Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
kemarahan Bianca


__ADS_3

Disisi Bianca, setelah melajukan mobil nya pergi dari halaman rumah keluarga Rich, Bianca dan Gina pergi menuju keapartemen Gina. Apartemen itu sebenarnya punya Bianca, hanya saja, entah bagaimana, Gina berhasil membujuk Bianca untuk membiarkan nya tinggal diapartemen nya yang seharga mobil BMW itu.


Setelah sampai diapartemen nya, lebih tepat nya parkiran bawah tanah nya. Gina ingin bertanya kenapa suasana hati nya menjadi buruk. Padahal tadi Rendy sudah pulang.


"em,, Bianca? tadi bukan nya Rendy sudah pulang yah?" tanya Gina hati hati agar tidak kena amukan nanti nya.


Bianca langsung memandang Gina dengan tatapan yang sudah membara. Padahal tadi ia sudah hampir melupakan kejadian yang memalukan dan membuat hati nya bagai terbakar api yang sangat panas. Gina yang mendapat tatapan tak mengenakan itu pun langsung menunduk. Ia tau bahwa pertanyaan nya salah.


"keluar!!!" ucap Bianca kesal.


Gina menatap Bianca sekilas dan langsung keluar dari mobil nya. Ia tidak ingin kena semprot lagi. Ia masih ingin masa depan nya cerah. Karna dengan ia bersama Bianca, setidak nya jika ia ingin apa pun akan terpenuhi. Begitu pikir nya.


Setelah Gina turun dari mobil nya, Bianca langsung menancap gas menuju kediaman nya yang berada dipusat kota. Bianca tidak memperdulikan bagaimana ekspresi yang dikeluarkan Gina, yang jika dilihat akan sangat tidak mengenakan.


Setelah sekitar 20 menit perjalanan menelusuri jalanan kota yang lumayan padat. Bianca mengendarai nya dengan sangat tidak santai, bahkan sesekali ia dimarahi oleh pengendara lain karena sembarangan ngebut dijalan. Setelah nya Bianca langsung memarkirkan mobil nya digarasi rumah nya yang mewah itu. Ia tidak menyadari jika ada mobil lain digarasi nya.

__ADS_1


Bianca langsung masuk dengan mendobrak pintu rumah nya dengan sangat keras, sampai sampai membuat para pelayan nya ketakutan. Ternyata ayah dan ibu nya Bianca sudah tiba dan sedang menunggu nya didalam. Mereka juga sama terkejut nya seperti para pelayan nya.


Hal itu membuat Nathan, panggilan akrab Jonathan Herry, ayah Bianca kesal karna diganggu waktu membaca nya. Lalu Bianca langsung mengacak acak semua benda yang ada diatas meja, bahkan kopi ayah nya saja tidak ia hiraukan.


"akhhh!!!!!" ucap Bianca kesal.


"kau kenapa?! datang datang buat rusuh!! seharus nya kau menyambut kami! bukan nya membuat kami kesal dengan kau menghancurkan semua nya!" ucap Nathan kesal


"sayang,, kau kenapa? siapa yang membuat mu marah? katakan pada mama?" ucap Sient, ibu Bianca.


"siapa yang kau maksud Bianca? kami tidak mengerti," ucap Nathan bingung.


"Rendy pa!! Rendy! siapa lagi jika bukan dia!"


Nathan pun mengerti sikap putri semata wayang nya itu. Tapi mau bagaimana lagi, keluarga Rich adalah keluarga terkaya dinegara ini dan asia sendiri.

__ADS_1


"tapi mau bagaimana sayang? keluarga Rich adalah keluarga terkaya kita tidak bisa melawan mereka." ucap Nathan


"tapi pa!! aku ingin Rendy!! harus dengan Rendy!!!" ucap Bianca


"baiklah, nanti papa pikirkan cara nya!"


"baiklah! terima kasih papa!!" ucap Bianca senang.


Nathan tidak bisa melihat putri kesayangan nya itu bersedih karna yang terpenting adalah putri nya itu. Jadi ia akan melakukan apa pun agar putri nya senang. Bahkan melakukan hal yang diluar akal sehat pun.


____________________________________________


________________


hai readers, author mau ngucapin minal aidzin walfaizin yah!! mohon maaf lahir dan batin!! maafin author klo selama ini cerita nya author biasa biasa ajh, bahkan bosenin, author makasih buat kalian yang udah mau membaca, like, coment dan vote! makasihhh!!🙋

__ADS_1


__ADS_2