
Keesokan pagi nya, dikamar Kanaya, Kanaya sudah berpakaian rapi. Ia sudah mandi sedari tadi dan sudah menunggu waktu sarapan dikamar nya. Kanaya memikir kan apa rencana selanjut nya yang akan ia lakukan. Entah lah, Kanaya hanya bisa mengikuti alur nya.
Kanaya melirik jam yang terpasang didinding kamar nya menunjukan pukul 7.20 seharus nya semua orang sudah berkumpul kan untuk sarapan. Kanaya memutuskan untuk keluar kamar. Kanaya berjalan menuju meja makan. Disana sudah ada Wili, Martin, Juno, Salsa, Leo, Elina dan beberapa anak buah yang lain nya. Namun mata nya tidak menemukan keberadaan Rendy dan Farezky.
Kanaya pun memutuskan untuk duduk didepan Wili. Kanaya memutuskan untuk bertanya mengenai kemana pergi nya kedua orang itu.
" kemana Rendy dan kak Rezky? " ucap Kanaya sambil mengedar kan pandangan nya mencari 2 sosok lelaki yang sedari tadi menghilang dari pandangan nya.
" entah lah, Rendy bilang dia ingin jalan jalan sebentar tadi sayang, " ucap Wili,
__ADS_1
" sudah, tidak perlu cemas mereka bisa menjaga diri mereka sendiri, " lanjut Martin.
Pelayan sudah menyiapkan aneka sarapan yang menggugah selera. Mulai dari hidangan pembuka sampai hidangan penutup. Kanaya akhir nya juga memutuskan untuk makan duluan. Menyusul Wili, Martin dan yang lain nya yang seperti sudah kelaparan. Mungkin mereka sedang ada perlu, begitu lah pikir Kanaya.
Ditempat lain yang tak lain adalah danau buatan yang ada didepan villa. Rendy dan Farezky sedang berdebat mengenai hal yang mereka simpan selama ini.
" aku tidak akan merestui jika adik kesayangan ku menikah dengan mu! " itu lah hal yang ingin Farezky bilang sejak lama.
" jadi, saya harus mendapatkan restu dari mu untuk bisa menikahi Kanaya ? " tanya Rendy dengan tatapan yang amat serius.
__ADS_1
" tentu saja, didunia ini, hanya aku dan ayah ku keluarga yang Kanaya punya, ayah mungkin akan dengan cepat memberikan mu restu, tapi aku tidak akan tertipu dengan wajah mu itu! Apa lagi dengan semua kekayaan mu! Heh! Aku juga punya! Jadi jangan menggunakan kekayaan mu untuk membuat ku merestui mu, itu membuat jijik ! " ucap Farezky dengan penuh tekanan disetiap kaliamat nya.
" baiklah, jadi saya harus meminta restu pada mu dan juga pada ayah mu, lalu jika kau merestui nya, aku akan menikah dengan Kanaya ? " ucap Rendy.
" tidak semudah itu, Kanaya adalah wanita yang tangguh, ia tidak akan membiarkan laki laki masuk seenak nya kedalam hati nya, kecuali aku, dan kau juga tau kan ? Masa lalu nya ? Kau harus membuat nya percaya dan yakin, bahwa laki laki tidak semua nya seperti ayah nya, yang hanya terobsesi pada sesuatu dan akan mendapatkan dengan cara apa pun, " ucap Farezky.
" tentu saja aku tau, itu lah sebab nya aku mengingin kan nya, itu kenapa aku mencintai nya, karna dia adalah wanita satu satu yang bisa menarik perhatian ku. Baiklah jika kau ingin bukti, aku akan bukti kan pada mu bahwa aku bisa membuat Kanaya jatuh cinta pada dan membuat dia percaya bahwa tidak semua laki laki itu seperti ayah nya, aku akan membuat nya jatuh cinta pada ku walaupun aku akan menghabiskan seumur hidup ku, " ucap Rendy yakin.
" heh! Coba saja, semoga beruntung, kau akan memerlukan nya, " ucap Farezky kemudian berlalu meninggalkan Rendy yang sedang merenung sendirian.
__ADS_1
' tenang saja, Kanaya akan menjadi milik ku, dia memang milik ku, sejak awal milik ku, dan aku tidak akan membiarkan dia pergi apa pun cara nya, ' -gumam Rendy penuh keyakinan.