
Saat Kanaya sedang memperhatikan foto yang dikirim kan oleh salah satu anggota nya, tiba tiba ponsel nya berbunyi dan menampilkan nama sekertarsis nya. Kanaya langsung mengangkat nya begitu telfon nya sudah tersambung, Kanaya bisa mendengar suara panik dan gugup dari Salsa.
" Aya! Kau sudah dengar berita tentang keluarga Wels?" Ucap Salsa gugup
" iyh," jawab Kanaya singkat
" sekarang polisi sedang mencari mu! Karna kau adalah pemegang saham terbesar diperusahaan itu, polisi mungkin akan menangkap mu karna tidak bisa membayar hutang bank Aya!" Ucap Salsa panik
" tenang lah! Yang meminjam pada bank itu pemilik nya! Sedangkan aku hanya pemegang saham! Dan mereka mencari ku bukan untuk masalah itu!" Ucap Kanaya tenang
" bukan?" Tanya Salsa bingung.
Karna jujur saja, ia hanya melihat berita nya sekilas, lalu saat polisi datang ke kantor, Salsa pikir mereka akan menangkap Kanaya karna tidak bisa membayar hutang nya pada bank. Padahal mereka hanya ingin memberitahu kan bahwa dalang dibalik berita yang membuat perusahaan Qiztya mengalami kerugian yang cukup besar sudah ditangkap.
" kau disana saja! Aku akan kekantor sekarang!" Ucap Kanaya
__ADS_1
" baik,"
Setelah memutuskan sambungan telfon nya, Kanaya menatap para anggota nya yang sudah dibuat pensaraan oleh berita tersebut.
" kalian selidiki pria yang aku kirim kan foto nya. Sekarang kita hanya menunggu wanita itu memberikan informasi mengenai dalang dibalik ini semua, dan kita hanya perlu menjadi penonton, mereka yang akan mengatasi semua nya. Yang kita lalukan hanya menonton dan memberi sedikit bumbu. Bersiap lah untuk besok! Dan jangan beri tau ini pada Kia atau Alex! Aku tidak mau jika wanita menjijikan itu memanfaat kan adik adik ku!" Ucap Kanaya
" baik!" Jawab semua anggota yang ada disana.
" baik lah, biar aku yang mengantar mu," ucap Rendy yang hanya mendapat anggukan dari Kanaya.
Rendy pun segera menyusul Kanaya masuk kedalam kantor. Ia langsung menarik tangan Kanaya saat jarak nya sudah dekat.
" hey! Tenang lah! Jika kau tergesa gesa seperti ini, maka kau tidak bisa menyelesai kan masalah dengan kepala dingin!" Ucap Rendy tegas
" maaf," ucap Kanaya sambil menundukan kepala nya karna ia merasa ia memang salah, karna terlalu terburu buru.
__ADS_1
" baiklah, ayo," Rendy kemudian menggandenga tangan Kanaya menuju ke lift.
Setelah sampai didepan ruangan Kanaya, mereka agak sedikit terkejut karna pintu ruangan Kanaya terbuka, saat ia masuk kedalam, Salsa dan Leo sudah ada disana. Atau lebih tepat nya Leo juga baru sampai. Leo yang baru sampai sama terkejut nya saat ia melihat Salsa yang melongo didalam ruangan Kanaya seorang diri.
Ouh tidak! Dia tidak sendiri! Lebih tepat nya ia sedang memperhatikan seseorang yang sedang duduk dikursi Kanaya sambil membelakangi mereka semua.
Kanaya yang penasaran akhir nya angkat bicara, " siapa anda? Kenapa anda bisa ada didalam ruangan ku?"
Saat mendengar ucapan Kanaya, pria itu berbalik dan langsung mendekat kearah Kanaya. Kanaya yang melihat pria itu mirip dengan pria yang ada difoto yang anggota nya tunjukan pun menjadi waspada. Namun saat suasana tegang, mereka dikejutkan oleh tindakan tiba tiba si pria misterius.
" adik!! Akhir nya! Aku bisa melihat mu!!" Ucap nya sambil berlari manja dan memeluk tubuh Kanaya tiba tiba.
Kanaya yang bingung dan tidak sempat menghindar pun hanya bisa bengong dan tidak mengerti situasi nya. Yang lain juga mematung ditempat dan bingung dengan situasi. Tapi Rendy langsung sadar dan mendorong tubuh pria tersebut menjauh dari Kanaya. Rendy memperlihat kan wajah cemburu nya dan menatap tajam kearah pria tersebut.
' berani nya dia menyentuh wanita ku!' -ucap tatapan Rendy yang seperti nya ingin memakan hidup hidup pria yang ada dihadapan nya ini.
__ADS_1