Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
gosip tentang Salsa


__ADS_3

Setelah menembus kemacetan jalanan yang cukup padat. Akhir nya Kanaya sampai diperusahaan Qiztya. Kanaya didampingi oleh Salsa langsung masuk kedalam. Saat didalam semua pasang mata menatap mereka dengan tatapan kagum. Kanaya dan Salsa datang dengan sangat anggun dan berwibawa.


Apa lagi Kanaya, hanya dengan memakai atasan dengan model sabrina polos biru dongker dan rok span selutut dengan warna senada, dengan polesan tipis make up diwajah cantik nya, rambut panjang nya sengaja agar terurai dengan indah. Kanaya sangat mempesona.


Salsa memakai gaun selutut dengan lengan pendek warna merah marun, dengan rambut dikuncir kuda, make up tipis dengan lipstik pink muda yang tipis dan tidak mencolok. Salsa sudah mulai memberani kan diri nya untuk berekspresi berkat saran Kanaya.


Semua orang menundukan kepala dan menyapa sopan dua wanita hebat itu. Kedua nya hanya mengangguk pelan dan langsung masuk kelift untuk memulai proyek kerja sama nya dengan perusahaan Rich, yang baru saja ditanda tangani nya tadi.


Sebelum masuk ke dalam lift, Kanaya dan Salsa sempat mendengar para karyawan membicarakan Salsa, yang sekarang mulai berani dan sombong karna sudah bisa menjadi tangan kanan CEO nya.


"Hei, liat lah! Dia sekarang lebih berani dan sombong karna sudah bisa menjadi tangan kanan boss," ucap salah satu karyawan


"Iyh! Dia semakin sombong dan berani! Padahal dia dulu menatap kita saja tidak berani! Sekarang dengan sombong nya berjalan dengan tanpa memperdulikan kita,"

__ADS_1


Sebenar nya mereka bukan ingin menjelek an Salsa, namun mereka menganggap jika Salsa sudah melupakan mereka sebagai rekan kerja dulu. Sekarang Salsa memang jarang pergi kekantin kantor, karna pekerjaan Kanaya yang sudah setumpuk gunung itu yang membuat jarang bergaul.


Jika ia dulu terus menunduk, karna ia masih awam dan jika sekarang dia berjalan dan menatap mereka seperti itu, itu karna ia harus bersikap sekalayak nya seorang sekertaris sang CEO, tidak mungkin kan, jika ia menatap klein boss nya dengan mata tertunduk, kan jadi membuat klein nya ragu.


"Jangan memperdulikan mereka," ucap Kanaya saat pintu lift sudah tertutup rapat.


Salsa memandang sejenak wajah cantik boss nya itu, lalu ia menjawab nya sambil menatap langit langit lift, " iyh, aku tau, mereka tidak bermaksud menjelek an ku, namun itu karna aku yang terlalu sibuk jadi tidak pernah bisa makan dikantin, mereka fikir aku melupakan mereka dan menjadi sombong karna sudah menjadi sekertaris mu,"


"Baiklah, jika kau mengerti maksud mereka, apa aku harus memeberi mereka perhitungan?"


"Baik kalau begitu,"


Pintu lift terbuka dan mereka melangkah menuju keruangan Kanaya, ia ingin segera memberitau kan tentang kerja sama perusahaan Qiztya dengan perusahaan Rich dengan Leo,

__ADS_1


"Sal, kau panggil kan Leo keruangan ku yah,"


"Baik,"


Salsa pergi keruangan Leo dan memberitau kan nya. Setelah menunggu beberapa menit, Leo pun sampai diruangan Kanaya.


" kenapa kay memanggil ku, Aya?" Leo sudah menempatkan diri nya dikursi tepat didepan Kanaya


" aku ingin memberitau mu bahwa kita sudah bekerja sama dengan perusahaan Rich," ucap Kanaya santai.


"Kau yakin? Bukan kah, kau sendiri yang menolak nya? Tapi mengapa tiba tiba kau menerima nya," Leo sangat penasaran kenapa Kanaya bisa berubah pikiran nya.


" aisshhh, nanti saja, kau periksa kan saja dulu kontrak nya, aku sudah memberikan nya pada Salsa, kau kerja kan sekarang! Sebelum rapat direksi 15 menit lagi!"

__ADS_1


" baiklah boss kuuu!" goda Leo sebelum pergi dari ruangan Kanaya.


__ADS_2