
Malam ini Gavin berencana ingin mengajak Kelana untuk makan malam bersama sekalian mengajak Kelana jalan-jalan, selama Gavin sibuk untuk persiapan konser dan lagu terbarunya Gavin dan Kelana jarang ketemu bahkan tidak pernah ketemu sama sekali mereka menanyai kabar cuma lewat telfon namun Kelana tidak pernah protes ataupun marah karena Kelana mengerti dengan pekerjaan Gavin sebagai Idol itu sangat sibuk.
Kriiingg..kriiingg..kriiiiing...
Gavin menelfon Kelana.
" Halooo... Suara Kelana dari balik telfon.
" Halo... Sayang apa malam ini kamu ada waktu? " tanya Gavin pada Kelana untuk memastikan kesibukan Kelana.
" Memangnya ada apa? " Kelana balik bertanya.
" Aku ingin mengajakmu makan malam bersama setelah jam pulang kerja, sekalian aku ingin bertemu kamu untuk melepas kangen." jawab Gavin tanpa basa basi.
" Memangnya kamu lagi tidak sibuk? " tanya Kelana.
" Kalau mau mengikuti kesibukanku tidak tidak bakal ketemu selama 1 tahun." jawab Gavin yang membuat Kelana tertawa dari balik telfon.
" Kamu bisa saja cari alasannya." jawab Kelana sambil tertawa.
" Bagaimana apakah kamu bisa makan malam bersama malam ini? " tanya Gavin dengean suara berharap.
" Untuk kekasihku apapun itu pasti aku bisa-bisakan. " jawab kelana sambil sedikit ngegombal.
" Terimakasih sayang, nanti setelah pulang jam kerja aku jemput di rumah ya." kata Gavin dengan hati berbunga-bunga.
" Oke sayang." jawab Kelana.
Gavin pun mengakhiri obrolan mereka di telfon dan melanjutkan pekerjaannya yang sedikit lagi selesai.
begitupun dengan Kelana, Kelana bekerja sambil bernyanyi kecil dengan wajah yang sangat bahagia karena akhirnya Kelana bisa bertemu dengan kekasihnya setelah sekian lama mereka tidak pernah ketemu.
" Duuuh... ada yang lagi senang nih. " Anggi menggoda Kelana yang sedari tadi bekerja sambil bersenandung.
" Hehe nggak kok biasa aja, " Kelana mencoba mengelak.
__ADS_1
" Cerita dooong... penasaran nih. " pintah Anggi dengan penuh penasara.
" Ssstt tapi jangan bilang-bilang ke yang lain ya." ancam Kelana agar sahabatnya tidak ember bocor.
" Iya janji, aku nggak bakal ngomong ke yang lain." sambil menaikkan jari telunjuk dan jari tengah Anggi berjanji pada sahabatnya.
" Nanti malam aku dan Gavin akan pergi makan malam bersama. " Kelana menarik Anggi lalu berbisik.
" Apa...!!! " dengan suara yang nyaring dan terkejut Anggi reflek dengan kata-kata yang di bisikkan Kelana padanya.
" Sssttt..." Dengan cepat Kelana membekap mulut sahabatnya agar teman-teman yang lain tidak mendengarkan suara Anggi.
" Upss..." Maaf Na aku kaget, " Gavin itu yang salah satu member band Astronot itu kan? " tanya Anggi dengan wajah penasaran sambil sedikit berbisik.
" Iya Gavin member Astronot, " jawab Kelana lebih meyakinkan sahabtnya.
" Memangnya kalian sudah jadian ya? " kapan kalian jadian dan sudah berapa lama? " Kelana di berondong pertanyaan oleh Anggi.
" Wah kamu seperti sedang mengintrogasi penjahat aja deh nggi. " jawab Kelana sambil tertawa.
" Ayo jawab saja tidak usah mencoba menghindar. " celoteh Anggi yang sedari tadi penasaran.
" Apa...!! " sudah selama itu dan kamu ngga ada cerita ke aku Na? " ucap Anggi dengan perasaan kecewa karena sahabatnya tidak cerita soal hubungannya dengan Gavin.
" Bu_bukannya begi nggi, selama ini aku belum cerita ke kamu karena selama ini aku masi meyakinkan hatiku apa keputusanku untuk menjalin hubungan dengan seorang idol yang penggemarnya hampir rata-rata wanita sudah benar atau salah karena aku tau resiko yang bakal aku hadapi pasti sangat berat. " Kelana menjelaskan pada sahabatnya karena telah membuat sahabatnya kecewa.
" Terus kapan kamu merasa yakin kalau keputusan yang kamu pilih ini benar? " tanya Anggi dengan wajah serius.
" Sejak 2 bulan terakhir ini, semakin hari aku semakin nyaman dekat dengan Gavin ternyata sifat Gavin sangat berbeda dengan apa yang kita liat selama ini. Gavin laki-laki yang penyayang, sangat peduli, dan sangat romantis dia juga sangat sabar dan lembut.
" Terus member yang lain juga tau soal hubungan kalian? " tanya Anggi yang masi saja penasaran.
" Iya semua member tau malahan mereka ikut senang kami jadian, bahkan bulan lalu kami dan member lain pergi liburan bersama. Kelana terus menjawab semua pertanyaan sahabatnya.
" Apa...!! Kalian pergi liburan dan kamu tidak mengajak aku?! Anggi semakin terkejut dan semakin kecewa.
__ADS_1
" Bukannya aku gak mau mengajak kamu nggi cuma aku tidak enak dengan member lain kalau aku mengajak teman. " Kelana terus saja memberi alasan pada sahabatnya agar tidak terus-terusan kecewa.
" Kamu keterlaluan Na kamu tega ama aku, padahal kamu kan tau kalau aku itu ngefans berat sama Jamal. " ucap Anggi dengan berpura-pura pasang wajah sedih.
" Maafin aku ya Nggi, aku janji deh suatu hari aku bakal ajak kamu untuk kenal sama mereka bukan cuma sama Jamal saja tapi dengan semuanya. " Kelana menghibur Anggi agar gak merajuk lagi.
" Janji ya akan ajak aku ketemu mereka. " Anggi memastikan kata- kata Kelana.
" Iya janji. " sambil menaikkan jari telunjuk dan jari tengah.
" Ya sudah kamu siap-siap pulang gih biar aku yang selesaikan meja-meja yang ini, kasian nanti Gavin nungguin kamu. " Anggi meminta sahabatnya segera pulang.
" Tapi kan belum waktunya pulang Nggi, " jawab Kelana sambil melirik jam yang berada di pergelangan tangannya.
" Kan 15 menit lagi pulang Na kamu pulang saja duluan nanti aku tanggung jawab sama ibu bos tenang saja." Anggi meyakinkan Kelana agar pulang lebih cepat.
" Ta_tapi Nggi nanti aku kena marah sama ibu bos." jawab Kelana dengan wajah ragu dengan saran Anggi.
" Kamu lupa ya Na kalau aku ini kariawan kesayangan ibu bos. " Anggi memasang wajah sombong sambil tertawa.
Anggi adalah kariawan terlama di Caffe KEJORA dan dia juga sudah di anggap anak sama pemilik Caffe ini karena beliau dulu punya anak gadis yang sangat mirip dengan Anggi tapi sayang anak gadisnya itu sudah di panggil yang maha kuasa karena sakit.
" Tapi kamu yakin Nggi tidak apa-apa kalau aku pulang duluan? " Kelana terus meyakinkan Anggi dengan sarannya.
" Yakin Na...! Kamu pulang saja nanti aku yang bertanggung jawab semuanya." Anggi terus memaksa Kelana untuk pulang sambil mendorong Kelana masuk ke ruang loker untuk mengambil tasnya.
" Ya udah kalau gitu aku pulang duluan ini kamu yang suruh ya Nggi. " Kelana mengikuti saran temannya lalu buru-buru mengambil tasnya di ruang loker.
" Terimasih banyak ya Nggi...?! " Kelana menghampiri Anggi sambil mencium pipi sahabatnya.
" Harus dandan yang cantik ya Na...! Anggi memegang pipi sahabatnya dengan gemas.
" Oke..."
Kelana pun berlari keluar Caffe menuju motornya dan bergegas pulang untuk bersiap-siap sebelum Gavin datang menjemputnya.
__ADS_1
✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧
︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.