
Melihat leah sudah berjalan pergi meninggalkannya sendirian ,diapun tak tinggal diam .Dia langsung bergegas untuk menyusul leah .Leah yang menyadari jika devan masih saja mengukutinya membuatnya merasa risih ,hingga dia Tiba-tiba berhenti dan mengatakan"Hey kau ,kenapa kau terus mengikuti aku ?.
Mendengar itu membuat Devan berhenti sejenak.Lalu dia diam-diam menatap mata leah dengan penuh kasih ,sambil tersenyum berkata "Aku ingin melindungimu ".
"Kau pikir aku sangat lemah ,hingga tidak bisa menjaga diriku sendiri tuan ?tidak usah mencampuri segala urusanku !"tekan alma menahan emosi.
Devan selalu saja beranggapan jika leah itu adalah gadis yang lemah yang harus selalu dilindungi,padahal mah dia jago karate waktu didesanya dulu ,dia selalu juara satu main karate melawan anak satu desa nya.
Devan diam lagi mendengar perkataan leah ,dan berkata lagi "bukankah kita ini sekarang berteman ,bukankah wajar jika seorang teman mengantar temannya pulang kerumah dengan selamat ?apa aku salah".
"Salah sih enggak ,tapi caranya itu yang tidak kusuka ,kalau kau ingin mengantarku pulang ya harus tanya dulu orangnya ."jangan main ngikutin aja "."Lagi pula teman tidak harus mengantar kita sampai ke rumah kok ,aku itu mandiri jadi tidak perlu bantuan dari orang lain jika masih bisa kulakukan " ucap leah panjang kali lebar berceramah ke devan.
"Tapi aku ingin lebih dekat denganmu ,ingin selalu didekatmu dan berbagi segalanya denganmu leah apa aku salah "?tanya devan sedih.
"Salah sih tidak ,tapi kita itu baru aja kenalan tadi di bar masa udah langsung ingin selalu ada dikekatku sih ,kau itu ngaco ya ."Pulang aja deh sana , istirahat dirumahmu jangan ganggu aku lagi " ucap leah menahan kesabarannya yang sudah di ubun-ubun bersiap ingin meledak.
Setelah mengatakan itu leah langsung pergi meninggalkan devan dengan perasaan kesal .Melihat itu Devan hanya bisa diam membisu melihatnya pergi begitu saja.
"ah ,gagal lagi ,tapi aku tak semudah itu menyerah ,devan pun memutar otak sebentar dan mendapat ide .Devan langsung mengambil kunci mobilnya yang terjatuh tadi dan langsung mengemudikan mobilnya dengan cepat ,dia akan menyusul leah sebelum dia naik taksi . Dan ternyata benar Leah sedang berdiri di tepi jalan menunggu taksi yang lewat ,dan sialnya leah malah tidak mendapat satupun taksi yang kosong sedari tadi.
TIN-TIN-TINNNNN....
Suara klackson mobil itu menarik perhatian leah ,karena mobil itu dari tadi berklacson disampingnya padahal tidak macet tapi mobil itu terus berklacson disamping nya .
Dia pun semakin memperhatikan mobil itu dan dia langsung pergi meninggalkan tempat itu karena dia tau betul siapa pemilik dari sebuah mobil tersebut.
__ADS_1
Orang yang sedang mengemudikan mobil tersebut malah jadi kesal dan jengkel melihat leah .
"Hey nona ,naiklah aku akan mengantar mu ,cepatlah masuk kedalam ,ini sudah larut malam ,tidak akan ada taksi yang akan lewat lagi " ucap devan tertawa mengejek.
"Tidak mau !dan tidak perlu ,Aku masih bisa pulang sendiri ! ucap leah dan semakin mempercepat langkahnya .Namun belum beberapa langkah dia terkejut karena melihat ada preman gang itu yang sedang nongkrong di perempatan hanya berjarak 15 meter dari tempat leah berdiri .hal tersebut membuat leah menjadi semakin ketakutan karena melihat para preman di perempatan itu sedang menatap kearahnya.
Melihat hal itu Devan menyeringai"Yakin bisa pulang sendiri ?"Tanya devan khwatir .
Tanpa sadar leah langsung berlari menuju mobil devan dan langsung menutup pintu dengan keras ,dia sangat takut kepada preman yang berada di perempatan itu ,pasalnya mereka selalu memukul bahkan menelanjangi orang yang berani lewat didepan mereka .Mengingat itu membuat leah merinding.
Melihat itu devan tak tinggal diam ,dia langsung menancap kan gas mobilnya dan melaju dengan cepat ,Sedangkan leah mulai merasa tidak percaya pada dirinya sendiri yang masuk kemobil orang yang baru dikenalnya itu ,dan bahkan sampai mengantar nya juga .
"Hey kenapa kau senyam-senyum dari tadi ? senangya mempermainkan orang dan melihat orang ketakutan? tanya leah kesal
"Ihh,dasar menyebalkan "ucap leah menahan malu ,dan baru menyadari jika tingkahnya tadi membuat sangat memalukan untuk dilihat.
Devan pun melirik sebentar kearah leah ,dan bertanya" apa kamu sudah makan ?"tanya devan mengalihkan pembicaraan.
"Belum tuh ,aku belum makan " ungkap leah dengan ketus.
Mendengar hal itu ,devan memutuskan berhenti di depan sebuah restoran mewah untuk membeli makanan "Kau tunggu saja didalam ,aku tidak akan lama kok didalam "ucap devan dan langsung masuk kedalam restoran mewah itu.
"Baiklah ".
Didalam resto ,Devan langsung memesan ayam goreng dan makanan lainnya ,lalu setelah selesai devan kembali lagi kedalam mobil sambil menenteng makanan itu.
__ADS_1
Devan langsung mengemudikan Mobil nya dan selang beberapa menit pun akhirnya mereka kini telah tiba di depan kos-kosan leah .
" Apa benar ini kos-kosan mu kok sepi begini sih ,tidak ada orang ?tanya devan sambil keluar membukakan pintu untuk leah keluar.
"Tentu saja ,ini sepi karena mereka sudah tertidur semua ,emang kau pikir hanya aku yang tinggal disini ?" jawab leah sambil keluar dari mobil.
" sekali lagi Terima kasih sudah mengantarku pulang , Yaudah aku masuk dulu ya "
"Tunggu dulu ,ini untukmu katamu kan kau belum makan sedari tadi jadi aku membelikan mu beberapa makanan dari restaurant tadi ,ini ambillah " ucap devan sambil menyodorkan plastik berisi makanan itu pada leah.
"E-eh ,ta-tapi?
"Ngak papa ,terima saja ,anggap saja hadiah perkenalan kita di bar tadi ,dan juga jangan lupa dihabiskan ya "ucap devan berharap leah mau menerimanya dan memakannya .
Melihat devan menatapnya sedih ,Leah jadi tak enak mau menolak ,hatinya seperti tidak enak jika menolak yang diberikan devan.Karena tidak ingin membuat devan kecewa ,leah dengan senang hati menerima makanan tersebut.
"Terima kasih ya atas makanan nya ,tadi juga kamu udah kasih aku uang tip sama teman ku ,apa ini tidak terlalu berle--"
belum juga leah selesai berbica devan sudah memotongnya "Tidak papa"
"Aku tulus memberikannya padamu ,Lagian juga itu tidak sebanding dengan kesusahan yang kalian alami waktu aku mabuk kemarim malam ,kamu sudah menjagaku kemarim malam waktu aku mabuk banget,Kalau kemarin malam kau tak menjagaku ,mungkin saja akan ada orang jahat yang akan merampok diriku atau bahkan menculikku kan itu sangat berbahaya "Tutur Devan tersenyum tulus karena makanan yang diberikannya diterima oleh leah.
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE ,KOMEN dan favorite kan ya guys
#Jangan jadi pembaca gelap
__ADS_1