
Pagi hari yang indah dan cerah telah tiba, terlihat iqbaal masi terlelap dengan tidur nya...
Sementara itu mona dan dhanu sudah menunggu nya di meja makan untuk sarapan pagi...
"Anak mu mah, jam segini belum bangun..." ucap dhanu...
"Ko anak mamah jelas-jelas dia laki-laki berarti anak papah..." ucap mona...
"Anak kita dua-dua nya kan laki-laki jadi dua-dua nya anak papah dong..." ucap dhanu...
"Mereka anak mamah kalau sedang baik kalau begini ya jelas anak papah..." ucap mona...
"Terserah mamah saja, papah ngalah..." ucap dhanu...
"Bi Tolong bangunkan iqbaal suruh cepat mandi..." ucap mona...
"Baik nya..." ucap bi iyem dan pergi menuju kamar iqbaal...
"Tok.. tok.. tok..." bi iyem mengetuk pintu...
"Den iqbaal... Den.. Den iqbaal..." ucap bi iyem dengan nada suara yang sedikit meninggi...
Iqbaal yang mendengar suara berisik diluar kamar nya akhir nya terbangun dari tidur nyenyak nya...
"Iya bi, Ada apa..." ucap iqbaal dengan mata yang masi terpenjam...
"Den udah di tunggu nyonya di bawah..." ucap bi iyem...
"Iya.. Saya mandu dulu..." ucap iqbaal...
Iqbaal bangkit dari tempat ternyamannya untuk memberiskan diri, ketika di rasa semua telah siap ia pun turun kebawah untuk sarapan...
"Pagi mah Pah..." ucap iqbaal...
"Pagi sayang..." ucap mona...
"Mau pada kemana ko udah rapi begini..." ucap iqbaal...
"Kamu lupa atau pura-pura lupa, baru tadi malam kita bicarakan haru ini kita nyari baju dan sesuatu untuk di bawak ke rumah dara nanti malam..." ucap mona...
"Hehehe iqbaal lupa mah, kenapa sepagi ini kenapa gak siang aja..." ucap iqbaal...
"Bisa gak si bal nurut aja, jangan banyak tanyak..." ucap dhanu...
"Iya.. Iya..." ucap iqbaal...
Mereka pun makan melanjutkan sarapan pagi. Setelah sarapan mereka langsung pergi ke mall ternama di kota ini...
Rumah Dara...
Dara dan Rina sedang bersiap-siap untuk pergi ke supermarket terdekat untuk berbelanja sayuran dan barang lainnya...
Setelah di rasa semua telah siap mereka pergi, mereka memilih berbagai macam sayur dan barang keperluan lainnya...
"Mah ko banyak kali belanjaannya..." ucap dara...
"Loh kamu gimana si ra nanti malam kan teman mamah mau makan malam dirumah kita..." ucap rina...
"Oh iya dara lupa mah..." ucap dara...
Setelah semua belanjaan lengkap mereka pun langsung pulang kerumah...
Sementara itu keluarga Iqbaal telah sampai mall ternama di kota ini, Mereka masuk ke salah satu butic ternama...
"Bal sana cari baju untuk acara nanti malam..." ucap mona...
"Harus banget ya cari baju baru..." ucap iqbaal...
"Bal.. nanti malam itu acara spesial, udah jangan banyak tanya cari aja sana..." ucap dhanu...
"Iya.. Iya..." ucap iqbaal dan pergi mencari baju yang cocok untuk nya...
"Bal sini deh..." ucap mona...
"Iya mah..." ucap iqbaal dan mendekat kearah mamahnya...
"Kamu udah dapet belum baju nya..." ucap mona...
"Udh mah ni baju nya.." ucap iqbaal milih baju kemeja panjang berwarna merah marun...
"Sekarang kamu bantu mamah pilih baju buat dara..." ucap mona...
"Lo ko iqbaal si mah, buat budi lagi..." ucap iqbaal...
__ADS_1
"Jangan mulai deh bal, udah ayo..." ucap mona menarik tangan iqbaal...
"Ini bagus gak bal..." ucap mona menunjukam dres berwarna pink...
"Hmmm.. Gak deh mah kalau iqbaal perhatikan dara itu orang nya gak suka sama warna baju kayak gitu..." ucap iqbaal...
"Kamu perhatian dara toh bal..." ucap mona...
"Sedikit, nah ini cocok kayak nya.. Mah..." ucap iqbaal mengambil dres berwarna merah marun...
"Wah anak mama pintar juga memilih baju untuk perempuan..." ucap mona...
"Mah..." ucap iqbaal dengan nada menekan...
"Iya Iya Mamah becanda, yaudah sekarang kita bayar dulu..." ucap mona...
"Ngapai bayar mah, ini kan butic mamah..." ucap iqbaal...
"Oh iya mamah lupa bal..." ucap mona...
Setelah mereka berbelanja baju. Mereka memutuskan untuk masuk ke dalam toko perhiasan...
"Bal sini deh..." ucap mona...
"Iya mah..." ucap iqbaal...
"Bantu mamah cari cincin tunangan..." ucap mona...
"Tunangan.. Buat apa mah Siapa yang mau tunangan..." ucap iqbaal...
"Ada anak teman mamah, dia tadi titip..." ucap mona...
"Aneh anak nya yang mau tunangan orang lain yang suruh beli..." ucap iqbaal...
"Mbak... Ambil kan saya cincin tunangan yang terbaik disini..." ucap mona...
"Iya buk tunggu sebentar bu..." ucap pelayan tokoh...
Tak lama pelayan toko tersebut membawa beberapa pasang cincin terbaik yang ada di toko ini...
"Bal, yang mana mamah bingung..." ucap mona...
Iqbaal mengamati cincin-cincin tersebut, mata tertuju ke satu pasang cincin yang menurut nya bagus dan terlihat mewah...
"Bal ko malah ngelamun..." ucap mona sambil menepuk bahu iqbaal...
"Kalau menurut iqbaal ini bagus mah, Dia simple dan elegan. Lagian kan masi tunangan jadi gak perlu yang mencolok..." ucap iqbaal...
"Wah.. Anak mamah memang pintar..." ucap mona...
"Iya dong.. Siapa dulu iqbaal..." ucap iqbaal...
"Saya ngambil yang ini mbak..." ucap mona...
"Iya buk..Total nya 350 juta..." ucap pelayan toko
"What.. Cincin begitu 350 juta..." ucap iqbaal...
"Biasa aja napa bal..." ucap dhanu...
Setelah membeli cincin mereka memutuskan untuk makan siang di mall tersebut. Selesai makan siang mereka pulang kerumah karena waktu sudah sore. Sesampai nya dirumah buk mona menyuruh supir pribadi nya untuk mengantarkan baju yang ia beli tadi kerumah dara...
"Pak asep tolong antarkan bingkisan ini kerumah teman saya, alamat nya sudah tertulis di situ..." ucap mona...
"Baik nyah..." ucap pak asep...
Pak Asep langsung meluncur ke alamat yang terterah. Sesampai nya di rumah Dara pak Asep menyerahkan bingkisan tersebut ke Rina mamah nya Dara...
"Buk ini ada kiriman dari buk mona..." ucap pak asep
"Iya pak.. Terimakasih pak..." ucap rina...
"Sama-sama buk..." ucap pak parul dan meninggalkan rumah dara
Setelah menerimanya, rina langsung mentelfon sahabat nya untuk mengkonfimasi kiriman tersebut...
"Hallo mon..." ucap rina...
"Iya rin, ada apa..." ucap Mona...
"Mon ini kiriman apa..." ucap rina...
"Oh itu rin, Itu baju untuk dara pakai untuk makan malam nanti ya...
__ADS_1
"Oke sip, terimakasih mon..." ucap rina...
"Iya rin..." ucap mona dan mematikan telfon...
Rina pun mengantar bingkisan tersebut ke kamar dara...
"Dara..." ucap rina...
"Iya mah..." ucap dara dan berjalan ke arah pintu...
"Ada apa mah..." ucap dara..
"Ini ada baju kamu pakai pas acara nanti malam ya..." ucap rina...
"Loh baju dari mana mah..." ucap dara sedikit terkejut...
"Udh jangan banyak tanya.. Pakai saja nanti..." ucap rina...
"Iya mah..." ucap dara...
"Udah yuk turun bantu mamah masak untuk nanti malam..." ucap rina...
"Iya mah..." ucap dara...
Dara dan Rina turun untuk kedapur untuk memasak. Mereka tampak sibuk mempersiapkan semua nya dengan baik dan rapih...
Rumah Iqbaal...
Di kediaman iqbaal mereka kedatangan anak bungsu dari keluarga itu adik kandung iqbaal lebih tepat nya musuh bebuyutan iqbaal...
"Mamah..." teriak kevin yang berada di depan pintu...
"Kevin..." ucap mona...
"Apa kabar kamu vin..." ucap dhanu...
"Baik pah..." ucap kevin...
"Abang mana mah..." ucap kevin...
"Ada di kamar..." ucap mona...
"Aku kesana dulu..." ucap kevil dan berlari ke lantai dua...
"Jangan kamu ganggu abang mu..." teriak mona...
Sesampai nya di lantai dua, kevin langsung menuju kamar iqbaal dan tanpa permisi ia membuka pintu kamar tersebut...
"Abang..." teriak kevin...
"Apaan si jangan teriak-teriak juga napa..." ucap iqbaal yang sedang fokus bermain game di hp nya...
"Adik nya datang bukan di sambut, malah di marahi..." ucap kevin dan mendekat ke arah iqbaal...
"Apa pentingnya nyambut kamu..." ucap iqbaal...
"Pijam..." ucap kevin dan langsung menarik hp iqbaal...
"Kevin..." teriak iqbaal yang kesal hp nya di tarik...
"Pinjam sebentar..." ucap kevin...
"Balikkin..." ucap iqbaal...
"Ambil kalau bisa..." ucap kevin sambil berlari...
"Kevin..." teriak iqbaal dan langsung mengejar kevin...
"Mamah, abang nakal..." ucap kevin...
"Kalian ini ya, baru ketemu berapa menit lalu sudah bertengkar..." ucap mona...
"Kevin balikkin hp aku..." ucap iqbaal...
"Pinjam sebentar..." ucap kevin yang bersembunyi di belakang mona...
"Balikkin atau ku gantung kamu di pohon mangga..." ucap iqbaal...
"Iya iya..." ucap kevin dan mengembalikan hp itu...
"Awas kamu ya..." ucap iqbaal...
"Dasar pelit..." ucap kevin...
__ADS_1
Jangan lupa like comen dan vote ya..