Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
BAB 22 MULAI ADA RASA


__ADS_3

Ada perasaan aneh yang merasuki hati Gavin sejak kejadian malam itu, apakah di antara mereka sudah mulai tumbuh rasa cinta? semakin hari Gavin tidak bisa tidak bertemu kelana walaupun itu sebentar namun Gavin masih berusaha menyembunyikan perasaannya terhadap Kelana.


Hari ini Kelana mengantarkan ice Coffee buat Gavin agak lebih pagi dari biasanya,rencananya agar Kelana tidak bertemu muka dengan Gavin tapi sepertinya itu sulit karena di peraturan hukuman dari Gavin yang menerima Ice Coffee itu harus Gavin tidak boleh di wakili. Kelana masi merasa malu untuk bertemu dengan Gavin tatapan mata Gavin masih menari-nari di fikiran Kelana.


"Aaaah.." kenapa aku masi saja membayangkan kejadian malam itu, apa yang terjadi pada diriku?" tidak mungkin kalau aku jatuh cinta dengan Gavin," status kami sangat berbeda jauh, Gavin seorang artis terkenal yang banyak wanita cantik mengharapkan cintanya." sedangkan aku ini cuma seorang pelayan yang bekerja di sebuah caffe dengan kehidupan yang jauh dari kata berada." sadar Kelana jangan terlalu bermimpi."


Kelana menepuk-nepuk pipinya agar dia sadar dari mimpinya. Tidak lama kemudian Kelana sampai di depan rumah Gavin.


Kelana ragu untuk memgetuk pintu rumah Gavin dia belum siap untuk bertatap muka lagi dengan Gavin sejak kejadian itu.


" Ayo kelana beranikan dirimu untuk mengetuk pintu sebelum Gavin menambah lagi hukumanmu."


Kelana memberikan semangat buat dirinya sendiri..


Ding dong.. Ding dong..."


Seseoarangpun datang untuk membuka pintu.


"S-selamat pagi...," Kelana menyapa yang membukakan dia pintu.


" Ya selamat pagi nona cari siapa?"


pagi ini yang membukakan kelana pintu adalah Jimmy.


" Aku mengantarkan ice coffee americano buat Gavin. Kelana memberi tahukan Jimmy maksud kedatangannya.


" Ooo.."kak Gavin kalau jam segini belum bangun nona," kalau boleh tau nona ini siapa?" Jimmy mencoba menanyakan nama Kelana.


" Maaf namaku Kelana," Kelana mengulurkan tangan sambil memperkenalkan namanya.


"Oh namaku Jimmy," kalau tidak salah kamu kan yang berada di dalam mobil Kak Gavin waktu itu?" Jimmy mulai mencoba untuk lebih akrab dengan Kelana.


" I iya itu aku tapi jangan salah faham dulu kami tidak ada hubungan apa-apa," Gavin cuma mau mengantarku pulang karena hujan deras." Kelana menjelaskan kejadian yang di lihat Jimmy malam itu agar tidak menimbulkan salah faham.

__ADS_1


" Hahaha tidak apa-apa nona Kelana tidak usah merasa bersalah seperti itu", kami mengerti kok." Jimmy senyum-senyum melihat wajah kelana yang berubah tegang.


Di sela-sela obrolan Jimmy dan Kelana Edgar dan Jamal pun keluar mencari tau dengan siapa Jimmy ngobrol..


" Siapa nona ini Jimmy?" Jamal bertanya pada Jimmy.


"Namanya Kelana Kak, dia mengantarkan ice coffee buat Kak Gavin." Jamal menganggukan kepalanya.


" Kenapa tidak di suruh masuk saja?" Edgar menyarankan untuk mengajak Kelana masuk ke dalam rumah.


"Tidak usah aku menunggu di sini saja," dengan cepat kelana menolak tawaran Edgar


" Kalau begitu berikan saja pada kami ice coffee nya biar nanti kami yang memberikannya pada kak Gavin." Jamal memberikan usul pada Kelana agar Kelana tidak menunggu terlalu lama untuk memberikan ice coffee itu pada Gavin


"Tidak usah nanti aku sendiri yang memberikannya pada Gavin." Kelana menolak lagi usul dari Jamal.


" Bukannya nona Kelana mau berangkat kerja kalau menunggu Kak Gavin bangun nanti nona terlambat ketempat kerja."


"Tidak apa-apa aku menunggu Gavin saja sampai dia bangun." Kelana tidak mau menceritakan kalau mereka berdua ada perjanjian dalam menjalankan hukuman imi.


Edgar pun masuk ke dalam rumah untuk mencari Chal, Ternyata Chal lagi asik sarapan di meja makan.


"Chal tolong bangunkan kak Gavin ada seseorang yang menunggunya. Edgar menyuruh Chal membangunkan Gavin


"Siapa yang menunggu Kak Gavin?" Chal penasaran dengan seseoarang yang menunggu Gavin.


" Gadis yang bernama Kelana." Edgar memberi tahukan Chal.


" Oke.." Chal pun menuju kamar Gavin.


"Tok Tok Tok.. Tok Tok Tok..."Kak ada yang mencarimu.


Gavin pun bangun dengan terburu-buru, Gavin  lupa kalau ada Kelana yang tiap pagi mengantarkannya ice coffee americano.

__ADS_1


Gavin membuka pintu kamarnya dan berlari keluar untuk menemui Kelana.


" Maaf aku bangunnya terlambat," apa kamu sudah dari tadi di sini?" Gavin takut kalau Kelana terlambat masuk kerja gara-gara dirinya.


" Tidak begitu lama." Kelana memjawab pertanyaan Gavin


" Kalau begitu kamu buruan berangkat kerja aku tidak mau di salahkan kalau kamu kena hukum dari bos kamu." Gavin mengambil ice coffee nya dari tangan Kelana.


" Baiklah aku permisi dulu," Kelana pun berpamitan pada Gavin, Edgar, Jimmy, Jamal, dan Chal.


" Hati-hati Kelana dan semangat kerjanya." Jamal memberikan semangat pada Kelana.


"Kak Gavin..." ternyata Kelana itu gadis yang sangat cantik juga." Jimmy memuji Kelana di depan Gavin hingga membuat Gavin sedikit tersenyum.


" Kenapa Kelana tidak mau memberikan ice coffee nya pada kami hyung?" Jamal melontarkan pertanya pada Gavin yang dari tadi membuat Jamal merasa aneh pada Kelana yang tidak mau memberikan ice coffee itu pada orang lain.


" Mungkin dia mau melihat wajahku dulu sebelum berangkat kerja," kalian kan tau kalau aku ini artis terkenal yang di incar para gadis-gadis." Gavin mulai menyombongkan dirinya di depan member lain padahal yang sebenarnya Gavin yang tidak bisa tidak melihat Kelana walaupun sebentar.


"Waaaah..." sejak kapan Kak Gavin suka memuji dirinya sendiri," jangan-jangan Kak Gavin sudah ketularan dengan penyakit memujidirinya Kak Brian ya.?"


Jamal menjaili Gavin.


" Kak kalau kakak suka pada Kelana buruan katakan padanya jangan sampai kakak di salip orang nantinya." Chal mensuport Gavin.


"Tidak mungkin Kakak suka dengan Kelana," Gavin mencoba menampik perkataan Chal.


" Aku liat Kelana juga suka dengan Kak Gavin." Jimmy mulai mengeluarkan ilmu dukunnya.


" Itu cuma tebakan kamu saja Jimmy," kami tidak ada apa-apa." Gavin berusaha menutupi perasaannya tapi raut wajahnya tidak bisa berbohong.


"Ah sudah lah aku mau mandi dan berangkat ke studio." Gavin pun meninggalkan para member yang masi berkumpul di meja makan.


Pagi ini para member berhasil bertemu dengan gadis yang bernama Kelana dan mereka semua memuji kecantikan kelana dan mendukung penuh kedekatan Gavin dan Kelana.

__ADS_1


✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.


__ADS_2