Ice Coffee Americano

Ice Coffee Americano
Bab 62 KONSER


__ADS_3

Tidak terasa hari konser pun akan berlangsung semua member sudah bersiap-siap sejak pagi mereka harus rehersal sambil melenturkan otot-otot mereka agar tidak ada yang cedera saat perform, semua kru sudah stand by dengan tugas mereka masing-masing konser kali ini harus spectakuler karena selama 2 tahun ini mereka vacum.


Jamal menghampiri Jimmy yang sedang meregangkan otot-ototnya, dan bertanya pada Jimmy. " Bagaimana Jim, apakah Vania akan datang?" Jamal ingin memastikan kedatangan Vania.


" Tadi pagi aku coba menelfonnya dan katanya dia akan datang." Jawab Jimmy sambil terus meregangkan ototnya.


" Bagai mana dengan Kelana?" tanya Jamal pada Gavin yang berada tidak jauh dengan Jimmy.


" Katanya dia akan datang bersama Vania." Gavin menjawab sambil terus bermain HP.


" Wah sepertinya konser kali ini akan di saksikan oleh kekasih Kak Gavin dan Kak Jimmy. " Celetuk Chal sambil bertepuk tangan.


" Ini adalah konser yang bersejarah, kita harus tampil dengan maksimal." Sambar Aland.


Ditengah-tengah obrolan para member di base stage, berbeda lagi cerita Kelana dan Vania. Kelana menuju rumah Vania untuk menjemput Vania mereka memutuskan untuk naik taxi saja karena lebih nyaman dan tidak pusing lagi mencari parkiran karena Kelana tau saat konser kaya gini parkiran sangat susah di temukan semua pasti full.


Kelana sampai di ruma Vania lalu membayar taxi yang dia tumpangi.


"Terimakasih Pak." Kelana menyerahkan uang pada supir taxi.


" Sama-sama nona." Jawab supir taxi, lalu meninggalkan Kelana.


Kelana masuk ke halaman rumah Vania yang di kelilingi bunga-bunga hijau yang membuat mata segar. Mungkin ini tanaman koleksi ibunya Vania.


Sesampainya Kelana di depan sebuah pintu yang terbuat dari kayu Kelana pun mengetuk pintu itu.


Tok! Tok! Tok!


Setelah ketukan yang ke tiga terdengar suara ceklekan gagang pintu dari dalam.


Ceklek!

__ADS_1


" Kak Kelana.. Ayo masuk." Sambut Vania yang sudah terlihat cantik dengan dandanan yang natural dan outfit yang tidak begitu heboh.


" Terimakasih." Jawab Kelana sambil masuk ke dalam rumah Vania lalu duduk di ruang tamu.


" Kak Kelana mau minum apa?" Vania menawarkan minum pada Kelana.


" Tidak usah repot-repot Van, sebaiknya kita cepat-cepat saja ke venue karena di semua jalan akan macet." Ajak Kelana pada Vania.


" Oh benarkah begitu kak,? Kalau begitu aku ambil tas sebentar." Vania meninggalkan Kelana untuk mengambil tas. Ini pertama kalinya Vania pergi nonton konser dan Vania awalnya tidak tau kalau Jimmy itu seorang artis.


Setelah Vania mengambil tas di kamarnya Vania pamit kepada kedua orang tuanya.


" Papa, Mama Vania pergi dulu ya, Oh ya kenalkan ini Kak Kelana Pa, Ma. " sambil berpamitan Vania mengenalkan Kelana pada kedua orang tuanya.


Kelana menjulurkan tangannya untuk bersalaman kepada orang tua Vani, sambil memperkenalkan namanya." Kelana Om, Tante."


" Nak Kelana teman kuliah Vania ya? " tanya ibu Kelana.


" Kak Kelana temen yang di kenalkan sama temen Vania Ma." jawab Vania sambil menjelaskan ke Mamanya darimana dia kenal dengan Kelana.


" Ow begitu." jawab Mama Vania.


" Kalau begitu kami jalan dulu ya Pa,Ma." pamit Vania sambil mencium tangan kedua orang tuanya. Begitupun dengan Kelana yang berada di samping Vania.


" Hati-hati ya Van, jangan pulang larut malam." pesan Papa Vania pada anak gadisnya.


" Iya Pa, tenang aja." Vania mengiyakan pesan Papanya.


" Titip Vania ya nak Kelana." pesan ibu Vania pada Kelana.


" Iya tante Vania akan Kelana jagain baik-baik." Janji Kelana pada ibu Vania.

__ADS_1


Merekapun keluar rumah menuju taxi yang sudah di pesan Kelana dan Kelana menunjukkan tujuan mereka pada supir taxi.


Sedangkan di venue para member masi saja bersiap-siap sambil melatih suara mereka di dalam base stage mereka benar2 mau memberikan yang terbaik untuk fansnya yang selama ini sudah rindu dengan perform mereka.


Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama 1 jam Kelana dan Vania sampai di venue tempat konser akan berlalngsung, mereka memasuki gerbang venue dengan berjalan kaki karena kendaraan sudah tidak bisa lagi masuk sampai halaman venue karena halaman sudah di penuhi oleh penggemar yang akan menonton. Vania mengekor di belakang Kelana yang sudah faham cara-cara nonton konser di dalam venue, sesekali Kelana menyapa sesama fans yang dia kenal dari sosial media dan saling bertukar freebies. Kelana dan Vania pun masuk ke dalam Venue dan menemukan nomor kursi yang tertera di tiket, mereka mendapat kursi yang pas di depan stage dan dapat di lihat oleh semua member.


" Kak Kelana apa serius kita duduk di sini." tanya Vania dengan suara sedikit teriak karena suara sound sistem sangat memekakan telinga.


" Iya kursi ini sesuai dengan nomor yang tertera di tiket Van. Jawab Kelana dengan suara sedikit besar.


Vania melihat-lihat di sekeliling venue yang di penuhi oleh fans Android Band dan sebahagian besar fansnya perempuan. Setelah menunggu 1 jam akhirnya semua memberpun keluar sambil bernyanyi dengan lagu-lagi andalan mereka, semua member terlihat sangat berkharisma dengan balutan kostum kerajaan yang sangat elegant membuat semua fans berteriak dengan histeris, Begitupun dengan Kelana dan Vania mereka seakan tak sanggup berkedip melihat kegantengan semua member.


Kelana dan Vania tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mengabadikan semua moment yang ada di hadapannya, sesekali Gavin dan Jimmy menghampiri mereka sambil bernyayi terlihat dari mata Jimmy kalau dia sangat bahagia atas kedatangan Vania. Semua member bernyayi dengan energik begitupun dengan fans-fans yang berada di dalam venue mereka menikmati penampilan para member bahkan semua fans ikut menyanyikan setiap lagu yang di bawakan oleh member. Dan tiba saatnya waktunya ngobrol bersama fans sambil beristirahat satu persatu para member bercerita kesan-kesan mereka bisa bertemu kembali dengan fans mereka dan sesekali member bercanda dengan para fans. Gavin dan Jimmy beberapa kali menghampiri Kelana dan Vania sambil untuk memastikan keadaan mereka di depan stage.


Dengan pipi yang memerah Vania tersipu malu karena Jimmy mengedipkan mata kearahnya, dengan meledek Kelana menyenggol lengan Vania.


" Ehemm..." Cie...cie... di samperin," ledek Kelana.


Wajah Vania semakin merah merona dengan ledekan Kelana. Setelah Jimmy menghampiri Vania, Gavin pun tak mau kalah dia juga ikut mendekati Kelana yang berada di depan stage sambil melemparkan senyum manis ke Kelana.


Vania pun tidak mau kalah meledek Kelana.


" Eheeem... Di samperin juga tuh," balas Vania dengan wajah puas telah membalas ledekan Kelana.


Mereka berdua menikmati setiap lagu yang di bawakan oleh para member sehingga tidak terasa acara pun akan berakhir dan biasanya saat-saat acara akan berakhir banyak fans yang menangis karena belum tentu di konser berikutnya mereka berkesempatan nonton lagi selain karena baget lokasi mereka juga bukan dari dalam negri tapi banyak fans yang nonton dari luar negri.


Dan akhirnya acara berakhir semua member masuk ke Bastage dan semua fans keluar dari venue dengan tertip dan mengikuti arahan para kru yang bertugas.


✎a❁ᴗ͈ˬᴗ͈) ༉‧ ♡*.✧


︶︶︶︶︶︶︶︶︶༉‧₊˚.

__ADS_1


__ADS_2