
" hey hey hey! Kau siapa? Menganggu reuni aku dengan Nay saja, huft.." ucap pria misterius itu sambil melipat tangan nya didada.
Rendy, Leo dan Salsa yang mendengar panggilan asing itu menatap pria misterius itu dengan tatapan bingung dan aneh. Siapa yang dia panggil?
Berbeda dengan Kanaya, dia yang mendengar panggilan yang sudah lama tidak ia dengar terkejut bukan main. Mata nya melebar sempurna. Pantas saja ia serasa familiar dengan pria itu.
Pria yang sudah lama tidak ia lihat. Pria yang sangat dirindukan nya sejak umur nya 8 tahun. Pria yang sangat ia nanti nanti kan kedatangan nya sejak 12 tahun lalu. Hanya pria itu, kakak sepupu nya, anak dari adik ibu nya.
Kanaya langsung memeluk tubuh yang snagat ia rindukan. Kanaya sangat menyanyangi kakak sepupu nya itu nya. Dari ia kecil, hanya kakak nya itu yang ada disana saat ayah nya mengatakan hal hal yang membuat hati nya sakit.
Saat masih kecil, Kanaya selalu diejek oleh teman teman nya karna ayah nya tidak pernah menganggap nya ada. Saat kolega ayah nya datang, Kanaya selalu disuruh untuk pergi keluar, ayah nya malu, jika harus mengatakan pada kolega kolega nya jika anak nya adalah perempuan.
Karna semua kolega kolega nya memiliki anak laki laki. Dan itu membuat hati Michel iri. Itu lah mengapa Michel sering mangatakan bahwa ia tidak memiliki seorang putri atau sebagai nya, hal itu membuat Kanaya sedih. Ia selalu menangis dalam diam. Ia tak ingin jika, ibu nya tau.
__ADS_1
Jadi, saat ia ingin menangis, ia akan pergi ketaman dekat rumah nya. Terkadang, kakak sepupu nya menyusul Kanaya saat Sarah bingung kemana gerangan putri nya. Kakak sepupu nya yang berbeda beberapa tahun dari nya, hanya dia yang berada disisi nya saat ayah nya sendiri tidak memperdulikan nya.
Saat semua orang melihat tindakan Kanaya, mereka hanya bisa membatu ditepat nya masing masing. Mata mereka membulat sempurna, saat telinga mereka mendengar isak tangis dari mulut Kanaya yang sekarang berada dipelukan pria misterius itu.
" hiks.. hiks.. hiks.. kak Rezky kemana ajh sh! Kenapa gk pernah ngabarin Nay! Nay kan kangen! Tau gk sh! Waktu Nay diusir sama ayah, mama Nay,, hiks... hiks.." ucap Kanaya terbata bata karna isak tangis nya.
" maaf yah, kakak juga tau tentang mama Nay, maaf yah.. jangan nangis dong! Nanti jelek!" Hibur pria yang dipanggil Kanaya Rezky itu.
" em!" Ucap Kanaya lalu melepaskan pelukan nya.
Semua orang yang melihat interaksi kedua orang itu pun bingung dan menatap Kanaya tak percaya. Kanaya yang tak pernah terlihat menangis, menunjukan kan sisi baru nya didepan ketiga orang itu.
" siapa dia sayang?" Ucap Rendy dengan sengaja mengatakan kata sayang, agar menunjukan posisi nya disana.
__ADS_1
" sayang?" Ucap pria itu dengan tatapan tajam dan mengintimidasi.
Rendy pun tak kalah tajam nya. Mereka menjadi perang tatapan. Membuat Kanaya menghela nafas nya melihat kelakukan kekanak kanak an kedua orang yang sudah dewasa itu.
" sudah?" Ucap Kanaya dengan tatapan yang tak kalah tajam nan dingin.
Suasana menjadi mencekam, membuat Salsa dan Leo yang tidak mengerti situasi menjadi diam membeku.
" dia kakak sepupu ku Rendy! Anak dari adik ibu ku!" Ucap Kanaya membuat ketiga orang itu membulat kan mata nya dan menganga mendengar ucapan Kanaya.
Mereka fikir Kanaya sudah tidak memiliki keluarga lagi. Ternyata ia masih memiliki kakak sepupu.
" nama nya Farezky Novario," lanjut Kanaya.
__ADS_1
Semua orang pun terkejut bukan main, Novario? Ouh! Siapa yang tidak tau keluarga itu? Keluarga yang dulu nya menduduki puncak kejayaan asia, namun entah karena apa, tiba tiba keluarga itu hilang begitu saja.