Innefabel {END}

Innefabel {END}
Permainan Bianca 3


__ADS_3

Happy Reading...


.


.


.


"Apa kau tidak tau? Kalau Keluarga Siegfried itu keluarga Mafia?" Riki menyeritkan keningnya, harusnya mereka berdua tau kalau Keluarga Siegfried adalah keluarga Mafia.


"Aku tau. Tapi apa maksudnya dengan memilih antara siapa? Bukankah mereka satu?" Bingung Kai, yang Kai tau hanya Keluarga Siegfried yang anggota Mafia, sisanya Kai tidak tau apapun dan Riki memahami hal itu.


"Daniel memimpin kelompok Mafia Butterflies dan Steve memimpin kelompok Shanka. Jadi satu keluarga memimpin dua kelompok Mafia yang berbeda, tentu saja mereka mewarisinya masing-masing satu. Lalu kau akan mengikuti siapa?"


Kai dan Bahiyyih tercengang mendengar ucapan Riki. Mereka berdua tidak tau kelompok Mafia apa yang keluarga Siegfried pimpin, siapa sangka jika ternyata Keluarga Siegfried memimpin kelompok Mafia yang sangat di benci oleh Dewan Huening.


Diam-diam Kai tersenyum. Bukankah ini kesempatan yang bagus?


"Apa yang kalian bicarakan? Tentu saja kalian harus memihak kami berdua." celetuk Ben yang membuat mereka terkejut. Ben sudah dengar dari bagian mana?


"Kalian jangan bergibah gitu dong, nanti kalau kita sudah menang baru akan kami jelaskan semuanya." Ben menggaruk tengkuknya yang tak terasa gatal.


"Jadi apa yang harus kami lakukan? Apa kami harus berberes?" ucap Bahiyyih yang sontak membuat Ben tersenyum.


"Oh, kau sudah tau ya. Kalau begitu cepat berberes kita harus kabur."


"Kabur?"


...🌺...


Skor saat ini 3:1, chip yang saat ini di miliki, Tuan Nishimura 119 chip dan Nona Siegfried 81 chip.


"Bukankah Nona itu sudah kalah jauh? Kenapa dia terlihat tenang."


"Dia optimis ya."


"Ini permainan yang hasilnya sudah pasti."

__ADS_1


"Kalau kau kalah aku akan langsung meminta hadia tambahannya dulu." ujar pria itu sembari memegang kartu.


Saat ini adalah ronde ke 5 yang berarti dua ronde lagi akan segera berakhir. Belum ada pemenangnya di ronde kelima, sebenarnya Bianca tidak berniat untuk menang tapi ini cukup menyenangkan dan Bianca bisa menirunya.


"Terserah anda saja." Bianca menutupi wajahnya dengan kartu yang ia pegang.


Deg. Jantung Ben, Daniel dan Steve berdetak kencang, ia melihat ekspresi wajah Bianca yang tak pernah ia lihat sebelumnya.


Bianca tersenyum seolah-olah ia sudah mengetahui akhirnya.


'Ini seru.'


"Apa adik-adik kita memiliki bakat berjudi?" ucap Steve dengan nada bangga.


"Itu tidak mungkin." celetuk Daniel. Sekalipun itu mungkin Daniel akan menghalangi bakat tak bergunanya itu.


Bahkan taruhan yang dipasang saat ini cukup tinggi, Bianca 20 chip dan Nishimura 15 chip. Bianca memasang taruhan yang tinggi, Bianca akan rugi kalau di ronde ini pun akan kalah. Tapi adiknya terlihat santai.


"Silakan buka kartu kalian." ujar dealer itu yang membuat mereka berdua penasaran dengan hasilnya. Untuk saat ini terlihat jelas kalau Tuan Nishimura yang memimpin, tapi melihat Nona Siegfried yang begitu tenang membuat Flower penasaran dengan triknya kali ini.


"Apa? Four Card 4? Kartu yang sangat jarang muncul."


"Bagaimana bisa?"


"Bukankah sejak tadi mereka tidak mendapatkan kartu death? Hebat."


Bianca juga bisa melihat dengan jelas kalau pria dihadapannya ini terlihat sangat terkejut. Tapi ia menutupinya dengan sikap tenang.


Bagus, saat ini Bianca memiliki 96 chip dan Tuan Nishimura memiliki 114 chip. Kalau begitu kali ini Bianca akan pasang taruhan tinggi. Kalau pria itu memang dengan curang maka Bianca akan mengikuti caranya. Sekarang pun skornya jadi 3:2.


"Raise 50 chip." ucap Bianca yang membuat orang-orang disana tegang. Kalau Bianca kalah maka Bianca akan rugi lebih besar.


"Raise 60 chip." sepertinya pria itu tak mau kalah.


"Wah, mereka berlomba-lomba memasang taruhan besar ya?"


"Permainannya kurang seru tapi aku suka karena mereka memasang taruhan yang besar."

__ADS_1


"Gadis itu bodoh ya, keberuntungan tidak mungkin datang berkali-kali."


Bianca melirik kearah pria yang berbicara tentang keberuntungan tadi, siapa bilang Bianca menggunakan keberuntungan mereka tidak tau kalau kepala Bianca sudah mengeluarkan asap?! Bianca lelah berpikir tau.


"Nona Siegfried Four Card 3 dan Tuan Nishimura Four Card 2, pemenangnya Nona Siegfried."


Seluruh orang yang ada disana jelas terkejut, tidak ada yang pernah bisa melakukan permainan dengan hasil seri bersama Tuan Nishimura yang di juluki sebagai raja judi, apalagi permainan Bears Poker adalah permainan baru yang cukup sulit.


Skor saat ini adalah 3:3, Tuan Nishimura memiliki 54 chip dan Nona Siegfried 156 chip.


Ben menatap Bianca yang sepertinya sudah hanyut dalam permainan, kalau begini bisa-bisa Daniel akan benar-benar mengamuk. Apalagi sejak tadi Bianca bermain sambil meminum wine. Wajah Daniel sudah sangat seram sekarang.


Sepertinya Ben harus menyadarkan gadis itu, tapi bagaimana caranya? Saat ini ia berada dibarisan paling belakang. Ben melirik ke arah meja yang terdapat sebotol beer, oh seperti Ben bisa memanfaatkan benda itu.


...🌺...


"Ini adalah ronde terakhir, pasang taruhan kalian." ucap Flower.


"Raise All in." Bianca memberikan seluruh chip nya. Ini menyenangkan. Bianca mengambil gelas wine dan kembali menyeruputnya. Ia memainkan gelas itu dengan santai.


Sekedar informasi, wine itu tadi disediakan oleh Flower yang memang untuk mereka tapi siapa sangka kalau ternyata Bianca juga menyukai wine tersebut.


"Raise All in." pria itu sama sekali tidak mau kalah ya.


PRANK. Suara itu cukup nyaring didengar dan membuat semua orang yang berada disana terkejut, termaksud Bianca.


"Ma-maaf saya tak sengaja."



Gimana guys sama part ini??😁




__ADS_1


__ADS_2