Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》

Gadis Kecil Kesayangan Mama 《Berhenti Krna Gk Ada Ide Lgi!!》
kantor cabang 1


__ADS_3

Kini mobil yang ditumpangi Kanaya dan anggota black snake akhir nya tiba di depan cabang perusahaan Qiztya. Setelah menempuh 30 menit berkendara dijalanan kota yang tidak terlalu ramai pengendara roda empat. Kanaya memutuskan untuk turun sendiri. Bagaimana pun ia ingin melihat apa kah sopan santun yang ia tekan kan dilaksanakan betul betul oleh karyawan nya.


Terlebih lagi, ini adalah cabang perusahaan baru. Ini pertama kali nya Perusahaan Qiztya membangun cabang nya dinegara lain. Yah, jika nanti nya ia tidak terlalu diperdulikan, mungkin Kanaya akan memaklumi nya. Bagaimana pun, ini cabang perusahaan yang baru, pasti banyak pekerjaan yang harus mereka kerjakan kan ?


Saat Kanaya keluar dari mobil yang dikendarai oleh Rio, Jasmine yang sudah siap dimobil belakang mendapatkan kode dari Kanaya. Jasmine yang mendapatkan kode pun mengerti dan mengurungkan niat nya untuk pergi menyusul Kanaya.


Sekarang ia tau alasan Kanaya memakai pakaian sederhana. Ternyata ia ingin menguji karyawan nya akan kah mereka memandang orang dari penampilan nya atau tidak.


Kanaya hari ini memakai kemeja putih dengan celana panjang hitam, dan blazer berwarna senada dengan celana nya. Terlihat biasa jika dibanding kan dengan jabatan nya sebagai CEO utama perusahaan itu bukan ?


Kanaya mulai memasuki pintu utama perusahaan itu. Terlihat mewah dan elegan. Tentu saja, negara ini adalah negara yang terkenal dengan kerajaan yang memimpin sejak negara ini berdiri. Dengan banyak nya darah bangsawan disini, tak heran jika interior nya mewah dan elegan.


Sekilas, Kanaya melihat tatapan heran dari para penjaga yang ada disana. Yah, tentu saja, Kanaya berbeda dengan mereka. Bukan hanya pakaian yang terkesan sederhana, namun juga kecantikan yang belum pernah mereka lihat sebelum nya.


' dia manis ' itulah kata kata yang para penjaga itu ucapkan dalam hati nya masing masing. Melihat Kanaya yang memiliki kecantikan berbeda dari wanita umum nya, membuat mereka melupakan prosedur bagi siapa pun selain karyawan masuk kedalam kantor.

__ADS_1


Kanaya hanya melewati mereka. Mata indah nya fokus pada apa yang ada didepan nya. Saat mata nya tidak bisa menangkap seseorang yang ia cari, Kanaya mulai kehilangan semangat untuk mengerjai.


Kanaya berjalan perlahan menuju bagian resepsionis. Kanaya tersenyum tipis sebelum angkat bicara, " permisi " sapa nya sopan.


" ya ? " jawab salah satu resepsionis yang ada disana.


" maaf, anda mencari siapa nona ? " tanya salah satu teman resepsionis itu.


" saya ingin bertemu dengan direktur perusahaan ini, " ucap Kanaya.


" maaf nona, apa anda sudah membuat janji terlebih dahulu ? " tanya nya kembali.


" maaf nona, sebaik nya anda membuat janji terlebih dahulu " ucap sang resepsionis.


' kenapa ? Bukan kah sudah pernah ku katakan, tidak masalah jika dia membuat janji atau tidak, lalu kenapa sekarang ini menjadi masalah ? Heh ! Sekarang aku sudah tau kenapa banyak sekali komplen dari beberapa perusahaan tentang perusahaan cabang ku yang sini, cih ! Padahal ini belum 3 hari, tapi berani sekali dia membuat onar diperusahaan ku ! ' -ucap Kanaya dalam hati

__ADS_1


" tapi bisakah kalian menguhubungi direktur kalian terlebih dahulu, " tanya Kanaya kembali


" em, maaf nona, seperti nya direktur kami belum berangkat " ucap salah satu resepsionis itu ragu ragu.


' apa ! Belum berangkat ! Ini sudah pukul 9 lebih ! Kurang ajar sekali dia ! ' -kesal Kanaya dalam hati.


" ada apa ini ! " suara itu berhasil membuat kedua resepsionis tadi pucat pasi.


" kenapa ini ! " ucap nya kembali.


" ma- maaf direktur, tapi ada yang mencari anda kata nya ada yang ingin dibicarakan, penting, " ucap nya gugup.


" dia sudah membuat janji dengan ku ?! " tanya nya sambil memperhatikan Kanaya dari belakang karna sedari tadi Kanaya tidak membalik kan tubuh nya.


' seperti nya aku pernah melihat nya.. mungkin hanya perasaan ku saja ' -ucap nya dalam hati.

__ADS_1


" be- belum direktur "


" kalau begitu usir dia ! Jangan biarkan dia masuk ! Miskin ! " ucap nya dengan sombong.


__ADS_2