
Setelah menghabis kan sarapan yang penuh dengan drama. Kanaya dan Rezky serta Glen akhir nya berangkat menuju bandara karna penerbangan akan berangkat satu jam lagi. Tadi nya Rezky ingin Kanaya menggunakan pesawat pribadi nya saja, tapi Kanaya langsung menolak nya.
Bukan nya tidak ingin menerima bantuan dari Rezky, hanya saja Kanaya tidak ingin kedatangan nya diketahui oleh seseorang. Bagaimana pun, Kanaya pernah memiliki kenangan buruk dinegara itu. Kanaya tidak ingin, kenangan buruk nya saat masih kuliah dulu terulang kembali.
Setelah sekitar 30 menit perjalanan, Kanaya, Rezky dan Glen akhir nya sampai di bandara Internasional yang ada dikota tersebut. Mereka langsung menuju ruang tunggu untuk menunggu jadwal penerbangan Kanaya sebentar lagi. Disana ternyata sudah berbaris rapi beberapa anggota dari Black Snake.
Kanaya yang melihat itu pun hanya bisa menghela nafas nya. Sudah pasti kakak nya yang satu ini tidak akan melepas kan nya dengan mudah. Kanaya melirik kearah Glen dan kemudian sama sama melirik kearah Farezky yang sekarang sedang memasang wajah bahagia dan bangga.
" baiklah terserah ! " ucap Kanaya pasrah.
Ia sudah tidak ingin berdebat dengan kakak nya yang satu ini. Karna ia tau, akhir nya hanya akan membuat nya lelah. Glen yang sedari tadi hanya memperhatikan tingkah putra nya yang kekanak kanak an itu pun hanya bisa menggelengkan kepala nya saja. Ia sudah lelah dengan semua tingkah putra nya sejak tadi pagi.
Mereka pun akhir nya memutuskan untuk duduk dikursi tunggu yang sudah disedia kan. Para anggota black snake yang berjumlah 5 orang yang terdiri dari 3 wanita dan 2 pria itu pun juga ikut menempat kan diri nya disana.
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa menit, akhir nya terdengar pemberitahuan penerbangan yang akan membawa Kanaya pergi dari negara ini. Setelah mendengar pemberitahuan itu, Kanaya bangkit dan menyeret koper nya menuju pesawat nya. Saat melihat Kanaya beranjak, Farezky dan Glen juga bangkit dari duduk nya.
Kanaya berbalik dan melihat Farezky dan Glen yang memasang wajah sedih dan memelas. Sebenar nya Kanaya ingin tertawa, namun melihat situasi yang tidak memungkin kan membuat Kanaya menahan tawa nya. Kemudian Kanaya beranjak untuk memeluk tubuh pria paruh baya yang sudah dianggap nya ayah ini.
Setelah selesai memuluk tubuh tua itu, Kanaya beranjak memeluk Farezky. Kakak sepupu nya yang sangat ia sayangi. Kanaya menepuk pelan punggung pria itu. Hangat. Itu yang ia rasa kan.
" sudah ya kak... Nay bisa menjaga diri.. lagi pula kan ada mereka.. mereka kan pasti bisa menjaga Nay disana.. " ucap Kanaya.
" janji ya ! Jangan buat kakak mu ini khawatir ! Ingat itu ! " ucap Farezky tegas.
Kanaya dan kelima anggota black snake lain nya pergi menuju pesawat mereka. Perjalanan ini akan cukup memakan waktu. Kanaya menghela nafas nya.
' perjalanan ini akan panjang.. ' -ucap batin Kanaya.
__ADS_1
" boss, anda kenapa ? " tanya Jasmine. Jasmine memang sedari tadi memperhatikan raut wajah boss nya.
" tidak apa apa " ucap Kanaya.
" sungguh boss ? " tanya Jasmine ragu.
" sungguh " ucap Kanaya mencoba meyakin kan Jasmine.
" baik "
Kanaya menghela nafas nya sejenak kemudian kembali pada kediaman nya. Ia masih memikir kan tentang kajadian saat kuliah dulu. Mungkin ia saat nya untuk nya menuntas kan apa yang belum sempat ia tuntas kan.
' ini saat nya.. ' -gumam Kanaya dalam hati.
__ADS_1
.............................................................................................................................
MAAF YA AUTHOR BARU BISA UP, AUTHOR LAGI SIBUK SAMA KEHIDUPAN NYATA AUHTOR. SEKALI LAGI MAAF YA.. DAN MAKASIH UNTUK YANG SUDAH BACA DAN MENINGGALKAN LIKE NYA.. SEKALI LAGI AUTHOT UCAP KAN TERIMA KASIH.. JANGAN LUPA TINGGAL KAN LIKE DAN KOMENTAR DIKOLOM KOMENTAR YA.. TERIMA KASIH..