Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
BAB 21 MULAI CURIGA


__ADS_3

"Kak apa kakak tidak melihat semalam di dalam mobil kak Gavin ada seorang cewek?"


Jimmy bertanya pada Brian.


"Betul sekalia aku juga melihatnya semalam cuma aku fikir aku salah lihat."


Jamal membenarkan perkataan Jimmy.


"Iya kakak melihatnya kalau tidak salah itu sepertinya Kelana."


Brian menjawab rasa penasaran Jamal dan Jimmy.


" Apa.." Kelana?" maksud kak Brian, Kelana yang kakak ceritakan waktu itu?"


Aland terkejut dengan nama Kelana.


"Iya Kelana yang waktu itu hyung ceritakan.


Brian meyakinkan Aland


"Bagaimana bisa Kelana bersama Kak Gavin?" Aland semakin penasaran.


" Jadi selama ini yang setiap hari mengantarkan ice coffee americano secara diam-diam itu ternyata Kelana dan Gavin memergokinya waktu itu."


Brian menjelaskan secara detail.


"Hah jadi selama ini?" Aland masi merasa tidak percaya.


" Ooo..." maksud kakak gadis yang sering antarkan ice coffee buat kak Gavin itu?"


Edgar bertanya pada Brian


" Iya apa kamu sudah bertemu dengan gadis itu?" Brian balik bertanya.


"Iya aku sudah bertemu dengan gadis itu kemarin pagi," waktu itu kak Gavin belum bangun jadi rencananya aku yang mau menerima ice coffee itu tapi gadis itu tidak mau memberikannya kepadaku," katanya itu pesan dari kak Gavin kalau tidak boleh di wakili untuk menerima ice coffee dari gadis itu." Edgar menjelas pada Brian awal Edgar bertemu Kelana.


" Hah kamu juga sudah pertemu dengan gadis itu?" Jimmy terkejut mendengar

__ADS_1


penjelasan Edgar


" Bagaimana wajah gadis itu?" apa dia cantik?" apa kulitnya putih?" rambutnya panjang?" ****?"


Aland membrondong pertanyaan pada Edgar dengan rasa penasaran.


" Gadis itu cantik," kulitnya putih," rambutnya sepinggang," orangnya ramah," postur tubuhnya agak kecil tapi imut." Edgar dengan sabar menjelaskan pertanyaan Aland.


"Waaah..." aku harus melihat gadis itu," setiap jam berapa gadis itu datang mengantarkan ice coffee?"


Aland semakin penasaran dengan Kelana dan ingin melihatnya.


"Waktu itu aku bertemu gadis itu sekitar jam 07:30 sepertinya dia sekalian mau berangkat kerja soalnya aku liat dia pakai seragam kerja."


" Seragam kerja?" Chal ikut nimbrung dalam pergosipan pagi ini.


" Iya gadis itu pakai seragam tapi aku tidak tau dia kerja di mana." Edgar lagi di introgasi dengan para member.


" Oke mulai besok aku harus bangun lebih awal dari kak Gavin," agar aku bisa melihat gadis itu." Aland semakin penasaran dengan Kelana.


" Hey apa-apaan ini kalian semua mau melihat gadis yang bernama Kelana,?" Aku juga ingin melihatnya." Jamal jadi ikut penasaran dan ingin melihat Kelana.


Merekapun tertawa di ruang makan sambil sarapan, pergosipan para cowok di pagi hari membuat suasana sarapan di pagi hari semakin hangat.


Tidak lama kemudian Gavin pun keluar dari kamarnya dengan rambut yang masi berantakan, wajah yang masi keliahatan mengantuk.


"Hoaaaam..." selamat pagi..."


Gavin menyapa para member yang lagi sarapan di meja makan.


" Pagi Kak..." Jimin menjawab sapaan Gavin


" Kakak semalam pulang jam berapa?" Chal bertanya pada Gavin


" Semalam aku pulang sekitar jam 11."


Gavin menjawab pertanyaan Chal

__ADS_1


" Siapa gadis yang bersama kakak semalam di dalam mobil?"


Chal memberanikan diri untuk bertanya soal Kelana.cuma Chal yang berani bertanya pada Gavin kalau ada apa-apa karena Gavin tidak pernah marah atau keberatan apapun yang di tanyakan oleh Chal, Gavin sangat menyayangi Chal layaknya adik kandungnya sendiri.


" Ooh gadis itu..." namanya kelana dia yang selama ini diam-diam mengantarkan ice coffee americano."


" Apa Kakak menyukainya?" Chal langsung menanyakan hal yang bikin Gavin terkejut.


Member lain pun ikut terkejut mereka takut kalau Gavin marah dengan pertanyaan Chal yang mengejutkan.


"Uhuk uhuk uhuk..." Gavin langsung terbatuk-batuk mendengarkan pertanyaan Chal.


"Tidak.. tidak..." kakak tidak suka Kelana. Gavin segera menampik pertanyaan Chal.


" Kalau kakak tidak menyukainya kenapa wajah kakak jadi merah seperti itu?"


Chal mulai menggoda Gavin.


"Dia bukan tipe ku.."


Gavin membohongi kata hatinya sebenarnya Gavin sudah mulai menaruh hati pada Kelana.


" Kalau kakak tidak mau biar aku yang mendekatinya kak. Chal ingin buat Gavin cemburu.


" Am-ambil saja kalau mau," Gavin menjawab dengan terbatah-batah.


"Hahaha tidak mungkin aku mengambil gadis yang kakak dekati," aku senang kalau kakak mulai mendekati seorang gadis lagi Kakak jadi bersemangat tidak menjadi lelaki pendiam lagi," Chal memberikan semangat pada Gavin untuk terus mendekati Kelana.


Member lain pun menyetujui perkataan Chal, mereka senang melihat Gavin bahagia seperti dulu.


"Ah sudahlah aku mau mandi dan berangkat ke studio." Gavin meninggalkan para member agar tidak semakin lama di jaili.


Para member pun membereskan rumah lalu bersiap-siap untuk berangkat ke studio untuk latihan.


✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.

__ADS_1


__ADS_2