
Sementara itu , Devan yang sedang duduk dikasur memainkan ponselnya pun ikut panik karena ia tidak tau harus
bagaimana mengatasinya.
"Duh! Gimana ini! Bukain pintu apa enggak ya?'gumam Devan yang begitu bimbang dan khwatir. la pun
segera mengumpat dibalik pintu meski tidak akan ada yang bisa
melihatnya karena tempat dia mengumpat jauh dari jendela .
" kamu sedang mandi ya,Leah? akang tungguin aja deh disini, kata tukang bubur itu sembari duduk-duduk di depan kos-annya.Dan tidak lama kemudian,
para pembeli yang sudah menjadi langganannya, saling menghampiri untuk membeli bubur buatannya. Mereka saling
menanyakan Leah karena
pintunya masih dalam keadaan
tertutup. Bahkan ada sebagian
orang yang saling menanyakan
Juga siapa pemilik mobil mewah
Yang terparkir di samping kos-annya Leah. Karena sedari tadi, tidak ada
yang mengakuinya. Mereka
saling ngerumpi lagi sembari menunggu Leah selesai mandi. Dan beberapa menit
kemudian, Leah pun selesai
mandi, namun karena ia masuk dengan terburu-buru, akhirnya dia sadar bahwa tadi dia lupa membawa handuk.
dan terpaksa ia menyuruh Devan untuk mengambil handuknya yang masih tergantung di dekat baju Leah biasa.
"Ya ampun , kenapa bisa lupa
sama handuk sih! Terpaksa mesti minta bantuan Lelaki ganjen itu "cetus Leah .
la pun membuka sedikit pintu kamar
mandi, dan mendongakkan
kepalanya ke arah Devan.
"Ssst, Devan !"panggil Leah dengan suara kecil. Karena takut si tukang dagang itu
mendengarnya.
Dengan ragu-ragu, Devan pun langsung menghampiri Leah sembari waspada agar tidak terlihat dari jendela .
Rasa dag dig dug yang memicu timbulnya gairah sudah ada di dalam benaknya Devan .
Karena dia tahu betul , jika seorang wanita membuka kamar mandi dengan kepalanya terlihat sedikit saja, itu tandanya dia pasti sedang telanjang.
Bagaimana dia tidak tahu, hal ini sudah menjadi Kebiasaan istrinya dirumah yang suka meminta ambilkan handuk walaupun di dalam kamar mandi ada lemari untuk menyimpan beberapa handuk.
"Apa?"'bisik Devan.
" Ambilin handuk dong, titah Leah malu-malu.
" Kenapa nyuruh aku? Kamu mancing-mancing aku ya biar aku tergoda dengan-".
Belum juga selesaí bicara, Leah langsung memotong pembicaraan Devan . Ya nyuruh kamu lah, bego! emang siapa lagi yang ada disitu kalau bukan kau ?" cepatlah Handuknya ada disitu, masa aku ambil sembari telanjang! Lagian siapa juga yang menggoda kamu." aku tidak tertarik sama sekali dengan kamu !".
"Ayolah ambilkan nanti si tukang bubur nungguin terus, cetus Leah sembari membelalakkan matanya".
"Kalau aku tidak mau
bagaimana?"goda Devan sembari tersenyum licik.
__ADS_1
"Hayolah Devan yang paling tampan ,Yang imut, yang soleh, Ambilkan
handukku, aku kedinginan nih!'rengek Leah.
la terpaksa memuji ketampanan Devan
agar handuknya diambilkan.
Dan pujian itu membuat Devan kegirangan.
"Nah gitu dong! Kan enak
dengarnya, ucap Devan sembari
mengambil handuk Leah yang
di gantung di dekat pakaian kerjanya. Tidak lama kemudian, Devan pun langsung memberikan handuk kepada Leah 'Nih handuknya!"
"Makasih Abang Devan yang tampan , yang-"
Tiba-tiba pembicaraan Leah terhenti, dan langsung menjerit kecil, karena ketakutan setelah menerima handuk dari Devan.
Saking takutnya handuk itu ia
lempar ke bawah karena dibalik
handuk itu ada seekor kecoa yang membuatnya merinding ketakutan.
"Ahhh-"
Mendengar Leah menjerit, Devan pun langsung masuk ke dalam kamar mandi karena teriakan Leah membuat hati pria
itu was-was. Untungnya, jeritan
Leah tidak begitu terdengar oleh orang-orang yang berada di luar
rumah. Mungkin jika para ibu-
ibu tidak bergosip, teriakan Leah
"Ada apa Le? Apa yang
terjadi!l"'bisik Devan, tanpa dia sadari kalau dirinya melihat Leah yang masih telanjang bulat. la pun langsung menelan salipanya karena tercengang melihat
bentuk tubuhnya Leah yang begitu ideal dan seksi .
"-itu Dev , ada kecoa
dihandukku. Aku takut"'ucap Leah sembari menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Devan pun langsung menggibas-gibas kan handuknya, agar kecoa itu langsung segera pergi. Namun, ketika digibaskan,
kecoa itu malah terbang ke
arah Leah . Sontak saja gadis itu menjerit lagi, saking takutnya, Leah langsung beranjak dari tempatnya dan menghampiri Devan dan langsung memeluk paksa. "'Devan Aku takut!"
Pelukan Leah begitu
erat, sehingga Devan saja tidak bisa bergerak kecuali tangannya .
"Tenang Le, aku akan
mengusir kecoa itu!" Devan pun langsung menggibaskan kecoa dari tubuhnya Leah ,Kecoa itu pun jatuh dari tubuh Leah ,Devan langsung menginjaknya hingga mati dan mengambil air segayung .Menyiram kecoak itu dan keluar dari saluran air.
Tragedi mengusir kecoa
sudah Devan lakukan, namun
ia tidak bisa keluar dari kamar
mandi karena Leah masih
__ADS_1
memeluk erat Devan,karena Leah masih sangat ketakutan.
Saking lamanya berdiri, Devan pun memberanikan diri untuk berkata, ''Sampai kapan kita begini
terus?"tanya Devan sembari mengelus rambut Leah yang tergerai.
Karena Devan pria normal, ia sudah tidak tahan melihat tubuh Leah tanpa sehelai benang pun , apalagi sembari
memeluknya, membuat
kejantannya mengebu-gebu.
"Ma-maaf! Aku tidak
bermaksud-"
Perkataan Leah menjadi
terhenti dan langsung
melepaskan pelukannya. la sadar
apa yang sedang ia lakukan saat
ini. namun belum juga Leah
selesai bicara, Devan langsung mendorong Devan kedinding dan tanpa ragu-ragu lagi, ia langsung mengecup bibirnya yang membuat kejantanannya
semakin bergairah. Hal ini
membuat Leah kaget, namun ia tidak bisa memberontak karena ciumannya sangat kuat.
"Devan .."'ucap Leah dalam
hatinya.
Dengan sekuat tenaga gadis
itu memberontak.
Devan tidak peduli kalau gadis itu sulit untuk bernapas, yang ada dalam benaknya hanyalah ingin memberi pelajaran kepada gadis itu, agar tidak mengundang hasrat yang menggairahkan.
Akan tetapi, Devan pun sadar atas apa yang dilakukannya itu.
Dan tidak lama kemudian, akhirnya Devan pun melepaskan ciumannya, sehingga Leah tidak lagi memberontaknya.
"Kalau sampai terjadi hal seperti ini lagi , aku tidak akan segan-segan untuk mencicipi tubuh indah dan mulusmu itu!'ancam Devan menyeringai.
Devan langsung keluar dari kamar mandi, sementara Leah hanya bisa terdiam membisu akibat syok karena ulah Devan . Ada sedikit rasa takut bercampur kesal terhadap laki- laki itu, namun hatinya lega karena Devan tidak melakukan
hal yang macam-macam kepada dirinya.
"Ya ampun! Ciuman ini!"kata
Leah sembari meraba bibirnya yang sudah disentuh oleh Devan.'
"Mimpi apa aku semalam?.
"kenapa bisa-bisanya telanjang
dihadapan si laki-laki ganjen itu! Kan jadinya aku dicium!"
"Arrghh! Pokoknya, ini semua
gara-gara kecoa kurang ajar itu ,aku jadi memeluk tubuh Devan karena takut dan dicium paksa olehnya!"gerutu
Leah sembari mengguyurkan air
dalam gayung ke seluruh
tubuhnya.
__ADS_1
👸Terimakasih telah membaca
mohon Like ,komen dan Vote ya guys gratis kok