Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
BAB 23 TRAGEDI


__ADS_3

Pagi ini Kelana banyak pesanan Ice Coffee Americano yang harus di antarkan dan itu artinya Kelana bakalan lembur..


" Huff hari ini adalah hari yang sangat melelahkan tapi aku tidak boleh pantang menyerah aku harus semangat kerja walaupun tenaga banyak terkuras karena harus mencari setiap alamat pelanggan ku."


SEMANGAT KELANA!!"


Kelana menyemangati dirinya sendiri.


Pelanggan pertama yang harus di antarkan Ice Coffee adalah Gavin, Sebenarnya Gavin bukan pelanggan tapi sudah jadi rutinitas wajib yang harus di jalankan Kelana untuk memenuhi hukumannya.


Ding dong... Ding dong..., " Kelana memencet bell rumah Gavin.


Dari dalam rumah terdengar suara seseorang yang membuka pintu


Ceklek..."


Kelana terkejut melihat sosok yang membuka pintu.


"Ya tuhan wajah itu, mata itu, belum bisa hilang dari ingatan ku sejak kejadian malam itu." Kelana bengong di depan Gavin tanpa mengalihkan pandangannya dari hadapan Gavin.


"Hey...!" sampai kapan mau menatapku seperti itu," apa kamu tidak ada kerjaan?"


Gavin mengibaskan tangannya di depan wajah Kelana.


" Ah maaf... " I ini Ice Coffee nya."


Kelana memberikan Ice Coffee nya ke Gavin lalu buru-buru meninggalkan Gavin," Kelana tidak mau kalau sampai Gavin melihat wajah Kelana yang memerah kaya kepiting rebus karena malu.


" Gadis aneh main kabur saja." Gavin pun menutup pintu lalu masuk ke dalam rumah dengan segelas Ice Coffee di tangannya.


Pagi ini Gavin dan member lain mau adain rapat di kantor management untuk persiapan perilisan album terbaru dan acara fansign nanti. semua member sudah berada di kantor lebih dulu, sisa menunggu Gavin untuk memulai rapatnya.


" Maaf semuanya aku telat datang." Gavin meminta maaf pada semua member karena terlambat datangnya.


"Tidak apa-apa Kak rapatnya belum di mulai juga," Aland menjawab permintaan maaf dari Gavin.


Mereka pun memulai rapatnya semua member memberikan masukan mulai dari konsep, lokasi shooting, kostum, tiket fansign sampai konsep panggung yang sesuai dengan kemauan mereka. album mereka kali ini real mereka semua yang kerjain jadi mereka mau semuanya perfect.

__ADS_1


Di tengah-tengah rapat tiba-tiba hanphone Gavin berbunyi.


Kriiing... kriiing..."


Gavin pun mengecek hanphonenya siapa yang menelfonnya GADIS RESE.. itu nama Kelana di daftar kontak Gavin.


"Kelana...?" ada apa dia menelfonku selama ini dia cuma tau chat saja kalau mau menghubungiku." Gavin memperhatikan hanphonenya sambil berbicara dalam hati.


"kenapa tidak di angkat Kak?" Chal mengejutkan Gavin.


" Oh iya.." Gavin pun mengangkat telfon dari nomor Kelana.


"Maaf apakah ini nomor telfon temannya kelana?" seseorang telah menggunakan hanphone Kelana untuk menelfon Gavin.


" Iya saya temennya Kelana ada apa menelfon ke nomor saya?" Gavin merasa ada yang aneh.


" Ini tuan..." teman anda kecelakaan. seseorang itu memberitau Gavin kalau Kelana kecelakaan.


" Apa..!!" kecelakaan," tolong kasi tau di mana lokasinya?" Gavin panik mendengarkan kalau Kelana mengalami kecelakaan.


" Di jalan Mulawarman tuan.." si penelfon memberi taukan Gavin lokasi kecelakaannya.


"Ada apa kak siapa yang kecelakaan," Jimmy bertanya sambil mengejar Gavin.


"Kelana kecelakan kalian lanjutkan saja rapatnya aku mau ke tempat kejadian." Gavin pun meninggalkan Jimmy.


Dengan perasaan khawatir Gavin mengemudikan mobilnya dengan cepat agar bisa segera menolong Kelana.


Gavin pun sampai di lokasi kejadian dan dia mendapati Kelana tergeletak di pinggir jalan di tengah kerumanan orang.."


Gavin mengangkat tubuh Kelana naik ke mobilnya dan segera membawanya ke Rumah Sakit.


Sesampainya di Rumah Sakit Kelana langsung di bawa ke ruang UGD untuk mendapatkan pertolongan, di depan pintu UGD Gavin sangat cemas dengan keadaan Kelana Gavin takut terjadi sesuatu pada Kelana.


Hanphone Gavin pun berbunyi.


kriiing.. kriiing...,"Gavin mengangkat telfonnya.

__ADS_1


"Hallo kak..."bagaimana Keadaan Kelana?" di Rumah Sakit mana Kelana di rawat?" Jimmy menelfon Gavin untuk menanyakan keadaan Kelana.


"Kelana masi di tangani dokter Jim," belum tau keadaannya seperti apa," Kelana di rawat di Rumah Sakit KARTIKA." jawab Gavin.


" Oke kalau begitu kami kesana sekarang kak." Jimmy menutup telfonnya dan menyusul Gavin ke Rumah Sakit.


Gavin merasa belum tenang sebelum melihat dan mengetahui keadaan Kelana di dalam ruang UGD, Gavin mondar mandir sambil sesekali mengintip ke dalam ruang UGD.


"Apa yang terjadi dengan gadis itu kenapa dia sampai kecelakaan seperti ini?" Gavin berbicara sendiri seolah-olah ada seseorang yang dia temani berbicara.


Tidak lama kemudian member lain pun sampai di Rumah Sakit dan segera menghampiri Gavin yang berada di depan ruang UGD.


"kak..." bagaimana keadaan Kelana?"Chal bertanya pada Gavin


"Kakak juga belum tau dari tadi dokter lagi menolong Kelana di dalam." jawab Suga.


" Sebenarnya apa yang terjadi kak?" Aland bertanya pada Gavin.


"Kakak juga tidak tau kejadiannya seperti apa tiba-tiba seseorang menelfon ke nomor kakak pakai hanphone Kelana dan memberi tahukan kalau Kelana kecelakaan." Gavin menjelaskan pada Aland


"Apa di tempat kejadian tidak ada yang memberi tahukanmu kronologi kejadiannya?" Brian ikut bertanya.


"Aku tidak sempat lagi bertanya pada orang di sekitar situ kak soalnya aku langsung membawa Kelana ke Rumah Sakit biar cepat di tangani dokter." Gavin menjawab pertanyaan Brian.


"Kita tunggu saja apa kata dokter soal keadaan Kelana." Jamal mencoba membuat semua member tenang.


"Permisi apa ada keluarga pasien?" seorang perawat keluar mencari keluarga pasien.


Dengan kompak semua member menunjuk Gavin sebagai keluarga pasien, Gavin pun berbalik ke para member sambil menunjukan wajah kaget.


" Masuk saja kak kan kakak teman Kelana selama ini." Jamal menyuruh Gavin masuk keruang UGD untuk bertemu dokter.


Gavin pun masuk kedalam ruang UGD untuk melihat keadaan Kelana, Gavin melihat Kelana dengan tergolek lemah dengan perban di kening, lengan dan kakinya. Kelana belum sadarkan diri dia masi dalam keadaan pengaruh obat bius, Gavin sangat cemas melihat keadaan Kelana walaupun selama ini Gavin dan Kelana paling sering berantem tapi dari hati yang paling dalam sebenarnya Gavin mulai sayang pada Kelana.


Gavin mendengarkan penjelasan dokter tentang keadaan Kelana saat ini, Kelana harus di rawat di Rumah Sakit untuk beberapa hari, Gavin pun menyetujui saran dokter yang penting Kelana bisa sehat kembali..


✎ (❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧

__ADS_1


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.


__ADS_2