Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
Kerja sama dengan perusahaan Rich


__ADS_3

1 jam lebih sudah Kanaya dan Salsa menunggu asisten nya Rendy untuk datang kecafe itu. Tapi nyata nya sampai sekarang pun dia belum muncul juga. Kanaya kesal bukan main. Ia seperti dikerja in oleh Rendy. Ia yakin, Rendy sengaja menyuruh asisten nya lama lama datang nya. Karna Rendy sebetul nya tidak ingin Kanaya pergi ke kantor.


Benar saja, Rendy memang sengaja menyuruh asisten nya untuk lama lama datang kecafe nya.


"Ren! Kenapa sh lama banget dateng nya!" Kanaya sudah sangat kesal sekarang.


"No no no! Sayang! Kau memanggil nama ku dengan salah! Seharus nya kau memanggil nama ku dengan sebutan 'haney'," Rendy benar benar sudah kehilangan rasa malu nya. Urat malu nya udh putus kali yah. Padahal dari tadi ada orang selain mereka loh, jomblo lagi!


"Tidak tau malu! Kalau orang nya tidak datang, saya pergi saja! Saya masih ada urusan juga!" Kanaya hendak pergi, namun ternyata orang yang ditunggu tunggu pun datang dengan wajah tidak berdosa karna sudah membuat kakak ipar nya menunggu lama.


"Eh! Kakak ipar mau kemana?" Ucap Juno saat melihat Kanaya hendak pergi dari meja itu. Yah, tak lain tak bukan, Juno adalah asisten, direktur, dan adik kandung dari Rendy. Rendy merasa sulit untuk percaya kepada siapa pun, karna teman nya dari dulu sampai sekarang hanya dua somplak yang sekarang sedang mengurus perusahaan mereka sendiri.


"Loh, Juno? Kok?" Salsa tiba tiba berdiri karna terkejut dengan siapa yang bicara.

__ADS_1


"Sal, kau kenal dia?"


"Ah, ini.. Juno ini, teman nya Salsa waktu lagi kuliah,," jawab Salsa dan ditatap dengan tatapan aneh oleh Juno.


"Jadi, cuma dianggap temen nih.." Juno malah menggoda Salsa, karna bagaimana pun dulu, sempat terdengar kabar bahwa Salsa itu sebenar nya menyukai nya, hanya saja ia tidak percaya diri. Padahal sh, Juno suka sama Salsa, karna Salsa ini anak nya rajin, walau pun ia belum sempat namatkan kuliah nya karna masalah biaya. Apa lagi, Salsa ini termasuk anak yang cantik luar dalam. Pas banget dengan tipe nya Juno.


"Ah sudah lah! Kita kesini kan ingin membahas kerja sama!" Salsa langsung mengalihkan topik pembicaraan dan duduk kembali ditempat duduk nya.


"Baik, kalau begitu kita langsung saja ketopik nya! Saya sudah terlat untuk meeting dengan dewan direksi!" Kanaya sudah tidak memperdulikan Rendy lagi. Karna jika ia masih memperdulikan nya maka ia akan benar benar terlambat untuk meeting dengan direksi siang ini.


"Baik, mari kita mulai"


Setelah bernegosiasi selama 1 jam lebih, akhir nya mereka menandatangi kontrak kerja yang sudah disiapkan oleh Juno sebelum kesini. Kanaya dan Rendy, sebagai pemimpin dari kedua perusahaan mewakili untuk tanda tangan. Setelah semua urusan selesai, Kanaya dan Salsa bersiap untuk pamit namun ditahan oleh Rendy,

__ADS_1


"Eittth, tunggu, kau mau kemana sayang?" Rendy benar benar tidak tau malu, terserah lah! Kanaya sudah tidak mengerti lagi, kenapa pria satu ini suka sekali memancing emosi nya. Sejak kapan ia mau dipanggil 'sayang'?


Kanaya hanya menatap datar dan menjawab dengan nada ketus, "mau kerja!"


"Em, yah udh deh, tapi nanti biar Rendy jemput yah!" Ucap Rendy semangat. Juno tercengang, sejak kapan Rendy memanggil nama nya sendiri? Memang benar cinta bisa membuat semua nya mungkin.


"Terserah!" Kanaya langsung keluar dari cafe itu dan pergi dengan mobil kesayangan nya dan diikuti mobil Salsa dibelakang.


"Kau hebat kak!" Juno benar benar bangga dengan kakak nya ini, ternyata ia bukan hanya tampan dan pandai berbisnis, namun juga pandai dalam mendapat kan hati wanita.


"Heh! Kau jangan pernah meremehkan kakak mu yang paling tampan ini! Kakak ipar mu pasti akan jatuh cinta sampai ketulang rusuk nya sama kakak!"


'Pasti!'

__ADS_1


__ADS_2