
Setelah Kelana masuk ke dalam mobil Gavin pun menyalakan mesin mobilnya dan menuju ke rumah Vania. Di tengah perjalanan Kelana masi penasaran kenapa Jimmy ikut dengan mereka dan siapa lagi yang akan di jemput.
" Sayang aku masih penasaran kenapa ada Jimmy dan siapa yang mau kita jemput? " tanya Kelana dengan wajah kebingungan.
" Begini sayang.. Jimmy sedang mengincar seorang gadis yang waktu itu dia kenal saat kita liburan, kamu ingat tidak? " tanya Gavin untuk mengingatkan Kelana.
" Oh iya iya..! aku ingat cuma aku belum melihat gadis itu." ucap Kelana.
" Kamipun belum pernah melihat gadis itu sayang, makanya malam ini aku dan Jimmy mau mengajak gadis itu makan malam bersama dari pada aku jadi obat nyamuk mending aku mengajak kekasihku juga dong." sambil mengedipkan matanya Gavin menggoda Kelana, Kelanapun langsung mencubit lengan Gavin.
" Aw sakit sayang. " Gavin meringis kesakitan.
" Habisnya ganjen sih." jawab Kelana sambil tertawa.
" Terus-terus lanjutin lagi sayang ceritanya." Kelana semakin penasaran.
" minggu depankan kami mengadakan konser Jimmy mau Vania datang nonton konser kami tapi Jimmy takut kalau Vania tidak ada temen nonton, jadi aku menyarankan agar Vania nonton sama kamu saja sayang. " Gavin dengan sabar menceritakan rencananya bersama Jimmy.
" Aku pengen nonton sayang tapi kemarin waktu ngewar tiket aku kehabisan padahal aku sudah bela-belain nggak tidur. " Kelana memasang wajah sedih.
" Tenang sayang aku punya tiket untuk kamu dan Vania, sebenarnya bukan aku yang dapat tapi Jimmy yang minta ke staff. " Gavin langsung memberikan tiketnya agar kekasihnya tidak sedih lagi.
" Ini serius sayang di depan stage paling depan?" dengan mata berbinar-binar karena terlalu senang Kelana bertanya pada kekasihnya untuk lebih memastikan dengan apa yang dia liat di tiket itu.
" Benar sayang jadi nanti saat konser kamu tidak boleh jauh-jauh dari pantauanku, semua pergerakanmu aku bisa lihat dari atas stage." sikap posesifnya Gavin mulai keluar.
" Terimakasih banyak ya Jimmy, aku janji bakal jagain Vania saat nonton nanti. " Karena senang dapat tiket konser sampai- sampai Kelana berjanji bakal jagain Vania.
" Sama-sama Kak Kelana, Tap_" Jimmy belum sempat menyelesaikan ucapannya Kelana langsung memotong perkataan Jimmy.
" Tapi kenapa Jim? " tanya Kelana sambil menoleh ke arah Jimmy yang duduk di kursi belakang.
" Tapi aku belum tau apakah Vania mau datang atau tidak Kak, soalnya aku dan Vania belum ada kata jadian." Jawab Jimmy dengan malu.
__ADS_1
" Tenang saja Jim aku akan membujuk Vania agar mau ikut pergi nonton konser kalian nanti, serahkan saja semuanya padaku." Dengan rasa keyakinan Kelana bersedia membantu Jimmy sebagai tanda ucapan terimakasih karena sudah di kasih tiket gratis.
Tidak terasa mereka bertiga sampai di depan rumah Vania, Jimmy turun dari mobil untuk masuk ke rumah Vania dan minta izin ke orang tua Vania untuk mengajak jalan anak gadisnya.
" Apakah kami ikut turun juga Jim? " tanya Gavin yang masi berada di dalam mobil.
" Tidak usah Kak kalian tunggu di sini saja." kata Jimmy.
Setelah Gavin dan Kelana menunggu akhirnya Jimmy dan Vania keluar dari rumah dan berjalan menuju mobil, tidak lupa Jimmy membukakan pintu mobil untuk Vania.
" Selamat malam Vania, Kenalkan namaku Kelana..!" Sapa Kelana dengan ramah sambil mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
Gavin pun tidak mau ketinggalan untuk mengenalkan dirinya pada Vania, sambil mengulurkan tangannya." Namaku Gavin salah satu kakaknya Jimmy di Astronot."
" Namaku Vania kak temannya Jimmy." Vania memperkenalkan dirinya dengan canggung.
Setelah acara perkenalan merekapun berangkat menuju sebuah caffee yang telah di pesan oleh Jimmy tadi siang, Jimmy banyak tau soal Caffee yang bagus dari teman-temannya. Jimmy salah satu member yang paling banyak teman dari kalangan artis sampai orang biasa. Setelah 15 menit menuju Caffee akhirnya mereka berempat sampai dan menuju meja yang sudah di booking oleh Jimmy.
Setelah mereka duduk, seorang pelayan datang menghampiri mereka dengan membawa buku menu.
Jimmy, Vania, Gavin dan Kelana memilih-milih makanan, lalu memesan makanan dan minuman yang mereka inginkan.
Jimmy dengan sedikit canggung mencoba memulai bertanya pada Vania, sambil melihat ke arah Vania. " Emm.. Minggu depan apa kamu ada kesibukan tidak? "
" Memangnya kenapa? " Vania balik bertanya.
" Aku ingin kamu datang ke konser kami di salah satu venue di kota ini." Jawab Jimmy dengan wajah yang sedikit khawatir karena takut ajakannya di tolak oleh Vania.
" Konsernya hari apa dan jam berapa? " Tanya Vania.
" Hari minggu jam 5 sore. " Jawab Jimmy.
" Kalau hari minggu sepertinya aku tidak ada acara apa-apa." Jawab Vania.
__ADS_1
" Kalau begitu kamu datang ke konser kami ya, untuk melihat perform kami." Dengan memasang wajah memelas Jimmy menatap Vania.
" Tapi aku belum pernah pergi nonton konser seperti itu, dan juga bukannya kalau nonton konser harus bawa tiket? " Vania sedikit tau soal nonton konser dari teman-temannya cuma Vania belum pernah nonton lamgsung.
" Tenang saja semua sudah aku persiapkan, bahkan teman untuk menemanimu nanti saat di venua sudah aku persiapkan." dengan wajah yang sangat bahagia Jimmy menyerahkan tiket ke Vania.
" Kamu sudah mempersiapkan semuanya..!? Jadi kamu mengajakku ketemuan untuk membahas ini..? Terus maksud kamu teman yang nanti menemaniku apa?" Tanya Vania sambil mengerutkan kedua alisnya.
Sambil memasang wajah cengengesan Jimmy menjawab pertanyaan Vania.
" Hehe iya.. Teman yang aku maksud untuk menemanimu nanti saat di venue adalah Kak Kelana." Jimmy sambil melihat ke arah Kelana sambil kasi kode agar Kelana mengiakan perkataan Jimmy.
" I_iya Van nanti kita nonton bareng, kalau mau aku jemput di rumah juga nggak masalah kok. Kapan lagi bisa nonton gratis pas di depan stage pula." Bisik Kelana sambil melirik Gavin dan Jimmy yang membuat Vania memamerkan senyum manisnya.
" Kalian lagi bisik-bisik apa..? Awas ya kalau kalian coba-coba dekatin fanboy. " sambar Gavin dengan wajah datar.
" Ih tuan posesif kepo aja." Kelana meledek Gavin dengan bercanda.
" Bagai mana Van, kamu bisa datang ke konser kami kan? " Jimmy masi saja berharapan agar Vania mau datang.
" Ayo lah Van iyakan saja, apa kamu tidak kasihan liat wajah Jimmy yang begitu memelas." Kelana membantu Jimmy untuk membujuk Vania.
Vania menoleh ke arah Jimmy sambil memerhatikan mimik wajah Jimmy yang begitu berharap.
" Baiklah aku akan datang ke konser kalian." Dengan tersenyum Vania menerima permintaan Jimmy sambil melihat ke arah Jimmy yang memperlihatkan kebahagiaan dari raut wajahnya.
" Yeay... Akhirnya aku ada teman untuk nonton konser kali ini." Kelana tanpa sadar berteriak kegirangan atas keputusan Vania untuk ikut nonton konser.
Jimmy hanya bisa terdiam menyembunyikan rasa bahagianya, akhirnya saran dari para member tidak sia-sia sisa satu langkah lagi yang harus Jimmy lalu ya itu menjadikan Vania kekasihnya.
Setelah pembicaraan yang begitu lama akhirnya makanan yang mereka pesan datang juga, malam ini pelanggan di Caffee ini sangat ramai dan rata-rata yang datang anak muda-mudi semuanya. Mereka pun melahap makanan mereka sambil menggoda Jimmy dan Vania.
✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧
__ADS_1
︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.