Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
Bab 54 Di Studio


__ADS_3

Semua member telah berkumpul di ruang latihan mereka harus latihan keras untuk persiapan konser akhir tahun ada beberapa lagu yang mereka bawakan dan hampir semua lagu menggunakan dance yang berat, mereka sedang menunggu Gavin yang tak kunjung datang ke ruang latihan.


" Edgar coba kau ke studio Gavin apakah dia sudah datang atau belum." perintah Jamal pada Edgar.


Edgar pun langsung menuju studio Gavin yang berada di lantai atas.


Tok..tok..tok...," Edgar mengetuk pintu studio Gavin sambil memanggil nama Gavin.


" Iya..Ada apa Edgar." jawab Gavin dari dalam studio sambil membuka pintu.


" Semua member sudah berkumpul di ruang latihan sisa menunggu kak Gavin." jawab Edgar.


" Oke aku akan kesana, kamu duluan saja." jawab Gavin sambil menyuruh Edgar untuk lebih dulu ke ruang latihan.


" Oke kak... Edgar pun pergi meninggalkan Gavin lalu menuju ruang latihan, sesampainya di ruang latihan Jamal pun bertanya pada Edgar.


" Apakah Kak Gavin sudah ada di studionya? " tanya Jamal untuk memastikan keberadaan Gavin.


" Iya..! kak Gavin sudah ada di studionya dan sebentar lagi dia kesini." jawab Edgar.

__ADS_1


Tidak lama kemudian Gavin pun masuk ke ruang latihan untuk ikut latihan dance.


" Itu kak Gavin sudah datang." sapa Jimmy.


" Baiklah semua sudah berkumpul ayo kita mulai penasan dulu." Jamal sebagai leader dance mengarahkan member untuk penasan dulu biar saat latihan tidak ada yang cidera otot, setelah pemanasan mereka mulai latihan seluruh ruangan di penuhi dengan suara musik yang kencang dan suara hentakan kaki-kaki mereka saat melompat. Semua member latihan dengan serius sehingga membuat baju yang mereka kenakan basah dengan keringat mereka.


Setelah latihan yang memakan waktu sampai 6 jam akhirnya mereka menghentikan latihan untuk hari ini, semua member kelelahan sehingga membuat nafas mereka seperti mau habis.


" Untuk latihan hari ini cukup sampai di sini saja, besok kita akan latihan lagi untuk gerakan lagu yang lain." kata Jamal yang mengakhiri latihan dan mengingatkan besok ada latihan lagi.


Semua member mengiyakan perkataan Jamal lalu meninggalkan ruangan latihan untuk melanjutkan pekerjaan mereka yang lainnya, tapi berbeda dengan Jimmy dia malah mendekati Jamal untuk menanyakan sesuatu.


" Kak Jamal mau pulang sekarang nggak? " Tanya Jimmy sambil mendekati Jamal.


" Aku mau pinjam mobil Kak Jamal sebentar boleh ya." Jawab Jimmy dengan sedikit ragu.


" Kamu mau kemana, apa kamu ada janji dengan temanmu? " tanya Jamal yang semakin curiga, tidak biasanya Jimmy seperti ini kalau mau pinjam mobil.


" Em..em iya kak aku ada janji dengan teman? " sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal Jimmy menjawab pertanyaan Jamal.

__ADS_1


" Tapi kenapa tingkahmu aneh seperti ini Jim, apa kamu janjian dengan seorang gadis? " tanya Jamal dengan mata yang seperti sedang mengintrogasi maling ayam.


" He..he...Ii_iya kak tapi jangan kasi tau member yang lain dulu aku takut mereka menjailiku." Dengan wajah merah Jimmy menjawab pertanyaan Jamal dan memohon untuk tidak di sebarkan dulu ke member lain.


" Waaah.. Apakah gadis itu yang kamu temui di tempat liburan kemarin? " tanya Jamal sambil tertawa bangga pada Jimmy yang sudah menemukan tambatan hatinya.


" Iya kak namanya Vania dia gadis yang baik tapi kami belum jadi sepasang kekasih, kami masi sebatas teman saja." jawab Jimmy dengan malu-malu.


" Cepat kamu ajak dia jadian sebelum Vania di dekati cowok lain." Jamal memberi semangat untuk Jimmy secepatnya nembak Vania.


" Aku akan berusaha untuk mendapatkan cinta Vania kak, " karena dorongan Jamal, Jimmy semakin semangat untuk mengejar Vania.


" Ini kunci mobil cepat kamu temui Vania jangan buat Vania menunggumu lama." Jamal memberikan kunci mobil ke Jimmy.


" Terimakasih kak..! "Jimmy mengambil kunci mobil lalu berlari kecil menuju parkiran mobil.


" Semangat...!! "Jamal mengepalkan tangannya memberi semangat pada Jimmy.


Semua member sedang sibuk dengan tugas mereka. Jamal, Aland, dan Gavin sibuk di studio mereka masing-masing mereka harus menyelesaikan lagu mereka sebelum waktu comeback tiba. Sedangkan Edgar dan Chal sedang sibuk rekaman untuk lagu solo mereka berbeda lagi dengan Brian dia malah sibuk menyiapkan makanan untuk kontennya, Brian selain anak Band dia juga mengisi waktunya dengan bikin konten makan-makan Brian juga sangat suka memasak dan sering kali dia bereksperimen dengan masakannya.

__ADS_1


✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.


__ADS_2