HASRAT CEO BERISTRI

HASRAT CEO BERISTRI
MEMANFAATKAN KEADAAN


__ADS_3

Sementara itu , Devan yang sedang duduk dikasur memainkan ponselnya pun ikut panik karena ia tidak tau harus


bagaimana mengatasinya.


"Duh! Gimana ini! Bukain pintu apa enggak ya?'gumam Devan yang begitu bimbang dan khwatir. la pun


segera mengumpat dibalik pintu meski tidak akan ada yang bisa


melihatnya karena tempat dia mengumpat jauh dari jendela .


" kamu sedang mandi ya,Leah? akang tungguin aja deh disini, kata tukang bubur itu sembari duduk-duduk di depan kos-annya.Dan tidak lama kemudian,


para pembeli yang sudah menjadi langganannya, saling menghampiri untuk membeli bubur buatannya. Mereka saling


menanyakan Leah karena


pintunya masih dalam keadaan


tertutup. Bahkan ada sebagian


orang yang saling menanyakan


Juga siapa pemilik mobil mewah


Yang terparkir di samping kos-annya Leah. Karena sedari tadi, tidak ada


yang mengakuinya. Mereka


saling ngerumpi lagi sembari menunggu Leah selesai mandi. Dan beberapa menit


kemudian, Leah pun selesai


mandi, namun karena ia masuk dengan terburu-buru, akhirnya dia sadar bahwa tadi dia lupa membawa handuk.


dan terpaksa ia menyuruh Devan untuk mengambil handuknya yang masih tergantung di dekat baju Leah biasa.


"Ya ampun , kenapa bisa lupa


sama handuk sih! Terpaksa mesti minta bantuan Lelaki ganjen itu "cetus Leah .


la pun membuka sedikit pintu kamar


mandi, dan mendongakkan


kepalanya ke arah Devan.


"Ssst, Devan !"panggil Leah dengan suara kecil. Karena takut si tukang dagang itu


mendengarnya.


Dengan ragu-ragu, Devan pun langsung menghampiri Leah sembari waspada agar tidak terlihat dari jendela .


Rasa dag dig dug yang memicu timbulnya gairah sudah ada di dalam benaknya Devan .


Karena dia tahu betul , jika seorang wanita membuka kamar mandi dengan kepalanya terlihat sedikit saja, itu tandanya dia pasti sedang telanjang.


Bagaimana dia tidak tahu, hal ini sudah menjadi Kebiasaan istrinya dirumah yang suka meminta ambilkan handuk walaupun di dalam kamar mandi ada lemari untuk menyimpan beberapa handuk.


"Apa?"'bisik Devan.


" Ambilin handuk dong, titah Leah malu-malu.


" Kenapa nyuruh aku? Kamu mancing-mancing aku ya biar aku tergoda dengan-".


Belum juga selesaí bicara, Leah langsung memotong pembicaraan Devan . Ya nyuruh kamu lah, bego! emang siapa lagi yang ada disitu kalau bukan kau ?" cepatlah Handuknya ada disitu, masa aku ambil sembari telanjang! Lagian siapa juga yang menggoda kamu." aku tidak tertarik sama sekali dengan kamu !".


"Ayolah ambilkan nanti si tukang bubur nungguin terus, cetus Leah sembari membelalakkan matanya".


"Kalau aku tidak mau


bagaimana?"goda Devan sembari tersenyum licik.

__ADS_1


"Hayolah Devan yang paling tampan ,Yang imut, yang soleh, Ambilkan


handukku, aku kedinginan nih!'rengek Leah.


la terpaksa memuji ketampanan Devan


agar handuknya diambilkan.


Dan pujian itu membuat Devan kegirangan.


"Nah gitu dong! Kan enak


dengarnya, ucap Devan sembari


mengambil handuk Leah yang


di gantung di dekat pakaian kerjanya. Tidak lama kemudian, Devan pun langsung memberikan handuk kepada Leah 'Nih handuknya!"


"Makasih Abang Devan yang tampan , yang-"


Tiba-tiba pembicaraan Leah terhenti, dan langsung menjerit kecil, karena ketakutan setelah menerima handuk dari Devan.


Saking takutnya handuk itu ia


lempar ke bawah karena dibalik


handuk itu ada seekor kecoa yang membuatnya merinding ketakutan.


"Ahhh-"


Mendengar Leah menjerit, Devan pun langsung masuk ke dalam kamar mandi karena teriakan Leah membuat hati pria


itu was-was. Untungnya, jeritan


Leah tidak begitu terdengar oleh orang-orang yang berada di luar


rumah. Mungkin jika para ibu-


ibu tidak bergosip, teriakan Leah


"Ada apa Le? Apa yang


terjadi!l"'bisik Devan, tanpa dia sadari kalau dirinya melihat Leah yang masih telanjang bulat. la pun langsung menelan salipanya karena tercengang melihat


bentuk tubuhnya Leah yang begitu ideal dan seksi .


"-itu Dev , ada kecoa


dihandukku. Aku takut"'ucap Leah sembari menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


Devan pun langsung menggibas-gibas kan handuknya, agar kecoa itu langsung segera pergi. Namun, ketika digibaskan,


kecoa itu malah terbang ke


arah Leah . Sontak saja gadis itu menjerit lagi, saking takutnya, Leah langsung beranjak dari tempatnya dan menghampiri Devan dan langsung memeluk paksa. "'Devan Aku takut!"


Pelukan Leah begitu


erat, sehingga Devan saja tidak bisa bergerak kecuali tangannya .


"Tenang Le, aku akan


mengusir kecoa itu!" Devan pun langsung menggibaskan kecoa dari tubuhnya Leah ,Kecoa itu pun jatuh dari tubuh Leah ,Devan langsung menginjaknya hingga mati dan mengambil air segayung .Menyiram kecoak itu dan keluar dari saluran air.


Tragedi mengusir kecoa


sudah Devan lakukan, namun


ia tidak bisa keluar dari kamar


mandi karena Leah masih

__ADS_1


memeluk erat Devan,karena Leah masih sangat ketakutan.


Saking lamanya berdiri, Devan pun memberanikan diri untuk berkata, ''Sampai kapan kita begini


terus?"tanya Devan sembari mengelus rambut Leah yang tergerai.


Karena Devan pria normal, ia sudah tidak tahan melihat tubuh Leah tanpa sehelai benang pun , apalagi sembari


memeluknya, membuat


kejantannya mengebu-gebu.


"Ma-maaf! Aku tidak


bermaksud-"


Perkataan Leah menjadi


terhenti dan langsung


melepaskan pelukannya. la sadar


apa yang sedang ia lakukan saat


ini. namun belum juga Leah


selesai bicara, Devan langsung mendorong Devan kedinding dan tanpa ragu-ragu lagi, ia langsung mengecup bibirnya yang membuat kejantanannya


semakin bergairah. Hal ini


membuat Leah kaget, namun ia tidak bisa memberontak karena ciumannya sangat kuat.


"Devan .."'ucap Leah dalam


hatinya.


Dengan sekuat tenaga gadis


itu memberontak.


Devan tidak peduli kalau gadis itu sulit untuk bernapas, yang ada dalam benaknya hanyalah ingin memberi pelajaran kepada gadis itu, agar tidak mengundang hasrat yang menggairahkan.


Akan tetapi, Devan pun sadar atas apa yang dilakukannya itu.


Dan tidak lama kemudian, akhirnya Devan pun melepaskan ciumannya, sehingga Leah tidak lagi memberontaknya.


"Kalau sampai terjadi hal seperti ini lagi , aku tidak akan segan-segan untuk mencicipi tubuh indah dan mulusmu itu!'ancam Devan menyeringai.


Devan langsung keluar dari kamar mandi, sementara Leah hanya bisa terdiam membisu akibat syok karena ulah Devan . Ada sedikit rasa takut bercampur kesal terhadap laki- laki itu, namun hatinya lega karena Devan tidak melakukan


hal yang macam-macam kepada dirinya.


"Ya ampun! Ciuman ini!"kata


Leah sembari meraba bibirnya yang sudah disentuh oleh Devan.'


"Mimpi apa aku semalam?.


"kenapa bisa-bisanya telanjang


dihadapan si laki-laki ganjen itu! Kan jadinya aku dicium!"


"Arrghh! Pokoknya, ini semua


gara-gara kecoa kurang ajar itu ,aku jadi memeluk tubuh Devan karena takut dan dicium paksa olehnya!"gerutu


Leah sembari mengguyurkan air


dalam gayung ke seluruh


tubuhnya.

__ADS_1


👸Terimakasih telah membaca


mohon Like ,komen dan Vote ya guys gratis kok


__ADS_2