
Sudah 30 menit, Kanaya berdiam diri di taman kota. Entah apa yang ia pikir kan. Yang jelas, setelah cukup lama berdiam diri dan memperhatikan kendaraan yang lalu lalang. Membuat nya sedikit lega dan bisa sedikit santai. Ia akan memikir kan semua nya, agar ia tidak perlu kehilangan apa pun lagi.
Kanaya akhir nya bisa bernafas lega. Berfikir bahwa, ia akan memulai hidup baru yang jauh lebih baik dari sekarang. Namun seperti nya Kanaya terlalu cepat untuk bernafas lega. Entah lah, mungkin hanya perasaan saja.
Setelah cukup lama menunggu taksi yang akan mengantar nya pulang. Akhir nya taksi yang ia tunggu datang juga. Kanaya langsung masuk dan memberi tahu kan alamat yang akan ia tuju. Tidak ada perbincangan apa pun sepanjang perjalanan. Kanaya juga tidak masalah, karna fikiran nya sendiri pun sedang tidak fokus.
Kurang lebih sekitar 30 menit akhir nya taksi yang ia tumpangi sampai didepan rumah Farezky. Setelah membayar taksi yang ia tumpangi, Kanaya langsung masuk tanpa melihat bahwa bibir atas supir taksi tadi terangkat.
Kanaya masuk, dan melihat Farezky yang sedang menunggu nya. Seperti nya, cukup lama Farezky menunggu Kanaya. Karna dilihat dari cangkir kopi yang ada didepan nya. Sudah ada 4 - 5 cangkir kopi yang ada disana. Kanaya yang melihat itu tersenyum tipis. Ia tahu bahwa kakak sepupu nya ini pasti tidak akan tidur sebelum ia kembali.
" dari mana saja kau ? Jasmine bilang kau sudah pulang 1 jam yang lalu ! Lalu kemana saja kau ? " tanya Farezky dengan penuh tekanan disetiap kata nya.
__ADS_1
Kanaya yang mendengar perkataan penuh kekhawatiran dari Farezky pun hanya tersenyum tipis sambil duduk disamping Farezky yang sudah melipat tangan nya didepan dada. Tanda ia sedang kesal sekarang.
" iya iya.. Nay tau, kak Rezky pasti lagi cemas in Nay kan ? Tapi Nay gak apa apa kak.. Nay cuma mampir sebentar kok tadi ditaman.. " jelas Kanaya.
" tapi tetap saja Kanaya ! Itu berbahaya ! Kau itu wanita ! Adik ku ! Tanggung jawab ku ! Seharus nya kau kasih tau aku dulu sebelum pergi begitu saja seperti itu, atau setidak nya, kau minta aku untuk menjemput mu ! Kau juga mematikan ponsel mu ! Kau mau aku mati karna khawatir ! " ucap Farezky dengan kesal.
" iya.. maaf kak.. maaf ya.. Nay udah buat kak Rezky khawatir.. ini yang terakhir kali nya.. Nay janji.. " ucap Kanaya mencoba meyakin kan Farezky.
" janji ! " tanya Farezky memastikan.
" baiklah kalau begitu " ucap Farezky kemudian mengusap kepala Kanaya dengan penuh kasih sayang.
__ADS_1
" kamu sudah makan malam belum Nay ? " lanjut Farezky setelah kegiatan nya selesai.
" .. sudah " ucap Kanaya
" jangan bohong ! Jasmine bilang kau hanya makan cemilan yang dibeli oleh nya tanpa makan makanan yang berat ! " ucap Farezky dengan tatapan kesal.
" baiklah baiklah... Nay belum makan ! " ucap Kanaya pasrah, ia tidak mau masalah kecil ini membuat nya harus marahan dengan Farezky.
" kalau begitu ayo.. kita makan malam, kak Rezky akan buat kan makanan favorit mu " ajak Farezky sambil beranjak dari duduk nya.
" baiklah ayo.. "
__ADS_1
Farezky dan Kanaya pergi kedapur dan mulai memasak makanan favorit Kanaya. Kanaya sesekali tertawa saat melihat Farezky yang sedikit kualahan karna ternyata memasak tidak semudah yang ia bayang kan. Setelah selesai, Kanaya dan Farezky menyantap makanan yang mereka masak. Setelah makan malam yang penuh drama. Kanaya dan Farezky memutuskan untuk pergi kekamar karna sudah cukup malam.
Hari ini, hari yang cukup melelah kan bagi Kanaya. Ia harus istirahat agar besok bisa memulai hari kembali.