Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
masa lalu yang kelam


__ADS_3

" yang benar Aya? Dia Farezky Novario? Putra dari keluarga Novario? Lalu, dimana kembaran nya? Farizky Novario?" Ucap Leo antusias.


" kak Rizky..." ucap Kanaya sedih.


Rezky menghela nafas nya, " kak Rizky sudah meninggal," ucap Rezky.


Leo membulat kan mata nya karna mendengar ucapan Rezky tadi. Salsa dan Rendy pun tak kalah terkejut nya.


" itu semua karna aku," ucap Kanaya sendu, air mata nya mulai menggenang, mata nya memerah, menahan amarah dan kesedihan kala itu.


Flashback on*


" Naya! Lihat sini!" Ucap Rizky sambil mengarahkan kamera nya kepada Kanaya.

__ADS_1


Saat ini, Kanaya akan pentas dipertunjukan sekolah nya. Kanaya tampil cantik dengan gaun selutut berwarna biru langit, dengan renda dibagian bahu. Dan berhias kan manik manik berwarna warna membuat gaun itu nampak lebih indah. Rambut nya digerai dengan pita berwarna senada dengan warna gaun.


" bukan Naya! Tapi Nay!" Ucap Rezky yang kini ada disebelah nya.


Farizky Novario dan Farezky Novario, putra kembar dari keluarga Novario. Mereka terlahir hanya berbeda menit saja. Rizky lahir lebih dulu dari pada Rezky. Namun terkadang Rizky yang bersifat kekanak kanak an sedangkan Rezky bisa bersikap lebih dewasa.


" Naya lebih cantik!" Ucap Rizky tak kalah ngotot nya.


" ihh!! Nay tau!" ucap Rezky yang tak ingin kalah, lalu wanita paruh baya yang sedang mengobrol dengan teman nya, mendekati mereka dan melerai kedua nya, " sudah sudah, mau Naya, mau Nay, sama aja," ucap wanita paruh baya tersebut


" iyh deh," ucap Rezky dan Rizky bersamaan


Tak berapa lama, tiba tiba wanita paruh baya tersebut, yang tak lain adalah ibu nya Kanaya, Sarah, mendapat telfon dari seseorang. Sarah pun menjauh dari mereka dan mengangkat telfon nya. Setelah mengangkat telfon, tiba tiba wajah Sarah menjadi pucat dan terlihat gugup. Sarah pun langsung menemui Kanaya dan berkata ingin pergi sebentar.

__ADS_1


" sayang, mama mau pergi sebentar yah, nanti pulang nya Kanaya sama kak Rizky dan kak Rezky yah," ucap Sarah kemudian pergi dari sana karna sudah mendapatkan persetujuan dari sang putri.


Setelah melihat Sarah pergi, Kanaya, Rizky, dan Rezky, masuk kedalam gedung pertunjukan menunggu Kanaya pentas. Setelah selesai pentas. Kanaya dan kedua kakak nya pulang menunggukan supir pribadi Kanaya yang sudah menunggu diparkiran. Mereka menuju ke kediaman Novario untuk mengantar kan Rizky dan Rezky terlebih dahulu.


Saat sampai didepan kediaman keluarga tersebut, mereka dibuat kaget saat melihat pintu rumah tersebut terbuka. Membuat ketiga anak itu berlari menuju keruang tamu. Saat melihat banyak orang asing yang ada diruang tamu nya, membuat Rizky dan Rezky paham akan situasi. Walau pun usia kedua nya masih sangat muda. Namun mereka memiliki insting yang tak kalah tajam dari orang dewasa.


Mereka segera melindungi Kanaya. Mata mereka yang tajam langsung melihat kearah pojok ruangan. Mereka melihat dengan jelas, ayah, ibu dan bibi mereka sedang diikat dan dibekap oleh orang orang asing tersebut. Rizky pun langsung memerintah kan Kanaya dan Rezky untuk segera pergi sana.


Melihat situasi yang memang tidak memihak, Rezky menarik Kanaya untuk keluar dari rumah itu. Melihat ketiga anak kecil itu ingin kabur. Membuat para orang asing itu langsung mengejar mereka. Saat Kanaya melihat ibu nya yang dibekap, ia memcoba untuk kembali lagi, namun langsung diseret oleh Rezky, karna terlalu berbahaya.


Kanaya yang nakal, tetap memaksa untuk masuk lagi kedalam. Melihat target nya akan lari, orang orang itu mengarah kan pistol pada Kanaya. Hal itu membuat Rizky segera menghalangi pistol itu. Suara tembakan yang sangat keras, terdengar sangat jelas dan lantang. Tepat didepan Kanaya dan Rezky, Rizky menghadang peluru tersebut agar tidak menembak Kanaya.


" Rez, jagain Naya.. kau harus menjaga nya.. bawa dia pergi sejauh jauh nya.. kembali jika situasi sudah aman.. jaga dia ya,, adik ku.. aku menyayangi ka.. lian.." pesan terakhir dari Rizky, membuat Rezky segera menggandeng tangan Kanaya masuk kedalam mobil dan pergi sejauh jauh nya.

__ADS_1


Setiap kali Kanaya mengingat nya, ia selalu menangis dan menyalah kan diri nya sendiri. Karna keegoisan nya, yang ingin bertemu dengan ibu nya, membuat Rizky tertembak.


__ADS_2