akan terus menjaga amanah yang diberikan oleh Kanaya dan Leo pada nya.


__ADS_2