Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
Bab 80 MELIHAT MEREKA LATIHAN


__ADS_3

Sesampainya mereka di ruang latihan semua member terkejut melihat keberadaan Kelana.


" Kak Kelana ada di sini..?" Edgar menyapa Kelana dengan wajah bingung, Edgar dan ke 5 member yang lain belum tau kalah Kelana sudah jadi asisten Gavin mulai hari ini.


" Hallo semuanya.." Sapa Kelana sambil melambaikan tangannya.


" Mulai hari ini Kelana jadi asisten pribadiku, aku mengikuti saran dari Chal untuk mengantisipasi Leodra.


" Wah keputusan yang bagus Vin, setidaknya Leodra tidak berbuat di luar batas kalau ada Kelana di sampingmu." Brian mendukung keputusan Gavin.


" Selamat bergabung di prusahaan kami kak Kelana." Edgar membungkukkan setengah badannya dan mengucapkan selamat datang pada Kelana.


" Terimakasih.. tolong beritahu aku apa-apa saja yang harus aku kerjakan untuk menjadi asisten Gavin." Kelana membungkukkan setengah badannya untuk meminta bimbingan pada semua member.


" Bukankah kamu keka_" ucapan Jamal terputus karena mulutnya langsung di bekap oleh Jimmy.


" Kak Jamal jaga ucapanmu di kantor ini belum ada yang tau kalau Kak Kelana itu ada hubungan denga Kak Gavin." Jimmy berbisik pada Jamal yang bisa di dengar oleh member yang lainnya.


" Maaf maaf aku lupa." Jamal menggaruk kepalanya sambil memasang wajah nyengir.


" Kak Kelana tidak usah khawatir kalau mau bertanya soal Kak Gavin tanya saja pada kami, kami semua tau kelebihan dan kelemahan kak Gavin kok." sambar Aland sambil melirik ke arah Gavin lalu tertawa.


" Oh ya Jim bagai mana soal hubunganmu dengan Vania apakah kalian sudah jadi sepasang kekasih seperti Gavin dan Kelana?" Tanya Brian yang membuat Jimmy malu.


" Apa kalian belum di beritahu Jimmy?" Tanya Gavin.


" Beritahu apa?" tanya Aland.


" Kalau Jimmy dan Vania sudah Jadian, mereka jadian waktu Kelana salah faham soal Leodra." jawab Gavin.


" Hah.. Berarti sudah lama ya, kenapa kamu tidak pernah cerita pada kami Jim?" Tanya Jamal dan semua mata tertuju pada Jimmy yang hanya menunduk sambil senyum-senyum.

__ADS_1


" A_aku malu menceritakan pada kalian semua lagi pula kalian semua lagi sibuk jadi aku tidak mau mengganggu kesibukan kalian." Jimmy menjawab dengan terbata-bata karena malu.


" Wah sepertinya sejak kita tidak tinggal serumah tidak ada lagi saling terbuka di antara kita." Jamal memasang wajah kecewa.


" Aku masi terbuka pada kalian semua walaupun sudah tidak serumah dengan kalin." celetuk Gavin.


" Kalau Kak Gavin dan Kak Kelana kan kita semua sudah kenal sebelum kita pindah di rumah masing-masing." jawab Aland.


" Iya iya aku minta maaf karena selama ini aku tidak cerita pada kalian, tapi aku janji mulai sekarang aku akan kembali seperti waktu kita masih serumah dulu." Jimmy merasa bersalah karena tidak terbuka lagi pada member lain.


" Iya Jim tidak apa-apa kami semua mengerti." Edgar memeluk Jimmy.


" Kalau begitu ayo kita latihan sekarang saja biar kita bisa latihan lebih lama lagi." aja Jamal.


Semua member pun bergegas untuk latihan dance dan Kelana duduk di pojok ruang latihan sambil melihat semua member latihan. Kelana kagum melihat kerja keras mereka untuk menjadi sukses mereka mengeluarkan semua energinya untuk mendapatkan dance yang sempurnah. Sejak awal astronot debut Kelana sudah menjadi fansnya makanya Kelana tahu perjuangan mereka dan Kelana tidak menyangka kalau bakalan berada di sekeliling astronot dengan nyata bukan sekedar halu.


Mereka sangat detail dalam setiap gerakan dan posisi di tambah lagi Jamal yang sebagai leader dance yang begitu serius di saat latihan membuat semua member selalu fokus.


" Kak Kelana melamun apa sampai senyum-senyum sendiri." Chal membuyarkan lamunan Kelana.


" Em ya ti-tidak kok, aku tidak melamun." Kelana menjawab dengan gagap karena terkejut yang tiba-tiba di sapa oleh Chal.


" Mengaku saja kak tidak usah malu-malu, Kak Kelana melamun yang jorok-jorok ya bareng Kak Gavin." Chal meledek Kelana dengan bercanda.


" Ih gak kok Chal." Kelana memukul lengan Chal yang sedang duduk di sebelahnya sambil membasuh keringatnya dengan handuk kecil.


" Ada apa ini kenapa wajah Kelana menjadi memerah seperti itu Chal?" Tanya Gavin sambil mengambil sebotol air dari tangan Kelana.


" Chal nggak apa-apain kak Kelana kok, iya kan kak Kelana?" Chal meminta Kelana untuk memastikan ke Gavin kalau ia tidak apa-apain Kelana.


" Iya Vin, Chal tidak apa-apain aku kok tadi kami cuma ngobrol biasa saja." Kelana membenarkan perkataan Chal.

__ADS_1


" Awas ya kalau kamu jailin Kelana." ancam Gavin. Di antara member Chal dan Edgar sudah terkenal paling jail namun tidak ada member lain yang bisa marah ke mereka berdua karena semua member saling sayang satu sama lain dan saling melindungi.


" Kalau itu aku tidak bisa menjamin kak." setelah berucap Chal langsung kabur meninggalkan ruang latihan menuju ruangannya sambil tertawa.


" Chal memang badung di antara kami sayang jadi kalau dia menjailimu beritahu aku ya, oh ya ada satu lagi Edgar juga anaknya badung mereka berdua satu komplotan jadi kamu harus waspada." Gavin meminta Kelana waspada dengan kejailan Chal dan Edgar.


" Tidak apa-apa sayang mereka sudah aku anggap adik-adik aku sendiri kok jadi kalau mereka jail di maklumin saja mungkin cara mereka seperti itu untuk melihat sebesar apa sayangnya kalian pada mereka berdua." Kelana tidak permasalahkan kalau suatu hari ia jadi sasaran kejailan Edgar dan Chal.


" Terimakasih ya sayang sudah mau mengertiin mereka berdua," ayo kita ke studioku masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan." ajak Gavin pada Kelana.


" Latihan sudah selesaikan untuk hari ini?" Tanya Gavin pada member yang masih berada di ruang latihan.


" Iya sudah selesai." Jawab Jamal.


" Aku ke studio dulu masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan." Pamit Gavin pada yang lain.


" Oke.." Jawab Jamal dan yang lainnya.


Gavin dan Kelanapun menuju studio untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang belum sempat Gavin selesaikan tadi, sesampainya mereka di studio Gavin mengirim email ke ponsel Kelana semua jadwal pekerjaan Gavin yang harus ia catat di memo yang tadi di berikan oleh Gavin.


" Ini semua jadwal kerjaan kamu sayang?" tanya Kelana dengan mata yang membola ia tidak percaya jawdal kerjaan Gavin sebanyak ini yang harus Gavin selesaikan.


" Iya sayang dan semua jadwal-jadwal itu harus kamu cantumkan tgl, hari dan jamnya ya agar aku tidak salah waktu." Gavin menjelaskan pada Kelana sambil tangannya menari-nari di atas keyboard komputer.


" Baik sayang." Kelana mulai mencatat semua jadwal kerja Gavin sesuai dengan permintaan Gavin.


Mereka berdua sibuk dengan kesibukan masing-masing dalam satu ruangan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun. Hanya suara musik yang sedang Gavin kerjaan untuk Come Back nanti yang menemani mereka berdua.


✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.

__ADS_1


__ADS_2