
Wili yang melihat tatapan itu pun mencoba untuk mencair kan suasana dengan mencoba untuk memperkenal kan Kanaya pada wanita yang sudah ber umur itu.
" Aya, mari duduk " ucap Wili mempersilah kan Kanaya duduk didepan wanita itu yang ditilik seperti nya nenek nya Rendy, begitu fikir Kanaya.
" baik " ucap Kanaya sopan.
" perkenal kan diri mu " ucap wanita itu dingin. Seperti nya dia tidak menyukai Kanaya atau memang seperti nya sifat nya seperti itu.
" nama nya Kanaya bu.. " ucap Wili mewakili Kanaya.
" saya bicara pada nya " ucap nya dingin
" nama saya Kanaya Angela Farezky.. " ucap Kanaya ramah.
" Kanaya ? CEO perusahaan Qiztya yang menempati posisi ke tiga dalam pasar saham kali ini ? " tanya nya dengan tatapan seolah merendah kan.
" benar " ucap Kanaya.
" hanya bisa mencapai peringkat ketiga, payah " ucap nya merendah kan
__ADS_1
" maaf jika tidak bisa memenuhi ekspetasi mu, tapi itu adalah hasil kerja keras ku " ucap Kanaya santai. Ia memang terkejut dengan perkataan nya, namun ia tau, jika melawan maka itu bukan keputusan yang baik untuk saat ini.
" sombong sekali " ucap nya tak mau kalah.
" terima kasih " ucap Kanaya
" baiklah.. kita belum sempat berkenalan bukan.. Kanaya ini ibu nya Martin, nenek nya Rendy.. ibu.. ini Kanaya.. " ucap Wili sopan.
" tidak perlu basa basi ! Kita ke inti nya saja " ucap Nenek.
" ibu, apa ibu yakin ? Tapi ini bukan waktu nya.. " ucap Wili
" tentu saja ! Memang nya kenapa ! Dia harus bisa membukti kan kalau dia bisa menjadi menantu keluarga Rich ! "
" kenapa nenek masih membahas itu ! " ucap Rendy yang sejak entah kapan sudah ada diruang keluarga. Semua orang menoleh kearah nya.
' kenapa nenek harus datang disaat yang seperti ini si ! Menyebal kan ! ' -ucap Juno dalam hati.
" Rendy tidak setuju jika Kanaya harus mengikuti tradisi kalian yang aneh itu ! " ucap Rendy marah.
__ADS_1
" Rendy ! Itu sudah menjadi kewajiban setiap menantu keluarga Rich ! Ibu mu juga pernah melakukan nya ! Apa lagi untuk nya ! Dia akan menjadi menantu utama dikeluarga ini ! Karna dia yang akan menerus kan keturunan keluarga ini ! " ucap Nenek
" tidak nek ! Rendy tidak setuju ! " ucap Rendy.
" tunggu sebentar ! " ucap Kanaya.
Semua orang langsung menoleh kearah nya dan diam. Menunggu apa yang akan dikatakan oleh Kanaya.
" apa yang membuat kalian bertengkar seperti ini ? Lalu apa hubungan nya dengan ku ? " ucap Kanaya.
" jadi begini Aya.. dalam keluarga Rich, siapa pun yang akan menjadi menantu keluarga ini, harus melewati tradisi berupa ujian untuk membuktikan bahwa dia layak untuk menjadi menantu keluarga ini, " ucap Wili.
" jadi, maksud nya.. ini ujian untuk ku ? " tanya Kanaya.
" benar " ucap mereka kompak.
" ouh.. apa ! Jadi maksud nya aku.. aku.. aku akan menjadi menantu keluarga Rich ! " ucap Kanaya kaget.
Mereka semua mengangguk polos. Sedang kan Kanaya terkejut bukan main. Niat nya ingin mampir sebentar malah dia yang akan menjadi bagian dari keluarga. Kanaya benar benar tak habis pikir. Ia bahkan sekarang hanya membuka mulut nya saking terkejut nya.
__ADS_1
Ditambah lagi wajah polos mereka yang seperti nya merasa tidak bersalah sama sekali dengan apa yang mereka katakan. Mereka seperti mengatakan bahwa ini memang sudah seharus nya dan sudah ditakdir kan. Seketika Kanaya pucat, belum lagi ia harus memikir kan apa ujian nya !
' Kak Rezky bagaimana ini !!! ' -ucap Kanaya dalam hati.