Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
Bab 74 KEMBALI KE RUTINITAS


__ADS_3

Setelah mereka makan Gavin mengantarkan Kelana kerumahnya terlebih dahulu agar Kelana bisa istirahat. Gavin mengantar Kelana sampai di depan pintu sambil membantu Kelana membawakan tas pakaian masuk ke dalam rumah.


" Tidur yang nyenyak ya sayang. Aku pulang dulu." Gavin mencium pucuk kepala Kelana lalu menyuruh Kelana segera masuk ke dalam rumah karena udara sangat dingin.


" Iya sayang, hati-hati di jalan ya." Kelana menatap mata Gavin dan mengingatkannya untuk hati-hati.


Gavinpun berjalan menuju mobilnya dan meninggalkan Kelana, Kali ini Gavin duduk di kursi penumpang dan meminta Vania untuk pindah ke kursi depan untuk menemani Jimmy. Gavin ingin beristirahat sejak berangkat tadi sampai pulang Gavin yang menyetir mobil.


Setelah mengantar Vania ke rumahnya Gavin dan Jimmy pulang ke rumah Gavin. Malam ini Jimmy menginap di rumah Gavin karena tidak sanggup lagi pulang ke rumahnya.


Keesokan harinya Gavin dan Jimmy berangkat ke kantor agency barsama karena waktu mencari Kelana Jimmy ikut di mobil Gavin dan mobil Jimmy di simpan di parkiran kantor.


Hari ini semua member ada latihan dance jadi semua member berkumpul, sebentar lagi mereka akan comeback album baru dan mengadakan konser di beberapa negara.


" Selamat pagi semua sapa Jimmy dan Gavin yang baru saja sampai di ruang latihan." Di ruang latihan sudah ada Jamal, Aland dan Brian.


Jimmy melihat ke seluruh ruang latihan sambil menoleh ke kiri dan kenan. Lalu bertanya pada Aland." Chal dan Edgar belum datang?"


" Paling mereka kesiangan lagi bangunnya mereka berduakan kalau tidur lupa bangun." Aland dan member lain sudah tau kebiasaan Chal dan Edgar.


" Mereka ternyata tidak merubah kebiasaannya padahal kita sudah tinggal di rumah masing-masing kalau mereka terus-terusan kaya begitu siapa yang membangunkan mereka." Jimmy khawatir dengan kebiasaan Chal dan Edgar Jimmy takut mereka menghambat waktu latihan mereka.


Tidak lama kemudian Chal dan Edgar nongol dari pintu ruang latihan.


" Itu mereka datang." ucap Brian sambil melihat ke arah pintu.


" Kalian kebablasan lagi ya tidurnya." Tanya Jimmy.


" Hehe iya Kak." Jawab Chal sambil cengengesan.


" Kalian mau sampai kapan begini terus, waktu kita semua masi serumah tidak masalah karena di antara kami pasti ganti-gantian membangunkan kalian, kalau sekarang kalian tinggal sediri-sendiri siapa yang akan membangunkan kalian?" Jimmy menceramahi Chal dan Edgar yang telat datang.


" Iya Kak besok-besok kami datang lebih cepat lagi." Jawab Chal sambil tertunduk. Chal dan Edgar sadar kalau mereka berdua salah makanya mereka tidak membantah.


" Ya sudah sebaiknya kita mulai latihan saja agar kita bisa latihan lebih lama lagi." untuk mencairkan suasana Jamal mengajak semua member untuk mulai latihan.


Semua member berdiri pada posisi masing-masing dan mulai latihan, mereka beberapa kali mengulang gerakan karena masi ada member yang belum kompak gerakannya, mereka terus berlatih dengan beberapa koreo karena di konser comeback nanti mereka membawakan lagu sekitar 10 lagu dan semua lagu menggunakan koreo masing-masing jadi semua member harus latihan ekstra keras untuk menghasil penampilan yang bagus. Mereka terus semangat latih sampai nafas mereka memburu karena kelelahan dan mereka memutuskan untuk istirahat sebentar untuk minum dan menstabilkan nafas mereka kembali.

__ADS_1


Seluruh ruangan terdengar suara mereka yang kelelahan dengan keringat yang membasahi seluruh tubuh mereka.


" Huuuff huuuuff huuuff... Nafasku seperti mau hilang dari tubuhku. " Keluh Gavin sambil menyeka keringatnya dengan handuk kecil.


" Ya otot-ototku seperti mau copot." sambar Edgar dengan nafas yang memburu.


Semua member duduk di lantai sambil meluruskan kaki mereka dengan wajah yang kelelahan. Mereka meneguk air putih untuk menghilangkan dahaga mereka.


" Bagai mana apakah kita lanjutkan lagi latihannya?" Tanya Jamal sebagai leader koreo.


" Bagaimana kalau latihannya di lanjut besok saja, sekarang sudah pukul 4 sore kita latihan selama 7 jam." Jawab Gavin.


" Ya betul kata kak Gavin sebaiknya kita lanjut latihan besok saja karena aku juga masi ada kerjaan yang harus aku selesaikan." Aland menerima usul Gavin untuk melanjutkan latihan besok saja.


" Baiklah kalau itu mau kalian, aku tidak masalah." Jamal langsung menerima usul Gavin dan Aland.


" Oh ya Vin bagai mana kabar Kelana apa kamu sudah menemukannya?" tanya Brian dengan penasaran.


" Iya kak, aku sudah menemukannya kemarin bersama Jimmy." Jawab Gavin.


" Di pantai kemuning kak, Kelana menginap di salah satu villa milik pamannya Anggi teman kerjanya Kelana." jawab Gavin.


" Terus kesalah fahaman kalian bagaimana, apa kamu sudah menjelaskan semuanya pada Kelana?" Brian seperti ayah yang sedang mengintrogasi anaknya.


" Semuanya sudah aku jelaskan pada Kelana dan Kelana mengerti dan mempercayai semua yang aku ceritakan kronologi kejadiannya kak." Gavin menjawab semua pertanyaan Brian.


" Sepertinya Leodra ingin mendekatimu kak." Celetuk Edgar yang membuat semua member berbalik dan menatap Edgar.


" Kenapa kamu bisa berfikiran begitu Gar?" Tanya Aland.


" Dari awal kita debut Leodra itu sudah mulai suka dengan Kak Gavin cuma Kak Gavin itu orangnya cuek dan tidak perduli dengan wanita makanya Kak Gavin tidak menyadarinya, apa kalian tidak ingat saat kita tour dunia di album kedua kita Leodra selalu ikut dan nonton konser kita dan setelah ia menyadari kalau Kak Gavin tidak merespon dan tidak peduli dengan keberadaannya akhirnya ia pindah agency." Edgar diam-diam memperhatikan gerak-gerik Leodra selama masi satu agency dengan mereka.


" Wah ternyata diam-diam kamu detektif ya Gar." Jamal salut dengan Edgar.


Semua member kaget dengan penjelasan Edgar barusan dan semua member mulai berfikir.


" Kenapa aku tidak menyadarinya selama ini?" Gavin merasa tidak percaya atas penjelasan Edgar.

__ADS_1


" Bagaimana Kak Gavin mau menyadarinya, kak Gavin kan tidak pernah mau peduli dengan wanita taunya kerja-kerja dan kerja saja." ucap Edgar.


" Berarti mulai sekarang Kak Gavin harus hati-hati dengan Leodra jangan sampai kak Gavin ribut lagi dengan Kak Kelana, apa lagi belum ada yang tau soal hubungan kalian pasti Leodra berfikir Kak Gavin masi sendiri." Aland mengingatkan Gavin untuk hati-hati.


" Betul sekali Kak Gavin harus waspada kalau bisa menghindar dari Leodra sebelum terjadi perang dunia kedua." ucap Jimmy.


" Tapi bagaimana caranya agar aku bisa menghindar dari Leodra sedangkan ia sudah tau alamat rumahku, kalau ia tidak menenukanku di kantor pasti ia datang ke tumahku." Gavin bingung cara menghindar dari Leodra.


Semua member terdiam sambil memutar otak untuk mencari cara agar Gavin bisa jauh dari Leodra.


" Aku ada ide." Tiba-tiba Chal bersuara sehingga membuat member yang lain terkejut.


" Ide apa Chal." tanya Edgar.


" Bagaimana kalau Kak Kelana di jadikan asisten pribadi kak Gavin saja agar Kak Kelana bisa terus-terusan berada di dekat Kak Gavib dan lama-lama membuat Leodra pasti merasa risih dan akhirnya Leodra mundur sendiri." Chal menjelaskan ide cemerlangnya yang ia dapat.


" Ide kamu masuk akal juga Chal." Aland suka dengan ide Chal.


" Bagaimana dengan pekerjaan Kelana.?" Tanya Brian.


" Ya Kak Kelana keluar saja dari pekerjaan yang sekarang terus bekerja dengan Kak Gavin nanti Kak Gavin yang menggaji Kak Kelana, daripada Kak Gavin di kejar-kejar Leodra." Chal kalau kasi ide nggak tanggung-tanggung.


" Menurut aku masuk akal juga cara Chal, Kak Gavin beli rumah mewah saja sanggup masa gaji Kak Kelana tidak sanggup." Jimmy mulai meledek Gavin yang sedang mencerna ide Chal.


" Kalau soal gaji aku sanggup menggaji Kelana yang jadi masalah apa Kelana mau bekerja sebagai asisten pribadiku?" Gavin ragu, apa Kelana mau menerima tawarannya atau tidak.


" Aku yakin Kak Kelana pasti mau apa lagi kalau kak Gavin menceritakan apa yang di cerita Edgar tadi." Jimmy meyakinkan Gavin agar segera memberitahu Kelana.


" Baiklah besok aku akan coba cerita pada Kelana semoga saja ia mau menerimanya." Gavin menerima ide Chal dan ingin membicarakannya dengan Kelana.


" Semangat kak Gavin." semua member mensuport Gavin.


Setelah mereka selesai ngobrol sambil beristirahat akhirnya mereka membubarkan diri para member melanjutkan kerjaan mereka masing-masing di ruang kerjanya.


✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.

__ADS_1


__ADS_2