Guardian Of The Last Bastion

Guardian Of The Last Bastion
Chapter 57: Menuju Lokasi Ujian


__ADS_3

2241


Tembok Pusat Benteng Selatan


Jumlah Populasi 4.044.871


Satu persatu, para kadet dipanggil untuk maju ke depan, di mana mereka mengambil perlengkapan yang telah disiapkan dengan rapi.


Perlengkapan ini termasuk senjata mereka, seperti lightblade yang mengkilap dan lightgun, serta sebuah tas khusus yang berisi perlengkapan yang akan mereka butuhkan selama ujian.


Setiap kadet maju dengan langkah tegap, mengambil senjata dan perlengkapan mereka dengan hati-hati. Mereka tahu betapa pentingnya memeriksa setiap detail sebelum memasuki ujian yang kritis ini.


Lightblade yang mengkilap dan lightgun yang presisi mereka diperiksa untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik, tidak boleh ada ruang untuk kesalahan teknis yang tidak terduga.


Setelah pemeriksaan ketat tersebut, mereka meletakkan senjata mereka di sabuk dengan penuh kewaspadaan dan mengenakan tas perlengkapan itu dengan cermat.


Setiap gerakan mereka dilakukan dengan penuh perhitungan, karena mereka tahu bahwa persiapan yang baik adalah kunci untuk berhasil dalam ujian ini.


Tas itu berisi berbagai macam peralatan yang akan mereka butuhkan selama ujian, termasuk alat komunikasi untuk tetap terhubung dengan tim mereka, perbekalan makanan untuk menjaga energi mereka, peralatan medis darurat untuk mengatasi cedera kecil di medan, peta yang akan membantu mereka dalam navigasi, dan berbagai alat praktis lainnya.


Semua perlengkapan ini adalah bagian integral dari persiapan yang sangat serius untuk menghadapi ujian komprehensif ini.


Alat komunikasi akan memungkinkan para kadet untuk berkoordinasi dengan rekan-rekan mereka selama ujian, memastikan bahwa informasi dapat dipertukarkan dengan cepat dan efisien.


Perbekalan makanan, sementara itu, adalah sumber energi yang akan membantu mereka menjaga fokus dan daya tahan fisik selama ujian yang melelahkan ini.


Peralatan medis darurat merupakan langkah bijak untuk menghadapi situasi tak terduga yang mungkin muncul selama ujian. Peta akan menjadi panduan penting untuk navigasi di medan yang mungkin tidak familiar bagi mereka.


Semua perlengkapan ini telah siapkan dengan seksama sebagai bagian dari strategi untuk memastikan bahwa para kadet memiliki semua yang mereka butuhkan untuk menghadapi tantangan besar ini.


Pentingnya perlengkapan ini tidak hanya berarti bahwa mereka memiliki alat untuk melindungi diri mereka sendiri, tetapi juga merupakan simbol tanggung jawab besar yang diletakkan pada pundak mereka.


Dalam militer, perlengkapan adalah nyawa, dan para kadet menyadari bahwa mereka harus merawat dan memanfaatkannya dengan bijak dalam setiap situasi yang mungkin mereka hadapi.


Dengan perlengkapan yang tepat dan kesiapan mental yang tinggi, para kadet merasa siap untuk menghadapi segala kondisi dan situasi yang mungkin mereka temui selama memulai ujian komprehensif ini.


Mereka telah dilatih dengan keras untuk memastikan bahwa mereka dapat menghadapi tekanan, membuat keputusan cepat, dan berkoordinasi dengan rekan-rekan mereka dalam situasi yang intens.


Setelah kadet memiliki perlengkapan mereka, mereka diberikan petunjuk terakhir oleh instruktur sebelum berangkat ke tempat ujian. Mereka diberitahu untuk tetap tenang, berpikir secara rasional, dan menjalankan apa yang telah mereka pelajari selama pelatihan dengan tekun.


Instruktur mengingatkan mereka untuk tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga mengedepankan ketangguhan mental dan kerjasama tim.


Ini adalah saatnya bagi para kadet untuk membuktikan bahwa mereka adalah prajurit yang kompeten dan dapat diandalkan dalam setiap situasi. Petunjuk terakhir ini adalah pengingat terakhir tentang pentingnya integritas, kedisiplinan, dan dedikasi dalam menghadapi ujian komprehensif ini.


Dengan semangat yang berkobar, para kadet bersiap untuk menunjukkan bahwa mereka siap untuk menghadapi setiap tantangan yang ada di depan mereka.


...****************...


Akhirnya, tiba saatnya ketika nama Hegi, Noy, dan Canbe dipanggil untuk maju ke depan. Ketiganya berdiri dengan langkah tegap, siap menerima perlengkapan mereka dari instruktur yang telah menyiapkan barang-barang tersebut.


Mereka adalah bagian dari kelompok calon prajurit yang telah berjuang bersama selama berbulan-bulan, dan sekarang saatnya bagi mereka untuk menghadapi ujian komprehensif ini sebagai satu kesatuan.

__ADS_1


Masing-masing dari mereka mengambil senjata mereka dengan hati-hati, memastikan semuanya berada dalam keadaan baik dan siap digunakan.


Lightblade dan lightgun mereka diperiksa untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan sempurna. Setelah itu, mereka meletakkan senjata mereka di sabuk dan mengenakan tas perlengkapan itu dengan cermat.


Tas perlengkapan itu berisi berbagai macam peralatan yang akan mereka butuhkan selama ujian. Ini mencakup alat komunikasi, perbekalan makanan, peralatan medis darurat, peta, serta berbagai alat praktis lainnya yang dapat membantu mereka selama ujian ini.


Instruktur memberikan petunjuk terakhir kepada mereka, mengingatkan untuk tetap tenang, berpikir rasional, dan menjalankan semua yang telah mereka pelajari selama pelatihan.


Ini adalah ujian yang akan menguji semua keterampilan mereka, dan ketiganya merasa campuran antara gugup dan semangat saat mereka menuju lapangan ujian, siap menghadapi setiap tantangan yang akan datang.


Tingkat persiapan dan kesiapan ketiganya tampak jelas dalam sikap tegap mereka. Mereka tidak hanya mewakili diri mereka sendiri, tetapi juga tim dan instruktur yang telah mendukung mereka sepanjang perjalanan ini.


Dengan perasaan hormat dan tanggung jawab yang mendalam, ketiganya menerima perlengkapan mereka, menandakan bahwa mereka siap menghadapi setiap tantangan yang mungkin muncul selama ujian ini.


Hegi, Noy, dan Canbe menerima perlengkapan mereka dengan penuh hormat, menyadari bahwa ini adalah langkah terakhir dalam persiapan mereka untuk ujian komprehensif yang akan datang.


Mereka siap untuk menghadapi tantangan apa pun yang mungkin muncul di lapangan ujian, dan mereka berharap dapat membuktikan bahwa mereka adalah prajurit yang kompeten dan dapat diandalkan.


Mereka juga menyadari bahwa ujian komprehensif ini adalah puncak dari seluruh pelatihan mereka, sebuah tahap penting dalam perjalanan mereka menjadi prajurit yang sesungguhnya.


Setiap pelajaran, latihan, dan pengalaman selama pelatihan telah membentuk mereka menjadi individu yang siap untuk menghadapi tugas-tugas yang lebih besar dan tanggung jawab yang lebih berat.


Mereka telah belajar tidak hanya tentang senjata, strategi, dan taktik, tetapi juga tentang kerja sama tim, kepemimpinan, ketahanan fisik dan mental, serta nilai-nilai prajurit yang sesungguhnya.


Semua pelajaran ini telah membantu mereka tumbuh dan berkembang tidak hanya sebagai prajurit yang kompeten, tetapi juga sebagai individu yang lebih baik.


Dengan perlengkapan dan pengetahuan yang telah mereka terima, Hegi, Noy, dan Canbe siap untuk menghadapi ujian komprehensif ini dengan penuh keyakinan.


Dengan berat hati, mereka meninggalkan tempat yang telah menjadi rumah bagi mereka selama beberapa bulan terakhir dan melangkah menuju tempat landasan helikopter.


Saat mereka berjalan menjauh, mereka tidak hanya meninggalkan bangunan fisik, tetapi juga meninggalkan kenangan, persahabatan, dan pengalaman yang telah mereka bagi bersama. Ini adalah momen yang penuh emosi, tetapi mereka tahu bahwa tugas mereka saat ini lebih besar daripada perasaan pribadi.


Mereka membawa tekad yang kuat untuk berhasil dan membuktikan kemampuan mereka sebagai prajurit yang handal. Ujian komprehensif ini dianggap sebagai ujian sejati bagi mereka, dan mereka siap untuk menghadapinya dengan semangat dan determinasi yang membara.


Mereka merenungkan segala pelajaran yang telah mereka pelajari, pengorbanan yang telah mereka lakukan, dan impian mereka untuk menjadi bagian dari tim prajurit yang elit.


Dalam hati, mereka yakin bahwa mereka telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi setiap tantangan yang mungkin muncul selama ujian ini.


Mereka berjalan keluar dari aula militer menuju landasan helikopter yang menanti. Wajah mereka mencerminkan campuran antara senyuman penuh semangat dan kegugupan yang terasa mendalam.


Saat mereka semakin mendekati helikopter, perasaan gugup semakin kuat di tubuh mereka, mengingat bahwa ujian komprehensif ini adalah tantangan yang sesungguhnya.


Senyuman yang terpancar di wajah mereka merupakan cerminan semangat dan tekad yang kuat untuk menghadapi ujian komprehensif ini. Kendati demikian, mereka tidak bisa menghindari rasa gugup yang semakin menggelora di tubuh mereka. Mereka menyadari bahwa di depan mereka menanti tantangan besar yang penuh ketidakpastian.


Landasan helikopter itu, yang sebelumnya hanya mereka lihat dari jauh, sekarang menjadi titik awal perjalanan mereka menuju ujian yang menentukan. Helikopter adalah simbol perjalanan menuju ujian yang misterius dan menantang.


Semua pelatihan yang telah mereka jalani akan segera diuji dalam medan yang nyata, dan ketidakpastian menghadapi situasi yang belum pernah mereka alami sebelumnya begitu kuat.


Mereka akhirnya tiba di tempat helikopter, dan saat melihat helikopter yang tersisa, mereka menyadari bahwa hanya sekitar lima belas buah helikopter yang tersisa.


Ini berarti bahwa sebanyak tiga puluh lima helikopter telah diterbangkan menuju tempat

__ADS_1


ujian mereka. Saat mereka berdiri di landasan helikopter, merasa sebagian gugup dengan jumlah peserta ujian yang signifikan ini.


Mereka tau bahwa bersama dengan rekan-rekan mereka yang telah diterbangkan, mereka adalah bagian dari sebuah tim yang besar yang akan menghadapi ujian komprehensif ini bersama. Semangat persatuan dan kebersamaan menguatkan mereka di saat-saat seperti ini.


Dalam hati, mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dan menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari kelompok prajurit yang terpilih.


Momen ini mengingatkan mereka tentang pentingnya waktu dan persiapan yang harus mereka lakukan untuk menghadapi ujian yang mendatang.


Dengan tegas dan disiplin, mereka bersiap untuk naik ke dalam helikopter yang tersisa dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju lokasi ujian yang akan menentukan masa depan mereka sebagai calon prajurit yang tangguh.


"Ayo naik yang ini, Hegi, Canbe," ujar Noy sambil menunjuk helikopter yang berada di sana.


Ketika Noy mengajukan permintaan ini, Hegi dan Canbe merasa kepercayaan yang ditunjukkan oleh teman mereka. Mereka berdua menganggukkan kepala, menunjukkan kesiapan mereka untuk mengikuti petunjuk Noy.


Ketiganya kemudian berjalan menuju helikopter yang ditunjuk oleh Noy. Di bawah sinar matahari yang menyinari landasan helikopter, langkah mereka terasa mantap dan bersama-sama mereka bergerak menuju pintu helikopter yang terbuka lebar.


Pilot helikopter mempersilahkan mereka untuk duduk, dan ketika mereka memasuki helikopter, mereka menyadari bahwa mereka tidak sendirian. Didalam helikopter itu ada dua orang prajurit senior yang duduk di bagian belakang.


Wajah-wajah senior tersebut menunjukkan pengalaman dan ketenangan, dan segera terasa suasana ketegangan di dalam helikopter itu mulai mereda. Kehadiran dua prajurit senior ini memberikan ketenangan tambahan bagi Hegi, Noy, dan Canbe.


Mereka tahu bahwa senior-senior ini memiliki pengalaman yang sangat berharga yang mungkin akan membimbing mereka melalui ujian yang akan datang.


Ini adalah momen kolaborasi antara generasi muda dan yang lebih tua, dan ketiganya bersiap untuk mendengarkan petunjuk dan nasihat senior mereka sambil bersiap untuk ujian yang akan datang.


Setelah ketiganya duduk, mesin helikopter pun dihidupkan, dan dengan segera, mereka bisa merasakan getaran mesin yang kuat dan mendengar suara berdesing baling-baling yang berputar cepat.


Ini adalah momen yang penuh adrenalin, di mana helikopter siap untuk terbang dan membawa mereka menuju ke tempat ujian yang belum pernah mereka alami sebelumnya.


Getaran mesin dan suara baling-baling adalah pengingat nyata bahwa ujian komprehensif ini telah dimulai. Ketiganya duduk dengan tegang dan penuh percaya diri, siap menghadapi semua yang akan datang selama penerbangan menuju tempat ujian.


Kesiapan mental dan fisik mereka diuji dalam momen ini, dan mereka tahu bahwa saatnya untuk membuktikan kemampuan mereka sebagai calon prajurit yang handal telah tiba.


Helikopter terbang membawa mereka melintasi wilayah benteng selatan yang indah. Di atas sana, mereka bergerak menuju arah barat daya, dengan matahari yang berada di atas kepala mereka. Cahaya matahari memancar dengan kehangatan, menerangi pemandangan di bawah mereka.


Dari ketinggian ini, mereka dapat melihat pemandangan alam yang luas dan megah yang menjadi latar belakang perjalanan mereka menuju lokasi ujian komprehensif.


Rangkaian perumahan, perkebunan dan hutan yang menghampar di bawah mereka adalah pemandangan yang menggetarkan hati dan menenangkan jiwa, meskipun hanya sebentar.


Keindahan alam ini memberikan sedikit ketenangan dan keindahan dalam momen yang penuh tantangan ini, mengingatkan mereka pada betapa indahnya dunia yang mereka siap bela sebagai prajurit yang handal.


Meskipun ujian komprehensif ini akan menghadirkan berbagai ujian dan tekanan, saat ini, mereka bisa merasakan momen keindahan dan keheningan di atas wilayah benteng yang akan segera menjadi saksi perjuangan mereka.


Setelah melewati wilayah benteng selatan, pemandangan yang mereka lihat langsung berubah drastis. Bekas pertempuran melawan monster morsus masih tersisa dengan jelas, dan pemandangan ini sangat mengerikan.


Tanah yang pernah damai dan subur telah terubah menjadi medan perang yang tandus, dengan reruntuhan bangunan dan tanda pertempuran yang memenuhi pandangan mereka.


Mereka bisa melihat bekas jejak pertempuran yang hebat, seperti kawah besar yang terbentuk oleh ledakan dan kerusakan pada struktur bangunan. Ini adalah pengingat kuat tentang bahaya yang ada di dunia ini dan pentingnya peran prajurit dalam menjaga keamanan dan stabilitas.


Saat mereka terbang melintasi pemandangan yang penuh dengan bekas pertempuran ini, tekad mereka untuk menjadi prajurit yang handal semakin menguat.


Mereka tahu bahwa mereka berada di jalur yang benar, dan ujian komprehensif ini akan membuktikan apakah mereka memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pelindung dan penjaga perdamaian di dunia yang penuh dengan tantangan dan bahaya.

__ADS_1


__ADS_2