Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
berkunjung.


__ADS_3

Kanaya pergi menuju ke restoran terdekat setelah mendapat kan kunci mobil nya. Restoran yang akan ia kunjungi adalah restoran yang cukup terkenal dikota tersebut. Kanaya memutuskan untuk memesan makanan yang terbaik disana. Setelah mengantri cukup lama karna memang waktu jam makan siang, akhir nya selesai juga pesanan Kanaya.


Setelah selesai mengurus pembayaran makanan yang ia pesan, kanaya menjalan kan mesin mobil nya menuju kejalanan kota yang cukup padat. Suasana hati Kanaya sekarang sedang senang. Jantung nya tiba tiba berdegup kencang. Entah lah, memikir kan tentang kunjungan nya ke kediaman Rich membuat nya memikir kan hal hal aneh.


Bagaimana jika mereka tidak menerima ku atau mereka membenci ku karna aku tidak pernah main kesana. Semua pikiran buruk mengenai kedatangan nya. Membuat jantung Kanaya semakin berdegup. Kanaya langsung menepis pikiran buruk tersebut.


" tenang Aya ! Mereka kan juga menerima mu dengan baik ! " ucap Kanaya menyemangati diri sendiri.


" tapi bagaimana jika mereka menolak ku karna aku membawa kan makanan yang dari restoran ! Mereka pasti mengira kalau aku tidak bisa memasak ! Dan mereka tidak menerima ku ! " ucap Kanaya sambil terus mengemudi.


Kanaya terus memikir kan bagaimana reaksi Martin dan Wili ketika dalam perjalanan menuju ke kediaman keluarga Rich.


Sedang kan yang ada dikantor sedang frustasi karna dari tadi belum selesai selesai rapat nya. Padahal tadi pagi sudah rapat, kenapa sekarang rapat lagi ! Begitu yang terus ada di kepala Rendy saat ini. Juno yang melihat ekspresi Rendy yang dari tadi sudah masam tertawa dalam hati nya. Ia tau jika kakak nya ini sedang risau memikir kan Kanaya yang sedang dalam perjalanan.

__ADS_1


Kembali lagi pada Kanaya, kini ia sudah memasuki komplek perumahan elit. Jantung nya tambah berpacu cepat. Entah lah, yang jelas perasaan nya tidak enak. Seperti akan terjadi sesuatu.


' semoga saja itu hanya firasat ' -ucap Kanaya dalam hati.


Kanaya terus mencoba untuk menjernih kan fikiran nya. Kanaya mencoba meyakin kan diri nya sendiri bahwa semua akan baik baik saja. Setelah mengendarai mobil nya di komplek perumahan elit itu sekitar 5 menit, akhir nya Kanaya sampai didepan rumah keluarga Rich. Ia sempat merasa khawatir. Namun ia berhasil meyakin kan diri nya lagi bahwa semua nya baik baik saja.


Didepan gerbang, ia sempat dihadang oleh para pengawal disana. Karna Kanaya sudah lama tidak mampir kerumah keluarga itu, jadi mungkin para pengawal yang sedang berjaga lupa akan siapa Kanaya. Setelah menurun kan kaca jendela depan mobil nya, ia menyapa sopan kepada para pengawal yang berjaga. Para pengawal sempat terkejut karna tidak menyangka jika Kanaya akan berkunjung hari ini.


" tidak apa " ucap Kanaya memaklumi pengawal tersebut.


" baik, silah kan masuk nona " ucap pengawal itu kemudian membuka pintu gerbang tersebut dan mempersilan mobil Kanaya masuk.


Setelah memarkir kan mobil nya, Kanaya berjalan menuju kepintu utama rumah itu. Kanaya sempat tidak percaya diri karna ia sudah memencet bell rumah tiga kali namun belum ada yang membuka kan pintu untuk nya. Semua perasaan buruk itu bermunculan lagi. Ia sempat berfikir kenapa ia kesini ?

__ADS_1


' kenapa juga aku kesini ? Memang nya aku benar benar wanita nya apa ? Aku juga si ! Kenapa harus kebawa hati segala ! Aaaa!! Aku ini kenapa ! ' -ucap Kanaya dalam hati.


Kanaya sempat ingin berbalik menuju mobil nya. Namun saat ia akan menyeret kaki nya pergi, pintu rumah itu terbuka dan menampil kan sosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik. Untuk sesaat Kanaya bernafas lega karna ternyata ia masih diterima dirumah ini. Begitu fikir nya.


" Aya ! " ucap Wili.


" iya, maaf ya jika kehadiran Kanaya menganggu " ucap Kanaya tidak enak karna melihat raut wajah Wili yang seperti terkejut akan kehadiran nya.


" tidak ayo masuk, " ucap Wili.


" baik " ucap Kanaya sopan.


Setelah sampai diruang keluarga, Kanaya sempat terkejut dengan kehadiran sosok seorang wanita yang sudah ber umur tidak muda lagi. Wanita itu menatap nya dengan tatapan menelisik.

__ADS_1


__ADS_2