Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
Perasaan untuk Rendy


__ADS_3

Dirumah keluarga Rich, setelah berbincang cukup lama, Kanaya memutuskan untuk pulang. Tak lupa ia berpamitan pada orang tua Rendy dan Juno. Tadi nya Kanaya ingin pulang sendiri, tapi Rendy memaksa nya untuk mengantarkan nya dengan aman sampai ke apartemen nya.


Setelah beberapa menit perjalanan, akhir nya mereka sampai diapartemen Kanaya.


"terima kasih, sudah mengantarkan ku pulang," ucap Kanaya sebelum keluar dari mobil.


Tapi sayang sekali, tangan Rendy lebih cepat dari langkah kaki Kanaya. Rendy menarik tangan Kanaya sampai Kanaya masuk kedalam dekapan nya yang hangat dan nyaman. Kanaya sempat kaget tapi setelah beberapa saat ia pun menikmati pelukan yang diberikan oleh Rendy.


"aku harap kau bisa selalu bersama ku, aku tau mungkin kau sudah tak mempercayai lagi arti keluarga, tapi aku janji, aku akan membuat mu bisa menerima ku dan juga mencintai ku dengan sepenuh hati mu. Aku janji Kanaya, aku akan melindungi mu menjaga mu dan menyayangi mu dengan jiwa dan raga ku." ucap Rendy sambil mendekap erat tubuh ideal Kanaya.


Kanaya kaget sampai sampai ia tidak bisa berkata apa apa. Sungguh?! Kanaya tidak tau harus berbuat apa. Sampai detik ini pun ia tidak pernah berada disituasi seperti ini. Jantung nya berdetak 3 kali lebih cepat dari biasa nya, udara disekitar nya berubah menjadi panas. Ia sungguh tidak tau harus berbuat apa.


"Kanaya, aku tidak meminta lebih dari mu, aku hanya ingin kau menganggap ku ada, menerima setiap apa yang aku berikan, jangan membuat ku khawatir dan yang paling penting, jangan dekat dekat dengan laki laki lain! aku tidak suka!" ucap Rendy dengan nada posesif.

__ADS_1


Sejenak Kanaya memandang mata Rendy dengan sangat intens ia ingin mencari apa kah ada kebohongan yang diucap kan oleh Rendy. Namun ternyata, ia tidak menemukan nya disana. Rendy memang sungguh sungguh dengan setiap ucapan nya. Kanaya sedikit menjauh kan wajah nya dari wajah Rendy.


"baiklah tuan muda Rich, aku akan berusaha untuk membuka hati. Namun, aku tidak janji, karna aku harus fokus pada pembalasan dendam ku terlebih dahulu. Aku ingin mengenal mu lebih dalam lagi. Aku ingin menghilangkan semua kesedihan tentang masa lalu ku itu. Aku ingin saat aku menjalani kehidupan yang lebih serius lagi aku sudah melepaskan semua kenangan ku dulu." ucap Kanaya.


Rendy yang mendengar itu pun tak bisa berkata kata lagi. Seluruh otak dan tubuh nya dipenuhi oleh rasa gembira yang sangat sangat tidak bisa ia tahan. Seketika ia langsung memeluk nya dengan sangat erat. Ia enggan untuk melepaskan nya seperti ia akan kehilangan Kanaya saja.


"sungguh! benar kan! kau tidak akan akan menarik ucapan mu lagi kn?! sudah deal kan!" ucap Rendy memastikan


"kalau begitu mulai besok! kau harus menuruti semua perintah ku! kau tidak boleh terlalu capek! jika kau ingin pergi kemana pun kau harus menelfon ku dulu, kirimi aku pesan dan harus selalu memberi kabar pada ku," ucap Rendy posesif.


"baiklah~" ucap Kanaya pasrah.


"kalau begitu sekarang kau harus masuk, hari sudah mulai gelap," ucap Rendy sambil mengelus rambut panjang Kanaya dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


"iyah~"


Setelah itu Kanaya keluar dari mobil Rendy. Sebelum mobil itu pergi, Rendy mengatakan kata kata yang membuat Kanaya malu.


"sayang, seperti nya nanti malam aku harus mandi air dingin nih," ucap Rendy sambil menatap Kanaya dengan tatapan menggoda.


"aishhh! apa apa in sh kau ini!" ucap Kanaya dengan pipi merah seperti tomat dan langsung lari masuk ke apartemen nya.


"hahahaha..." Rendy tertawa dengan penuh kemenangan karna bisa melihat reaksi Kanaya yang malu malu.


'kau akan menjadi milik ku Kanaya, kau memang hanya menjadi milik ku sejak pertama memang milik ku!' -ucap Rendy dalam hati nya


Rendy melajukan mobil nya menuju kediaman nya dengan perasaan senang. Ini hari yang tak kan pernah Rendy lupakan. Ia akan menceritkan nya pada anak anak nya nanti.

__ADS_1


__ADS_2