Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
Bab 47 Pendekatan


__ADS_3

Sejak Jimmy dan Vania dekat selama liburan Jimmy sibuk dengan Vania dan jarang berkumpul dengan member lain, Jimmy ingin memanfaatkan momen ini untuk mengenal Vania lebih dalam lagi siapa tau aja pulang dari liburan status Jimmy bukan jomblo lagi.


" apa kalian melihat Jimmy...? Tanya Edgar pada Jamal dan Chal yang sedang menikmati sarapan pagi di teras belakang vila.


" Dari tadi aku tidak melihat Jimmy di sekitar sini, apakah kamu melihatnya Chal? Jamal bertanya pada Chal yang sedang sibuk mengambil gambar pohon-pohon dengan cameranya.


" Sepertinya Jimmy pergi bersepeda dengan seorang gadis." jawab Chal sambil terus mengambil foto pepohonan.


" Seorang gadis? bukannya gadis yang ikut bersama kita cuma kelana? Dengan wajah heran Edgar penasaran siapa gadis yang di maksud Chal.


" Waaah jangan-jangan Jimmy memasukkan seorang gadis ke dalam ranselnya." diikuti nada bercanda Jamal mulai menerka-nerka.


Tidak berselang berapa lama Aland pun bergabung dengan yang lain setelah menyelesaikan lukisannya yang terbengkalai sejak 2 hari yang lalu.


" Kalian lagi membicarakan apa? Tanya Aland pada Jamal, Edgar, dan Chal sambil menyomot pancake yang berada di atas meja.


" Kami lagi membicarakan Jimmy yang dari tadi tidak kelihatan batang hidungnya." sambar Jamal


" Oh Jimmy lagi pergi bersepeda tadi dia mengajakku tapi aku lebih memilih melukis, selama di sini Jimmy hampir tiap hari bersepeda." Jawab Aland sambil mengunyah.


" Iya kata Chal Jimmy lagi bersepeda bersama seorang gadis. Jamal menjelaskan pada Aland.


" Apa.. Seorang gadis? Wah ternyata Jimmy diam-diam bakal menyalip kita untuk mendapat cewek" Aland terkejut dengan kata jamal barusan, sampai Aland menghentikan kunyahannya. " tau darimana Chal kl Jimmy sedang bersama seorang gadis? Tanya Aland dengan penasaran.


" Aku melihatnya waktu berjalan menyusuri pinggiran hutan untuk mengambil foto". Ucap Chal sambil terus membidikkan cameranya ke satu objek foto.

__ADS_1


"Apa gadis itu cantik? Aland masi saja melontarkan pertanyaan pada Chal.


"Aku tidak begitu melihat jelas wajahnya karena jarak kami lumayan jauh. Chal dengan sabar menjawab pertanyaan dari Aland.


Tidak lama orang yang sedang di omongin nongol juga dengan wajah senyum-senyum sendiri sambil bernyanyi kecil.


" Wah..wah..wah sepertinya ada yang sedang jatuh cinta nih." Jamal menggoda Jimmy.


Jimmy memarkirkan sepedanya sambil berjalan ke arah Aland, Jamal, Edgar, dan Chal lalu duduk di salah satu bangku yang masi kosong. "Siapa yang jatuh cinta? Jimmy tidak sadar kalau yang di maksud itu dirinya.


" Bukannya kamu sedang jatuh cinta Jim? Tanya Edgar pada Jimmy.


"Hah..! Aku? Jatuh cinta dengan siapa? Tanya Jimmy dengan wajah sedikit malu sambil berusaha mengelak.


" Gak usaha berusaha menutupi Jim, kami tau kok kamu pagi ini habis bersepeda dengan seorang gadis kan? Aland mulai melontarkan pertanya pada Jimmy.


" Tadi tidak sengaja Chal melihatmu dengan seorang gadis di pinggir jalan desa." Aland menjelaskan dengan detail.


"Ha..ha..ha reflek Jimmy tertawa terbahak-bahak.


"Tadi kaki gadis itu terkilir di pinggir jalan desa jadi aku mencoba menolongnya, karena dia susah jalan menuju vilanya jadi sekalian saja aku antar." Jimmy menjelaskan kronologi pertemuannya dengan seorang gadis.


" Apa kamu tanyakan namanya? Tanya Jamal


" Iya.. Namanya Vania, dia berlibur dengan keluarganya." jawab Jimmy.

__ADS_1


" Sejak kapan kamu bertemu dengan gadis itu? Tanya Jamal yang masi penasaran dengan gadis itu.


"Sejak 2 hari lalu sekarang kami berteman." Jimmy tetap sabar menjawab pertanyaan kakak-kakaknya.


" Apakah kamu suka dengan Vania? Jamal memberikan pertanyaan yang membuat Jimmy tersedak kopi yang di minumnya.


Uhuk..uhuk..uhuk


" Kenap kak Jamal bertanya begitu? Wajah Jimmy agak sedikit merah sambil bertanya balik ke Jamal.


"Karena aku lihat wajah kamu kelihatan senang sekali setelah dari bersepeda tadi." jawab Jamal ssmbil menunggu jawaban dari Jimmy.


"Kami baru kenal 2 hari kak mana mungkin langsung suka." apa keliatan ya wajahku tadi lagi bahagia? Tanya Jimmy dalam hati.


"Namanya jatuh cinta tidak mengenal waktu Jim bisa saja satu detik kamu bertemu dengannya langsung jatuh cinta." Aland si pakar cinta mulai berceramah, walaupun dia sendiri belum menemukan cinta sejatinya.


" Memangnya ada cinta seperti itu kak? Jimmy semakin penasaran dengan kata-kata Aland barusa.


" Ada dan bisa terjadi sama siapa saja". Jawab Aland untuk meyakini Jimmy kalau perkataannya itu sering terjadi pada manusia. "kalau kamu memang menyukainya kejar terus jangan sampai lepas. Aland memberi semangat pada Jimmy agar mengejar cintanya.


" Sudah lah kamu fikirkan saja ucapan aku barusan dan putuskan yang mana yang terbaik buat kamu" sambil menepuk pundak Jimmy Aland pun berjalan masuk kedalam vila.


Sedangkan yang lain sudah masuk ke dalam vila lebih dulu.


Jimmy masi duduk terpaku di teras samping vila sambil memikirkan perkataan Aland barusan."Tidak ada salahnya kalau aku mencoba mendekati Vania kalaupun nantinya dia menolakku itu artinya dia bukan gadis yang cocok buatku." Jimmy memutuskan ingin terus mendekati Vania ssmpai bisa memiliki hati Vania.

__ADS_1


✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.


__ADS_2